Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
XL, Kubalas Bullyanmu Saat Aku Langsing

XL, Kubalas Bullyanmu Saat Aku Langsing

Cepat-cepat gadis itu mendekat, Xl senyum-senyum ingat kejadian barusan. "Aku curiga nih, ada apa?" tanya Farah. "Aku dibully orang," jawabnya sambil berbisik. "Oleh siapa?" "Itu yang barusan jatuh dan jadi tertawaan orang," jawab Xl sambil tersenyum penuh arti. "Aku curiga dengan senyummu." Farah yang sudah tahu sifat temannya memandang curiga. Xl hanya tertawa kecil. "Kamu apakan dia?" Ia bertanya seperti rentetan peluru. Dar der dor.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as cerpen bullying
Read
+Library
Jangan Bungkam Suaraku!

Jangan Bungkam Suaraku!

ucap Isabella dengan nada lebih mengejek Anak itu kemudian terdiam untuk sesaat. Namun, salah satu temannya mulai melakukan tindakan bullying dan itu juga di ikuti oleh beberapa anak lainnya. Mereka berada di atap membuat Isabella terlihat kotor dengan noda cokelat dan beberapa bekas telur mentah yang di lempari ke arahnya. Salah satu dari mereka mendapatkan luka memar karena Isabella memukulnya. Satu jam setelah pertempuran itu, Isabella yang ada di toilet dan mengganti pakaiannya dengan pakaian olah raga. Begitu selesai dan memasuki kelas, rupanya tasnya dan mejanya sudah berantakan. Banyak sekali sampah di sana bukan hanya itu saja, ada beberapa tulisan yang tidak enak untuk di baca di me
5.5K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as cerpen bullying
Read
+Library
Menjadi Istri setelah 5 Tahun Terpisah

Menjadi Istri setelah 5 Tahun Terpisah

Tepukan tangan mulai terdengar sebagai bentuk kebanggaan para siswa terhadap Axel, si anak berhati baik. Ucapan Nora kembali membuat Mia tertegun. Perempuan itu tidak menyangka jika di dalam ruang kelas tempat dia mengajar telah terjadi bullying terhadap seorang gadis yatim piatu. Pengalaman Nora mengingatkan Mia dengan masa kecil yang dia lalui. Dia pernah merasakan menjadi korban bullying sewaktu duduk di kelas tiga sekolah dasar. Mia merasakan beratnya rasa tertekan saat semua teman menjauhinya. Sebagai pelampiasan, Mia kecil selalu pergi ke toilet untuk menghabiskan waktu istirahat sekolah.
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 538 Times as cerpen bullying
Read
+Library
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

Ia menatap layar laptop, membaca ulang kalimat pembuka yang baru saja mereka susun bersama: “Bullying bukan sekadar ejekan. Ia adalah luka yang tak selalu tampak, tapi bisa berujung pidana.” Nawang tersenyum kecil. Kalimat itu terasa tepat — seperti cerminan hidupnya sendiri. Bambang Wiryawan, ayah Kenes, baru saja pulang dari rumah sakit ketika rapat kelompok Nawang masih berlangsung. Meski tampak lelah, ia tetap menyempatkan diri menengok ke ruang tamu tempat anak-anak berdiskusi. “Wah, ramai sekali ini,” ujarnya sambil tersenyum lebar. “Lagi rapat untuk tugas PKM, ya?”
1019.2K viewsOngoingAdded to Library 536 Times as cerpen bullying
Read
+Library
Kekasihku, Bos Suamiku

Kekasihku, Bos Suamiku

Jefri dulu merupakan siswa paling culun dan tidak pernah terlibat masalah dengan siapa pun karena selalu mengurung diri bersama buku-buku yang menumpuk di mejanya. Jefri yang ditanya menegakkan tubuhnya. Ia menatap semua orang yang memerhatikannya sambil memberanikan diri mengungkapkan apa yang diketahuinya. "Waktu itu aku mendengar sendiri Ariana mengatakan kepada teman-teman sekelas kalau Laura adalah mantan pembully di sekolahnya dulu. Masalah ini mulai menyebar pada tahun ajaran kedua. Kalau kalian tidak percaya, tanya saja pada yang lain," jelas Jefri sambil menatap mereka. "Korban bullying Laura adalah Ariana. Ariana mengaku kepada teman-teman perempuan di kelas kalau hanya karena Laur
101.1K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as cerpen bullying
Read
+Library
Kembalinya Sang Mantan Pasukan Elite

