Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Sore menjelang, dan langit berubah menjadi jingga yang lembut. Nara duduk di tepian sungai, tempat yang dulu sering ia kunjungi bersama Ardan. Sungai itu kini lebih dangkal, tapi gemericik airnya masih membawa ritme yang sama. Ia membuka buku catatan lusuh dari dalam tasnya, menulis perlahan dengan pena yang tintanya mulai pudar. “Hari ini aku melihat pelangi. Mungkin kecil, tapi cukup untuk membuatku percaya bahwa sesuatu yang indah masih bisa muncul dari kotoran dan hujan.”
10972 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 27 fois en tant que cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Librairie
Cinta yang Tak Sempat Kudengar

Cinta yang Tak Sempat Kudengar

Kemudian, aku melangkah ke dapur, membuka aliran gas. Bersandar di jendela, aku menengadah menatap langit penuh bintang. Ribuan bintang berkumpul rapat, tak satu pun dari mereka terlihat kesepian. Hingga lewat tengah malam, Twinkle masih juga belum pulang. Aku memejamkan mata, membiarkan kenangan tiga tahun terakhir berkelebat dalam benakku. Kelembutannya, perhatiannya, janjinya ....
27.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 572 fois en tant que cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Librairie
Cinta Yang Tak Pernah Sampai Di Pelaminan

Cinta Yang Tak Pernah Sampai Di Pelaminan

[Jangan khawatir, kali ini pasti akan berhasil diselenggarakan dan tidak seorang pun dapat mengganggu kita! Aku menjawab tanpa ekspresi. [Baik.] Aku tahu, itu tidak mungkin. Acara pernikahan kali ini pasti akan dibatalkan tanpa alasan seperti sebelumnya. Saat aku hendak naik pesawat, dia mengirim pesan lagi. [Chania minum terlalu banyak dan sakit perut, jadi aku tidak akan pulang malam ini, kamu sendirian di rumah harus berhati-hati.]
37.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.4K fois en tant que cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Librairie
Perempuan Tanpa Sayap

Perempuan Tanpa Sayap

“Entahlahhh....” Mawar menggeleng pelan, sembari terus menggenggam erat tangan Anjel, seolah meminta harapan akan nasibnya yang bahkan belum juga memperlihatkan kabar baik dan bagaimana kisah hidupnya yang bahkan tak kunjung ada kepastian di sana. “Aku tak tahuuu....”
1.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 26 fois en tant que cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Librairie
Kerinduan Tak Berujung

Kerinduan Tak Berujung

Dia tidak percaya, gimana bisa bintang jatuh begitu saja? Dia berteriak sekeras-kerasnya, "Kalau gitu aku akan beli satu lagi, nggak, sepuluh! Semuanya bernama 'Stella'!" Namun, petugas dengan menyesal menyatakan bahwa saat ini belum ada bintang yang dapat diberi nama. Saat telepon ditutup, langit sudah mulai terang. Felix berjalan tanpa alas kaki dan tanpa tujuan di jalan, membiarkan batu-batu menggores telapak kakinya.
17.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 474 fois en tant que cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Librairie
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Kita bisa melewati rintik hujan bersama, berjalan beriringan sampai rambut kita memutih dimakan usia, sebuah janji untuk menua bersama. Dulu, saat membaca itu, air mataku jatuh karena rasa haru yang luar biasa. Akan tetapi, sekarang, aku sadar bahwa itu hanyalah mimpiku sendiri. Mimpi yang pada akhirnya harus aku wujudkan sendirian. Aku tetap diam di tepi pantai sampai fajar menyingsing sebelum akhirnya memutuskan untuk melangkah pulang. Sepanjang malam ini, baik Rangga maupun Ibu, tak satu pun dari mereka yang ingat untuk sekadar bertanya di mana keberadaanku.
2.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 54 fois en tant que cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Librairie
Pengantin Tanpa Malam Pertama

Pengantin Tanpa Malam Pertama

Ia memperhatikan mobil Reza yang perlahan menghilang di ujung jalan yang sepi. Angin malam berembus, hujan pun perlahan-lahan turun. Di saat seperti ini, bayangan Rayyan tiba-tiba melintas. Rayyan yang selalu ada dengan ketulusan yang menenangkan, tanpa syarat, tanpa drama. ​Hidup memang sering kali menyajikan teka-teki. Yang dulu begitu dekat kini harus menjaga jarak, sementara yang asing perlahan-lahan mulai mengetuk pintu hati.
102.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 62 fois en tant que cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Librairie
Gairah Bad Boy Salah Sasaran

Gairah Bad Boy Salah Sasaran

Bercinta dengan orang yang dicintai memberikan rasa berbeda, Elang tidak memungkiri fakta itu. Sekali lagi Elang lupa menggunakan pengaman saat menyelami Nindya, padahal mereka belum bicara soal anak. Bagaimana Elang bisa menahannya jika dia mendapatkan posisi paling dalam dan paling nikmat untuk melepaskan benihnya? "El, kamu nggak pakai pengaman!" "Aku ingin anak," jawab Elang seraya menempelkan bibirnya di telinga Nindya. "Kamu belum lulus!"
1011.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 295 fois en tant que cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Librairie
Tumbal Pengantin Iblis

Tumbal Pengantin Iblis

keluh Elang berucap sembari mempercepat terbangnya. Elang mendarat di sebuah pintu besar, dia menarik kunci pengait pintu dan mendorongnya sekuat tenaga. Brak! Sayap yang berkilauan itu menyinari perpustakaan yang gelap dan terasa pengap. Nampak bayangan hitam tersebut seolah menyerap energi kehidupan Kalina. Asap putih keluar dari tubuh Kalina terserap. Gadis itu menangis tanpa suara, terkapar tidak berdaya. Menyaksikan pemandangan memilukan itu membuat Elang marah besar, Elang berlari ke arah Kalina dan melayangkan tendangan salto ke arah bayangan hitam.
1011.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 426 fois en tant que cerpen pelangi tanpa hujan
Afficher les avis (12)
Read
+Librairie
KarRa
Bab 74 masih sedikit revisi, mungkin akan tersedia hari senin. Tidak mengubah alur dan isi cerita di bab tersebut, hanya menambahkan jumlah kata agar nyaman dibaca. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, dan selamat membaca.
Kiki Sulandari
Gavin berhasil membuat Ellard & Lamont melihat ritual yg dilakukan klan peramal & penyihir Apa yg akan mereka lakukan selanjutnya? Gambaran masa depan tentang apa lagi yg telah dilihat Sekar? Akankah terjadi sesuatu pada sang nenek?
Lire tous les avis
Pangeran Langit Mencari Cinta

Pangeran Langit Mencari Cinta

kata Pangeran Pelangi. Aku yang telah mengatakan akan mendukung sahabat baikku itu, akhirnya memutuskan untuk tidak mengundang Putri Petir di pesta Kerajaan Langit. Ingatan tentang percakapanku dengan Pangeran Pelangi pun terus berputar di kepalaku. Hal itu membuatku merasa mual. “Ada apa? Kenapa raut wajahmu pucat begitu?” tanya Niji.
107.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 197 fois en tant que cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status