Kubiarkan Pelakor Itu Memiliki Suamiku
“Aku tidak peduli harga barang yang kamu berikan padaku, karena aku bisa membeli apapun yang aku mau. Tapi apa kamu tahu, meski aku bisa membeli apapun yang aku inginkan, tapi aku jauh lebih bahagia jika kamu yang membelinya dan dengan full effort seperti ini. Aku merasa menjadi wanita yang paling beruntung, memiliki suami yang begitu mencintaiku hingga hal kecil seperti ini ia siapkan di tengah kesibukannya. Ya, meski dengan sedikit bantuan staf kantor.”
Aku kembali menatap layar ponselku. Tersenyum puas saat melihat si Doggy yang sudah melihat storyku. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana reaksinya setelah melihat foto ini, apalagi aku menuliskan caption— “Terimakasih atas effortmu, sayan