Bukan Istri Pilihan Suamiku
Seandainya bisa menjerit, ia akan menjerit dengan keras, ketika merasakan sakit yang luar biasa.
Dipandangnya bukit yang tidak besar tersebut. Kulit yang berwarna putih bersih, kini sudah meninggalkan jejak-jejak merah, tangannya. "Mengapa kau, mau menjadi istriku? Apa kau, berharap bisa menjadi orang kaya? Apa Berliana, yang sudah memerintahkan mu. Apa si Susi, takut miskin dan menjadi gembel. Apa kalian, beranggapan, kalau aku ini, merupakan piala bergilir?" Wajahnya merah padam, matanya memerah menatap wajah istrinya.
Hot Chapters