Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

Riana langsung menodongkan pertanyaan tajam untuk menyapa Keukeu. “Aduh duh…. ulala deh yey. Sekarang gue balik bertanya sama lu. Lu lebih milih kaya tapi tidak bahagia atau miskin tapi bahagia? Heem….” Keukeu duduk manja di sofa. “Diem kan lu. Jawabannya udah jelas, mending kaya walau tidak bahagia. Setidaknya lu bisa nangis sambil makan enak, tidur di kasur empuk, bisa jalan-jalan ke luar negeri. Miskin tapi bahagia itu mitos, Say. Justru salah satu sumber ketidakbahagiaan hidup yaitu kemiskinan.” Santi terbangun mendengar percakapan antara Riana dan Keukeu. Namun, ia memilih berdiam diri – mendengarkan obrolan mereka secara saksama.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai cerpen hikayat si miskin
Baca
+Pustaka
Ku Bayar Derita Ibuku sebagai Menantu

Ku Bayar Derita Ibuku sebagai Menantu

“Astaghfirullah. Meskipun aku miskin, tapi aku bukan pencuri.” “Nggak usah munafik deh Mbak. Ngaku aja kali. Lihat sekarang, hidup kalian sekarang bisa enak seperti sekarang. Apalagi kalau bukan hasil menggadaikan sertifikat,” sambung Hera. “Cukup!” teriak Andini. Gadis itu kemudian menarik neneknya dan Hera keluar. “Jangan tarik-tarik aku!” Hera menarik tangannya dengan kuat, namun akhirnya dia sendiri yang jatuh.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai cerpen hikayat si miskin
Baca
+Pustaka
Suamiku, Sayangilah Aku!

Suamiku, Sayangilah Aku!

Di sini adalah neraka bagi orang miskin, tetapi surga bagi orang kaya. Harianto langsung menendang Juan dan marah sampai dadanya terasa sesak. Namun, dia tahu ini bukan salah Juan sepenuhnya, perbedaan kaya dan miskin di tempat ini sangat ekstrem. Keluarga Haryo selalu memanfaatkan orang lain, tidak ada yang menyangka akan tiba-tiba muncul orang yang begitu kaya. "Nona Sienna, aku akan menyerahkan cucu nggak tahu diri ini, kamu bisa menghukumnya sesuka hatimu. Keluarga Haryo juga akan mengirim orang untuk melindungimu," kata Harianto.
9.3855.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32.5K kali sebagai cerpen hikayat si miskin
Tampilkan Ulasan (296)
Baca
+Pustaka
Syima Hasyim
dr sinopsis atas tu udah tau cerita akn panjang dan bertele-tele sbb sienna akan ke luar negeri lgi bertemu FU YANCHENG YG X DEKAT DENGAN WANITA, JATUH CINTA DENGAN DESIGNER BARULAH(SIENNA),YG TOLONG SIENNA KETIKA SUSAH D LUAR NEGERI,harapan sy author jgn tenggelamkan watak jacob ya,SEMANGAT AUTHOR.
Nita Nita
dear mimin, klow boleh saran tolong cepet di ketahui donk klow sis nana sodaraan si shankar kuda......biar lily pingsan lngsung mati. trus biarkan Desmond blik Normal dan siena bisa hidup bahagia breng Desmond, gimana pun itu kan cinta matinya dan dibandingkan jakob aq lbih milih desmon cuz dia tulus
Baca Semua Ulasan
Dinikahi Juragan Sayur Milyuner

Dinikahi Juragan Sayur Milyuner

Tiba-tiba, Siska berteriak seperti orang kesurupan. “Gak! Ini pasti gak bener! Si Miskin itu bukan orang kaya! Ini pasti prank! Mana ada penjual sayur jadi orang kaya dalam semalam! Ini pasti rekayasa Dea sama si Miskin itu!” Bersambung...
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai cerpen hikayat si miskin
Baca
+Pustaka
SI KAYA YANG DIKIRA MISKIN

