Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)
Earl menggumam penuh penyesalan menyadarinya.
Saat keduanya masih high school, Earl begitu memberikan perhatian dan menolong semua kesulitan Alle, pria itu seolah menjadi tameng dari semua bullying yang dialami Alle, namun bullying itu tetap berlanjut walau tidak face to face, ujaran kebencian dan penghinaan terus Alle dapatkan melalui pesan-pesan, Earl ingat waktu itu Alle hanya bisa menangis dan menceritakan semuanya pada Earl, hingga pelan-pelan, saat Alle mulai terbiasa dengan hal menyakitkan itu, wanita itu tidak pernah lagi bercerita, Alle hanya tersenyum saat Earl meminta menceritakan perasaannya, wanita itu justru meminta Earl bercerita tentang hari-harinya, sosok Alle tumbuh dewasa
Hot Chapters