Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Dekrit Dewa

Pendekar Dekrit Dewa

"Kami keluarga Ling memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menilai lingkungan dan membuat rencana. Sederhananya, di lorong ini, akulah yang sengaja mengarahkannya padamu." Gagal menentukan arah mustahil terjadi bagi seseorang yang telah berada di ranah Pengungkit Teknik. Kesadaran yang dilepas ke lingkungan selalu berhasil mengantarkan penggunanya ke arah yang benar. Kecuali, ada semacam teknik atau keadaan dimana lingkungan dapat mengacaukan persepsi. Hal seperti itu tidak ada lagi pada labirin karena lava dan es yang memberikan suhu naik turun di dinding sudah tidak ada.
1012.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai cerpen lingkungan
Baca
+Pustaka
Pendekar Gunung Tiga Maut

Pendekar Gunung Tiga Maut

tanya Danu hati-hati. “Bapakku sudah meninggal, dan sekarang aku tinggal dengan orang tua angkatku!” jawab Permata, matanya memandang dalam-dalam lukisan itu. Hijau daun sepertinya menghembuskan nafas keindahan pada setiap gores catnya. Di bawah pohon itu mengalir sebuah sungai yang tidak terlalu lebar, tapi ujungnya entah di mana. Tampak dua burung mengambang tidak jauh dari dedaunan yang menguning, ikan-ikan berenang bebas tanpa ada yang mengganggu. Lingkungan itu tampak alami.
1025.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 954 kali sebagai cerpen lingkungan
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Kam Pret
Danu, lanjutkan perjalananmu sampai kau benar-benar menemukan Diana. Semoga kisahmu menjadi teladan untuk pemimpin-pemimpin yang tengah bejat. Amin. Permata, nanti jika kamu mendapatkan sebuah pilihan, yaitu meninggalkan Danu atau Diana, aku yakin kamu tidak akan memmilih keduanya. Kamu hebat.
Baca Semua Ulasan
The Anaxtra : Petualangan di Pulau yang Hilang

The Anaxtra : Petualangan di Pulau yang Hilang

Apa dampak dari tragedi Lapindo itu? "Tidak ada catatan yang detail mengenai hal itu, namun yang jelas hampir sebagian Jawa Timur terendam oleh lumpur dan menenggelamkan kota-kota yang ada di sekitarnya." "Tapi aku lebih menghawatirkan sesuatu," sela Anaxtra Secara serentak semua menoleh ke arah Anaxtra. "Kalian masih ingat Channa Argus? kemungkinan monster itu merupakan mutan, mahkluk-mahluk ini bermutasi seiring perubahan ekosistem mereka.
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 427 kali sebagai cerpen lingkungan
Baca
+Pustaka
Legenda Keluarga Serendibite

Legenda Keluarga Serendibite

"Terima kasih—sungguh terima kasih." Ling mengangguk kepala dan kembali menggambar. Kali ini, di menggambar matahari, dua bola, pohon-pohon tinggi dengan tiga belas orang dan satu bayi di samping. Menunjuk matahari ke kedua bola dan kemudian kembali ke matahari, Ling kemudian menunjuk pohon-pohon yang ada dan orang-orang di samping pohon. "Saat matahari menjadi bulan dan kembali menjadi matahari, tiga belas orang dan satu bayi baru akan keluar dari hutan." Ujar Serphen menerka apa yang ingin disampaikan Ling.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai cerpen lingkungan
Baca
+Pustaka
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Di bagian akhir koran, di area seukuran telapak tangan, ia melihat berita tentang pameran hewan langka kemarin. Itu adalah laporan sepanjang 300 kata dengan beberapa gambar hewan peliharaan. Link memindai isi konten tersebut. [Dengan perkembangan lahan tandus, masalah manusia dan alam telah menjadi masalah serius baru yang harus kita hadapi. Seiring manusia semakin menjauh, alam setelah radiasi nuklir juga menunjukkan pesonanya. Hari ini, saya akan menceritakan kisah Link, pemimpin Aula Qilin dari geng kanal di Shandu, dan makhluk ajaibnya.]
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai cerpen lingkungan
Baca
+Pustaka
Membawa Lari Anak Kembar CEO

