Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hayu

Hayu

Pelangi akan hadir di setiap hujan yang mencoba mengusir matahari. Berulang-ulang dan tanpa lelah keduanya merayu takdir, hingga pada akhirnya semesta berpihak pada keduanya, semua berjalan seperti harapan mereka. Candra memegang tangan halus milik Hayu dan mengecup punggung tangannya, dia mengusapnya pelan.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Library
Karena Cinta, Tuan Penguasa tak Sanggup Menahan Gairah

Karena Cinta, Tuan Penguasa tak Sanggup Menahan Gairah

Ia sadar, pelangi memang tidak akan pernah muncul sebelum hujan. "Terima kasih, Ram..." bisik Cinta lirih. Rama menoleh dan meraih tangannya, menggenggamnya erat. “Aku yang berterima kasih. Kau membuat hidupku berarti. Membuatku tahu apa yang harus aku lakukan.”
1037.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Library
Dapatkan Mansion di Awal

Dapatkan Mansion di Awal

Jembatan pelangi dengan tujuh warna cerah muncul samar-samar di balik kabut awan. Sebuah pelangi muncul di hadapan mereka. Chu Nan tak kuasa menahan senyuman. Harus melewati hujan untuk melihat pelangi, tampaknya pepatah itu memang benar. Tak disangka mereka bisa melihat pelangi saat di laut, hari ini jelas akan menjadi kenangan yang mendalam bagi Chu Nan. Kedua gadis itu langsung mengeluarkan ponsel dan mengambil foto sebagai kenang-kenangan.
1013.9K viewsOngoingAdded to Library 360 Times as cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Library
Ditinggal di Pelaminan

Ditinggal di Pelaminan

“Feli, aku tahu aku salah. Aku tidak seharusnya kabur dari pernikahan kita dan tidak seharusnya meninggalkanmu saat gempa.” Aku menatapnya tajam dan bertanya, “Candra, coba tanya hatimu sendiri. Apa menurutmu aku menikah dengan Irfan hanya karena harta yang dia punya?” Candra menggeleng. “Tapi, aku tidak punya cara lain. Kalau aku tidak melakukan ini, kamu tidak akan mau menemuiku.” Mata Candra memancarkan rasa luka. “Feli, kita sudah bersama selama lima tahun. Aku benar-benar tidak bisa menjalani hidup tanpamu. Kumohon, kembalilah padaku.”
3.6K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Sore menjelang, dan langit berubah menjadi jingga yang lembut. Nara duduk di tepian sungai, tempat yang dulu sering ia kunjungi bersama Ardan. Sungai itu kini lebih dangkal, tapi gemericik airnya masih membawa ritme yang sama. Ia membuka buku catatan lusuh dari dalam tasnya, menulis perlahan dengan pena yang tintanya mulai pudar. “Hari ini aku melihat pelangi. Mungkin kecil, tapi cukup untuk membuatku percaya bahwa sesuatu yang indah masih bisa muncul dari kotoran dan hujan.”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Library
Cinta yang Tak Sempat Kudengar

Cinta yang Tak Sempat Kudengar

"Tenang saja, kamu pasti akan menyukainya." Aku memaksakan sebuah senyuman kaku di saat hatiku diliputi kesedihan. Malam itu, aku tidak bisa tidur. Melirik Twinkle yang sudah terlelap, aku diam-diam turun dari tempat tidur. Aku berjalan menuju kapel kecil yang selama ini tidak pernah aku masuki. Kapel itu tidak besar, dindingnya dipenuhi ayat-ayat Alkitab. Namun, di antara barisan kata-kata itu, nama Amelie memenuhi setiap celah. Seketika, seluruh hatiku hancur.
27.4K viewsCompletedAdded to Library 576 Times as cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Library
Cinta Yang Tak Pernah Sampai Di Pelaminan

Cinta Yang Tak Pernah Sampai Di Pelaminan

[Jangan khawatir, kali ini pasti akan berhasil diselenggarakan dan tidak seorang pun dapat mengganggu kita! Aku menjawab tanpa ekspresi. [Baik.] Aku tahu, itu tidak mungkin. Acara pernikahan kali ini pasti akan dibatalkan tanpa alasan seperti sebelumnya. Saat aku hendak naik pesawat, dia mengirim pesan lagi. [Chania minum terlalu banyak dan sakit perut, jadi aku tidak akan pulang malam ini, kamu sendirian di rumah harus berhati-hati.]
37.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Library
Perempuan Tanpa Sayap

Perempuan Tanpa Sayap

“Entahlahhh....” Mawar menggeleng pelan, sembari terus menggenggam erat tangan Anjel, seolah meminta harapan akan nasibnya yang bahkan belum juga memperlihatkan kabar baik dan bagaimana kisah hidupnya yang bahkan tak kunjung ada kepastian di sana. “Aku tak tahuuu....”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Library
Kerinduan Tak Berujung

Kerinduan Tak Berujung

Dia tidak percaya, gimana bisa bintang jatuh begitu saja? Dia berteriak sekeras-kerasnya, "Kalau gitu aku akan beli satu lagi, nggak, sepuluh! Semuanya bernama 'Stella'!" Namun, petugas dengan menyesal menyatakan bahwa saat ini belum ada bintang yang dapat diberi nama. Saat telepon ditutup, langit sudah mulai terang. Felix berjalan tanpa alas kaki dan tanpa tujuan di jalan, membiarkan batu-batu menggores telapak kakinya.
17.8K viewsCompletedAdded to Library 480 Times as cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Library
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Kita bisa melewati rintik hujan bersama, berjalan beriringan sampai rambut kita memutih dimakan usia, sebuah janji untuk menua bersama. Dulu, saat membaca itu, air mataku jatuh karena rasa haru yang luar biasa. Akan tetapi, sekarang, aku sadar bahwa itu hanyalah mimpiku sendiri. Mimpi yang pada akhirnya harus aku wujudkan sendirian. Aku tetap diam di tepi pantai sampai fajar menyingsing sebelum akhirnya memutuskan untuk melangkah pulang. Sepanjang malam ini, baik Rangga maupun Ibu, tak satu pun dari mereka yang ingat untuk sekadar bertanya di mana keberadaanku.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as cerpen pelangi tanpa hujan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status