Suami Idiotku Ternyata ....
gumamku seraya memeluknya dengan erat.
"Nggak tau, Ze! Ayo kita lihat!" ucapnya seraya melepas pelukanku.
"Pakai dulu bajunya!" titahnya seraya meraih bajuku.
Dengan terburu-buru, aku dan Arsen merapikan diri dan segera membuka pintu.
"Nah, ketauan, 'kan?! Berani-beraninya kalian berbuat mesum di kost ini? Mau diarak keliling komplek, hah?!" sentak seorang ibu yang tak lain adalah tetangga kost aku dan Rani.