Kembalinya Sang Mantan Pasukan Elite

dalih Anthony beralasan untuk bisa menempelkan kertas tersebut. Kertas telah tertempel dengan sempurna di punggung Zea dan gadis berumur 10 tahun itu tidak menyadarinya. Sampai pada akhir jam pelajaran selesai, dia berjalan sambil menenteng tas punggungnya. Zea berjalan di koridor sekolah, banyak anak-anak yang menyorakinya dan membully Zea. Bahkan ada yang melemparinya dengan tissu kamar mandi yang basah.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as cerpen bullying
Read
+Library
Dendam Arwah Bully

Dendam Arwah Bully

panggil nek Rumbi kepada siswi yang melewatinya. Siswi itu berhenti, nama dia adalah Fanny. Fanny merupakan siswi yang sering dijadikan target bully. Fanny dibully karena penampilan dia yang culun dan juga seorang kutu buku. Paras Fanny seperti wajah gadis Asia pada umumnya. Memiliki badan yang kecil, rambut lurus hitam yang panjang serta mata yang bulat besar.
892 viewsCompletedAdded to Library 22 Times as cerpen bullying
Read
+Library
Princess Oneng vs Abang Polisi

Princess Oneng vs Abang Polisi

Sahut Merlyn yakin. "Hahahahaha... kamu memang wanita ajaib yang Allah hadiahkan untuk Abang, setelah Abang menikung ke 21 orang saingan Abang, lewat doa di sepertiga malam Abang." ================================== Merlyn gembira sekali. Hari ini ia akan menemui kembali teman-teman SMPnya. Ada keharuan yang mengusik hatinya saat kembali menginjak tanah yang sama, lapangan basket, kelas, perpustakaan, ruangan UKS bahkan toilet yang sama walaupun warna catnya sudah berbeda. Toilet ini adalah sejarah bagaimana ia dulu sering kali dibully bahkan kurung di sini. Diejek dengan bahasa verbal dan non verbal, disiram air bahkan menjegal kakinya hingga ia terjatuh, adalah makanannya sehari-hari. Muri
9.949.3K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as cerpen bullying
Show Reviews (32)
Read
+Library
Amee la
Hahaha mba Suzy..ngana emang da best lah kalo bikin cerita, aku sampe ngakak baca novel Ini lol. Semua novel ngana sudah ku baca semuahhh..ter favorite deh :) terus berkarya ya mba author kesayangan. Gak sabar nunggu karya2 mu yg lain xx
Mila
ini cerita beneran seru, komedi romantis thor thor dapat ide dari mana tentang sifat Marlyn,,baca ini sampai ketawa ketawa,sumpah ini tuh detail banget tentang kepolisiannya salut buat thor bikin ceritanya gak setengah setengah dalam menyampaikan informasi
Read All Reviews
Attack of Playboy

Attack of Playboy

“Ketiga, aku sudah bilang untuk menghindari kekerasan. Namun, apa sudah kalian lakukan barusan? Memukuli murid? Apa kalian preman?” Aku benar-benar tersinggung saat dia menyebut kami sebagai preman. Kudorong bahunya keras-keras sehingga sedikit terpental ke belakang. “Apa kamu tahu rasanya menjadi korban bully? Setiap hari, mereka datang ke sekolah dengan perasaan gelisah. Mereka tidak bisa belajar dengan baik, mata mereka memanas dan berair ketika mulut-mulut kotor si penindas mencemooh dengan kata-kata kasar. Mereka lelah dipermalukan di depan anak-anak lain. Mereka mencoba berlindung di balik orang dewasa, tetapi bahkan orang dewasa hanya mengomeli si penindas dan berpikir masalah selesai
7.53.4K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as cerpen bullying
Read
+Library
Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Earl menggumam penuh penyesalan menyadarinya. Saat keduanya masih high school, Earl begitu memberikan perhatian dan menolong semua kesulitan Alle, pria itu seolah menjadi tameng dari semua bullying yang dialami Alle, namun bullying itu tetap berlanjut walau tidak face to face, ujaran kebencian dan penghinaan terus Alle dapatkan melalui pesan-pesan, Earl ingat waktu itu Alle hanya bisa menangis dan menceritakan semuanya pada Earl, hingga pelan-pelan, saat Alle mulai terbiasa dengan hal menyakitkan itu, wanita itu tidak pernah lagi bercerita, Alle hanya tersenyum saat Earl meminta menceritakan perasaannya, wanita itu justru meminta Earl bercerita tentang hari-harinya, sosok Alle tumbuh dewasa
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 342 Times as cerpen bullying
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status