SI KAYA YANG DIKIRA MISKIN

ujar Dea begitu semangat menimpali ucapan para ibu-ibu. "Gimana Bu Dea cirinya?" "Ya liat saja siapa di kampung ini yang nganggur, nhgak kerja, tapi duitnya banyak. Nah, itu pasti celengnya." Semua orang saling menoleh ke arah yang lain, seakan sama sama memcari jawaban. "Siapa dong Bu Dea? Di kampung ini emang ada pengangguran?" "Hmm, cari saja sendiri. Saya mah nggak aneh lagi, udah curiga dari dulu. Dia nganggur tapi mendadak kaya, sampe bisa bangun rumah mewah segala."
815.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 565 kali sebagai cerpen hikayat si miskin
Baca
+Pustaka
Si Miskin Menjadi Raja Kekayaan

Si Miskin Menjadi Raja Kekayaan

Misi 2: "Pesta Gila" Tugas: Pergi ke kafe terdekat dan minta maaf dengan tulus kepada tiga orang yang tampaknya memiliki kehidupan lebih baik darimu. Katakan bahwa kamu menyesal karena selalu merasa iri pada mereka. Buat mereka merasa sangat canggung, namun berikan kesan seolah kamu benar-benar menyesal. Bonus jika mereka merasa tidak nyaman. (Durasi: 2 Jam) Hadiah: 50 juta rupiah dan akses ke kursus pribadi dengan seorang pengusaha sukses.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai cerpen hikayat si miskin
Baca
+Pustaka
Karena Kita Orang Miskin

Karena Kita Orang Miskin

Karena Kita Orang Miskin Aku berlari ke rumah mertua. Menggedor pintunya dengan tergesa-gesa seraya mengucap salam berkali-kali. "Ada apa, sih, Ratna?" tanya ibu mertuaku setelah membuka pintu. "Ratna boleh pinjam uang sepuluh ribu rupiah, Bu?" "Buat apa, Rat? Kayaknya kamu buru-buru banget."
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai cerpen hikayat si miskin
Baca
+Pustaka
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

Begitu mereka duduk di dalam, Lila langsung mendesak, “Sekarang, ceritakan semuanya.” Dimas menghela napas panjang. “Aku dulu sama seperti Arif—seorang pemuda yang putus asa dan ingin mengubah hidupnya. Aku juga pernah tergoda dengan janji kekayaan dari Kandang Bubrah.” Lila dan Ustadz Harman saling pandang. Jatinegara, yang sejak tadi diam, hanya menggenggam erat tangan ibunya.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai cerpen hikayat si miskin
Baca
+Pustaka
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

“Karena siapa pun yang terlalu ingin tahu… hilang. Seperti Diah, karyawan Bu Rini dulu.” Malamnya, Rahman kembali ke penginapan kecil di ujung desa. Ia menulis hasil liputannya dengan cepat. Tapi setiap kali mengetik nama “Bu Rini”, huruf-huruf di layar tiba-tiba bergerak sendiri, berubah menjadi: “AKU MASIH DI SINI.”
6698 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai cerpen hikayat si miskin
Baca
+Pustaka
Rahasia Mantan Suami Miskin

Rahasia Mantan Suami Miskin

Salva bertanya pelan. "Ya. Karena ternyata kemiskinan kami bukanlah sebuah takdir yang tidak bisa dihindari," Juna memandang cakrawala kota dengan tatapan tajam. "Itu adalah hasil dari pembuangan. Mereka membuang Ibu seperti barang rusak hanya karena Ibu memilih Ayah. Mereka membiarkan beliau hidup dalam keterbatasan, bekerja sebagai tukang cuci di rumah orang, sementara mereka—keluarga besar yang katanya terhormat itu—hidup di atas menara." Juna mengepalkan tangannya di atas meja. Ada nada penyesalan yang mendalam di sana.
600 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai cerpen hikayat si miskin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status