Membawa Lari Anak Kembar CEO

Pegunungan yang menghijau, semenanjung yang jernih, musim semi yang cantik yang membuat Neo dan Shenina tak hentinya mengatakan, “WOAAAH! CANTIK SEKALI!” Lara pun sama. Dia melihat banyak hal dari atas sini. Ada peternakan domba, air terjun yang indah, lereng dan tebing yang keseluruhannya berwarna hijau. Lara terdiam cukup lama, kebisingan yang terjadi di sekitarnya seperti tidak bisa dia dengar. Dia seperti sedang dilemparkan di dunia lain dan mendapati dirinya ada di tempat yang paling nyaman. Dari semua waktu yang telah dia lewati, tidak pernah terbesit di dalam pikirannya dia akan tiba di sini.
9.9188.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai cerpen lingkungan
Baca
+Pustaka
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Mereka tidak bisa mengontrol alur cerita utama, tetapi bisa mempengaruhi lingkungan. Mei Ling, sebagai Penceramah Emosi, mulai "berbisik" ke dalam mimpi Penjelajah itu—bukan dengan kata-kata, tetapi dengan perasaan. Perasaan penerimaan bahwa tersesat itu tidak apa-apa. Perasaan bahwa kerinduan itu sendiri adalah bukti bahwa rumah, dalam arti tertentu, pernah ada. Penjaga Kisah mulai mengubah detail kecil di sekitar Penjelajah: sebuah bunga yang layu tiba-tiba mengeluarkan aroma yang mengingatkannya pada kenangan bahagia yang samar, bukan kesedihan.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai cerpen lingkungan
Baca
+Pustaka
Di Balik Kantor CEO: Cinta yang Tak Terucapkan

Di Balik Kantor CEO: Cinta yang Tak Terucapkan

Luna duduk di bangku batu, membuka buku jurnal ibunya—halaman terakhir telah ditulisi dengan tinta pudar: > "Jika suatu hari kita tak lagi di sini, jangan cari kami di balik langit. Cari kami di tawa anak-anak, di aroma tanah yang baru basah hujan, di tangan-tangan yang menanam. Kami tinggal di sana." Angin bertiup lembut. Laut menjawab dengan gemuruh pelan. Seolah mereka tahu, cerita itu belum selesai—karena setiap benih yang pernah ditanam Kieran dan Clara, telah tumbuh menjadi hutan kecil kebaikan yang tak akan berhenti berbunga.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai cerpen lingkungan
Baca
+Pustaka
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Ujian Kebijaksanaan Udara di seberang Sungai Api terasa berbeda. Panas membara dari aliran lava telah berganti dengan hawa lembap dan dingin yang menyelimuti Hutan Terlarang. Pohon-pohon tinggi menjulang, ranting-rantingnya saling bertaut membentuk kanopi yang hampir tak tembus cahaya. Cahaya matahari hanya berupa semburat redup yang menembus dedaunan lebat, menciptakan suasana suram dan misterius. Bau harum rempah-rempah dan aroma tanah yang basah bercampur dengan aroma yang tak dikenal, menciptakan aroma unik yang sedikit mengganggu indra penciuman. Ini adalah Hutan Terlarang, tempat di mana kebijaksanaan dan pengetahuan akan diuji hingga batasnya.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai cerpen lingkungan
Baca
+Pustaka
PEWARIS YANG TIDAK TERDUGA

PEWARIS YANG TIDAK TERDUGA

Bibi Amelia pun menegaskan dengan semangat, "Ingatlah, Sayang-Sayang, bahwa alam adalah sumber kehidupan kita. Keberagaman yang kita lihat di sini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan." Para mentee pun terpesona menyaksikan keindahan flora dan fauna yang begitu beraneka ragam. Mereka terheran-heran melihat burung-burung dengan warna yang menakjubkan, kera-kera lincah yang berayun di dahan-dahan, dan tumbuhan dengan bentuk serta aroma yang unik. "Wow, aku tidak pernah melihat bunga-bunga seperti ini sebelumnya!" seru salah seorang mentee dengan antusias. "Begitu indah dan berbeda dengan yang ada di daerah kita."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai cerpen lingkungan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status