Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pusaka Legendaris Sang Guru Besar

Pusaka Legendaris Sang Guru Besar

Tidak seperti kebanyakan yang berparas seram dan bermasalah. "Karena ada berita yang mengabarkan kalau buronan ini masuk ke kota, kebetulan karena pertandingan besar sedang berlangsung." "Putra Mahkota yang berada disini, langsung menurunkan perintah. Kalau sudah begitu, mana bisa saya melawan perintah mutlak tersebut." Untungnya dimeja itu, hanya terdapat Janu, Nira dan saudagar dagang. Anggota lainnya duduk di meja yang terpisah. Kalau tidak mereka bisa heboh melihat lukisan wajah yang terpampang disana. Perempuan itulah yang sempat menolong dan memberikan obat pada rombongan dagang.
1.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai cerita tentang musa
Baca
+Pustaka
Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Ia tidak peduli “Dan hati ibu Musa menjadi kosong. Sungguh, hampir saja dia menyatakan (rahasia tentang Musa), seandainya tidak Kami teguhkan hatinya, agar dia termasuk orang-orang yang beriman (kepada janji Allah).” Hatinya semakin hancur jika mengingat ayat ini. Bunda Musa melihat bayinya mengapung di sungai juga ingin berteriak, tetapi Allah langsung meneguhkan hatinya, sedang dia?
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai cerita tentang musa
Baca
+Pustaka
Mas Duda Yang Dihina

Mas Duda Yang Dihina

Barengi usahamu dengan doa. Pria itu berdoa agar dimenangkan dalam pertarungan membela diri tersebut. Tidak lama, tumbangkan kedua pria yang bergelar preman tersebut. Suherman berdiri. Mengusap hidungnya yang mimisan dan memberi kode pada kedua anak buahnya untuk berlari. Usahanya menghancurkan Bayu gagal. Ia lari tunggang langgang dan mencari motornya. Tidak lama, mereka alergi bersama desiran angin kasar pada siang itu. Bayu masih berdiri sambil menarik napas. Tubuhnya dipenuhi keringat akibat pertarungan yang menyita energi.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai cerita tentang musa
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Milikmu

Terpaksa Menjadi Milikmu

tanya Sadia lagi. "Pintu taubat tidak pernah tertutup, Sadia. Semua orang memilki kesempatan untuk bertaubat selama mereka masih hidup. Aku akan menceritakan sebuah kisah yang menyentuh hati. Saat Nabi Musa mengembara dengan jamaahnya Bani Israil di padang pasir, kekeringan hebat menimpa mereka. Mereka pun bersama-sama mengangkat kedua tangan ke arah langit, berdoa agar diturunkan hujan yang diberkati. Namun, yang terjadi justru awan-awan yang ada di langit menghilang, udara menjadi semakin panas dan kekeringan semakin parah. Kemudian Nabi Musa mendapat wahyu dari Allah bahwa ada seorang pendosa di antara suku bani Israil yang menjadi jamaahnya, ia harus memisahkan diri dari jamaah itu, baru
6.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai cerita tentang musa
Baca
+Pustaka
ANUBIS

ANUBIS

Musa sudah siap dengan segala kemungkinan, dia yakin Tuhannya tidak akan salah memberikan perintah. “Bagaimana ini?” Musa memaki dalam hati, suara itu kembali didengarnya. “Lari kearah laut merah jangan sampai ada pengikutmu yang tertinggal,” Musa berlari meninggalkan medan pertandingan dan berseru-seru, temannya yang masih setia mengikutinya hingga ke laut merah. “Ikuti aku, kita akan melarikan diri ke laut merah,” ***
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai cerita tentang musa
Baca
+Pustaka
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Alangkah rendah sekali. “Laila memandang kembali miniatur pyramid yang masih digenggamnya. Lalu mengocoknya berulang-ulang membiarkan partikel berwarna putih luruh menyentuh dasar bola saju. “Mesir … sungai Nil, pyramid, Al-Azhar, selamat tinggal. Sepertinya … aku harus mengubur impianku untuk mengunjungi negeri kelahiran Nabi Musa.” Laila, mencoba berdamai dengan kenyataan. Jika Allah menakdirkan dirinya untuk menikah dengan juragan Sudibyo, maka ia harus menerimanya dengan lapang dada.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai cerita tentang musa
Baca
+Pustaka
Bukan Cerita Dongeng

Bukan Cerita Dongeng

"Okei, aku minta maaf." "Tapi dari sini aku merasa kalian sebaiknya bikin buku atau bikin film gitu yang mengangkat kisah kalian. Karena, cerita kalian itu bisa jadi motivasi buat pasangan muda untuk menjaga diri dan melakukan 'itu' ketika sudah halal lho. Apalagi Kayla juga dulu 'katanya' sempat menjadi anak muda yang salah jalan dan akhirnya berusaha bertaubat sampai berhasil menjaga diri ke jenjang pernikahan. Guys, you should to make it!"
18.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 535 kali sebagai cerita tentang musa
Baca
+Pustaka
Dari Budak Hina Menjadi Penakluk Gurun

Dari Budak Hina Menjadi Penakluk Gurun

“Hahaha! Belum mulai sudah jatuh!” Aksa buru-buru bangkit. “Apa yang kau lakukan?” Zhar’ak menatapnya dengan tenang. “Manusia sering mengira musuh mereka hanyalah monster atau manusia lain. Padahal di Pasiagalo, musuh pertama yang harus kau pahami adalah gurun itu sendiri.” Aksa melihat pasir yang masih terus bergerak di bawah kakinya. “Kalau begitu, apa yang harus kulakukan?”
194 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai cerita tentang musa
Baca
+Pustaka
Melati di Kubangan

Melati di Kubangan

Ratih memutar bola matanya dengan mimik menggoda. "Jangan nak Ratih! Jangan cerita!," cegah Musa buru-buru. "Kan filmnya menjadi tidak seru kalau lebih dulu tahu jalan ceritanya. Iya kan, Dik Jamal?" Jamal yang duduk di sebelah si tukang dokar itu hanya nenyengir sambil manggut - manggut. "Nah, tuh kan? Kau ini memang selalu tidak sabaran. Makanya aku sering malas pergi nonton denganmu," kata lagi Musa mengomeli temannya.
805 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai cerita tentang musa
Baca
+Pustaka
SAHABAT DAN  KISAH CINTAKU

SAHABAT DAN KISAH CINTAKU

Kenapa mereka tega seperti itu? Malam ini acara bebas, tampak Masril dan Dimas duduk di sekitar tenda Tika, aku memilih diam di tendaku saja, kebetulan aku sedang tidak enak badan karena ini hari pertama haidku andai saja mama dan papa datang kesini aku akan memilih untuk izin pulang saja, semua tak seperti yang aku rasakan. Aku tidak kuat dengan nyamuk yang menyerang. Aku memilih tidur awal saja. Sebelum tidur aku lihat Masril lewat ke tendaku, ya hanya tersenyum dengan seribu arti yang aku tidak memahaminya.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai cerita tentang musa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status