Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ART Kesayangan Tuan Rain

ART Kesayangan Tuan Rain

“Ada apa, Haru? Kamu bisa cerita ke ibu.” Haru mengangkat wajahnya perlahan, menatap mata ibunya dengan pandangan yang penuh rasa penasaran dan kebingungan. Akhirnya, dengan suara yang nyaris berbisik, ia berkata, “Ibu... kenapa Ibu bohong ke aku?”
102.1K viewsCompletedAdded to Library 68 Times as cerpen hari ibu
Read
+Library
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

tanyanya hati-hati. Aku mengangguk pelan, mencoba menyembunyikan rasa yang kembali terasa menyakitkan. “Yang sabar, Tah! Ibu kira kamu menikmati jamuan di sana. Ibu juga tidak sempat datang. Tiga hari sebelum acara, Ibu sempat ketemu ibumu di pasar. Saat itu Ibu sedang membawa hasil kebun untuk dijual, dan kebetulan ibumu sedang membeli bahan-bahan. Di situ, ibumu mengundang Ibu. Ibu kira kamu juga diundang,” Cerita Bu Santi.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as cerpen hari ibu
Read
+Library
AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

Itulah yang kami rasakan, bahkan ketika mereka masih di dalam kandungan. Hari di mana Kang Dadan bekerja di hotel membuatku memiliki banyak waktu luang. Dari pada hanya berdiam diri. Aku mulai menyibukkan diri dengan kembali mengaktifkan penjualan hijab. Memulai dari awal lagi memang sangat sulit, tapi bukan berarti tak bisa. Aku tetap yakin jika ditekuni, pasti akan mendapatkan hasil. “Yas, sibuk ya?” Tiba-tiba saja ibu menghampiriku dengan segelas susu cokelat hangat yang ia siapkan.
1049.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as cerpen hari ibu
Read
+Library
Ibu untuk Anakku

Ibu untuk Anakku

perintah ibu. Liana kemudian menggoreng tahu dan ikan. "Ini!" Ibu menyerahkan kepada Liana jengkol yang sudah dibersihkan. Liana menggoreng jengkol. "Riana dan Giana pesawat jam berapa?" tanya ibu. "Giana pesawat siang ini, bu, sedangkan uni ... Li, belum memberitahu uni. Ibukan tahu uni pasti nggak mau pulang," beritahu Liana.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as cerpen hari ibu
Read
+Library
KUBALAS HINAANMU DENGAN UANGKU

KUBALAS HINAANMU DENGAN UANGKU

Dan mempersiapkan kalimat yang akan aku ucapkan agar mereka bungkam setelah mendengarnya. "Kenapa Ibu gak mau jaga Hawa tadi pagi? Kalau Ibu jaga Hawa, aku kan bisa nyetrika sejak tadi pagi!" Skakmat, ini baru permulaan ya. Tunggu aja, besok kamu akan mati kutu dibuatnya. "Ibu itu sibuk. Kerja, masak dan segala macem. Jadi gak sempet ngurusin hal yang gak penting!" jawab Ibu gelagapan.
1020.7K viewsCompletedAdded to Library 496 Times as cerpen hari ibu
Read
+Library
Pertengkaran Hati

Pertengkaran Hati

"An, sebenarnya Ibu nggak mau ikut campur masalah jodohmu, itu semua Ibu serahkan pada kamu. Tapi, nak ... tolong kamu pertimbangkan lagi hubunganmu dengan Hari." Aku kaget mendengar ucapan Ibu, apa sekarang Ibu berubah pikiran mengenai restunya padaku? "Emangnya kenapa, Buk? Bukannya Ibu setuju dengan hubungan kami?" "Ibu memang setuju, tapi ada baiknya kamu pikirkan ulang, status Hari yang duda dan sudah memiliki anak. Apalagi ditambah dengan mantan istri yang tak terima diceraikan oleh Hari, konfliknya begitu rumit sayang. Ibu tak ingin kamu jadi mendapat masalah."
102.5K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as cerpen hari ibu
Read
+Library
Menikahi Mantan Suami Arogan

Menikahi Mantan Suami Arogan

"Iya, Ayah sering melemun dan Ibu baeu kembali setelah berhari hari lergu. Oma juga ikut datang bersama Ibu tadi pagi. Kalau Ayah dan ibu tidak bertengkar kenapa Ibu harus datang bersama Om Reno?" "Bukan sayang. Ayah dan Ibu gak bertengkar sayang. Ayah dan Ibu cuma ada masalah sedikit, tapi masalahnya udah selesai kok." "Ohh.. Gitu, syukurlah. Hara ingin tinggal bersama Ibu dan Ayah di rumah yang sama lagi. Hara rindu bermain dengan Ibu dan Ayah. Hara juga tidak tahu kenapa perut Ibu tadi pagi raya. Sebelumnya kan ada adik bayi di dalam perut Ibu. Tadi kok udah gak ada. Kenapa ya Yah?"
9.63.2K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as cerpen hari ibu
Read
+Library
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

"Ya santai, orang udah kenal. Tapi kok bisa sih Bang, Ibu jadi story teller di sekolahku?" "Waktu itu Ibu cerita ke Abang sama ke Mas Arga, katanya pengen kenal kamu. Trus Mas Arga nyari cara. Nggak terlalu susah sih sebenernya, Ibu kan dulu waktu muda dubber di stasiun TV, trus pas udah males kerja, Ibu sering didatengin temen-temennya Oshi dulu buat bacain cerita. Jadi Ibu memang udah punya skill jadi story teller." “Ibu kenal Mas Arga?”
1023.6K viewsCompletedAdded to Library 567 Times as cerpen hari ibu
Read
+Library
MEMATAHKAN SUMPAH IBU

MEMATAHKAN SUMPAH IBU

Kutambahkan kecap manis sebagai pelengkap, lalu memakannya bersama nasi panas dengan lahap. “Eh, perasaan kok ini bau minyak tanah nyengat banget, ya Bu? Kirain dari tadi cuma perasaanku aja, tapi kok makin ke sini makin bau,” tanya Bu Haji. “Iya, tadi itu ada kucing ngejar tikus sampe numpahin minyak tanah ke mana-mana. Aku tadi sampe kepleset jatuh kena minyak semua bajuku. Mau mandi, tapi badan gak enak gini aku.” Ibu beralasan. Aku setuju jika kemampuan Ibu dalam mengarang cerita memang tiada tandingannya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as cerpen hari ibu
Read
+Library
Tipu Daya Untuk Mendapatkan Ibuku

Tipu Daya Untuk Mendapatkan Ibuku

"Nggak kok, kamu pulang saja dulu. Kita ketemu besok waktu aku antar manusia kertas kasih ibumu." Aku sengaja bertanya, "Kenapa harus besok? Aku maunya hari ini!" Hubert jelas telah kehilangan minatnya. Dia membalas dengan tidak acuh, "Hari ini aku ada urusan, besok aku pasti ke rumahmu." Setelah mendapat kepastian bahwa Hubert tidak akan datang hari ini, aku diam-diam merasa senang. Saat pulang, aku melihat ibuku sedang duduk di sofa sambil menonton TV bersama manusia kertas. Bahkan, dia mengobrol dengan manusia kertas, menganggapnya sebagai ayahku.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as cerpen hari ibu
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status