Dewa Perang Tak Tertandingi
Kemudian dia kembali berkata, “Aku pikir, aku akan menemukan kejutan di sini. Ternyata pertunjukannya hanya dua ekor semut! Pak Bima, pertunjukan ini benar-benar buruk. Bagaimana kalau kamu kasih kompensasi padaku atas pertunjukan buruk ini?”
Bima langsung gemetaran setelah mendengar perkataan Raka. Kemudian dia menoleh ke arah Thomas lalu kembali menatap Raka sambil tersenyum getir seakan dia memahami maksud dari perkataan laki-laki ganas itu.
Brak!
Bima langsung menundukkan kepalanya lalu berlutut dan bersujud di hadapan Raka seraya berkata dengan suara bergetar, “Aku ... Bima Perdana mengaku kalah dan ... menyerah!”