Kelakuan Papa Mertua
Jagat terperangah kaget, tidak menyangka jika mereka berani datang ke rumahnya sekarang.
“Gat, sori … aku liat pintu terbuka, jadi aku langsung nyelonong sampai sini.” Lelaki itu, Naren, tersenyum kecil sembari garuk-garuk kepala.
Istri Naren mengangguk.
“Silakan masuk, silakan, saya ibunya Jagat,” sahut Neni dengan keramahan khas pedesaan. Mengulurkan tangan dengan sedikit membungkukkan badan.