Cinta Habis Tanpa Bekas
Saat melihat aku menatap ke arah ember itu, Yohan berkata dengan santai, "Sierra lagi datang bulan dan nggak sengaja celananya ternoda. Perempuan 'kan nggak boleh kena air dingin kalau sedang haid, jadi aku bantu cuciin aja."
Nggak boleh kena air dingin, memangnya air hangat juga nggak ada?
Aku hanya menjawab singkat, "Lanjutkan aja. Kalau udah selesai, aku mau bicara sama kamu."
Mata Yohan langsung berbinar.
"Ah, kiriman alat eksperimen itu udah datang, ya? Bagus sekali, aku memang lagi butuh."
"Inge, langsung aja kirim ke ruang penelitianku. Nanti ada orang yang akan menerima di sana."
Hot Chapters