Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selubung Memori

Selubung Memori

Dan bisa kupastikan itulah pertama kali aku menginjak fasilitas. Citra berganti lagi ke hari-hari ketika Ibu mulai bertambah muram. Meski citra-citra yang terlihat selama ini selalu memperlihatkan Ibu yang sedih, aku bisa memastikan bahwa di dalam citra yang berganti cepat ini, Ibu adalah orang paling ceria yang pernah kutemukan seumur hidup. Sebelum kami memutuskan pindah ke Lembah Palapa, Ibu jarang terlihat murung. Ibu selalu menggandengku ke segala tempat di Padang Anushka, bercerita panjang lebar seolah aku akan mengerti setiap petualangan yang dia alami di masa lalu, dan berakhir dengan perjanjian bahwa Ibu akan mengulang semua petualangan itu denganku nanti ketika aku sudah besar. Ibu
1019.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 752 kali sebagai cerpen singkat tentang ibu
Baca
+Pustaka
MENIKAHI MANTAN SUAMI

MENIKAHI MANTAN SUAMI

Ibunda Sakha itu berkali-kali mematut diri di cermin kecil yang selalu wanita itu bawa-bawa ke mana pun ia pergi. Seraya merapikan kerudungnya, Ibu menjawab, “Cuma kenalan saja, Kha. Daripada kamu mengurung diri terus di rumah. Ibu sedih melihat anak Ibu nggak punya semangat. Ibu rindu anak Ibu yang dulu.”
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 564 kali sebagai cerpen singkat tentang ibu
Baca
+Pustaka
Aku Jenuh Menjadi Istrimu, Mas!

Aku Jenuh Menjadi Istrimu, Mas!

Sesungguhnya Mas Daris tidak pernah memberikan aku uang. Suatu saat, jika sudah besar, Caca pasti akan paham jika ibunya memiliki pekerjaan yang orang lain tidak tahu. Ibunya adalah seorang penulis terkenal, beberapa bukunya sudah diadaptasi menjadi film yang tayang bioskop. Dan hari ini aku mengajaknya jalan karena jenuh di rumah. Bagaimana tidak, semalam ibu mertuaku tidak memakan masakanku. Hanya karena ibu mertua tidak suka dengan sayur yang aku masak. Katanya keasinan.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai cerpen singkat tentang ibu
Baca
+Pustaka
Janji yang Tak Sempat Usai

Janji yang Tak Sempat Usai

“Aku lebih percaya cinta dari diskon bulanan online shop…” “Terserah kamu deh. Yang penting kamu ikut. Mau nggak mau,” ujar Ibu sambil berdiri, membawa mangkuk buah yang hampir kosong kembali ke dapur. Nayla menghela napas panjang. Dalam hati, ia bertanya-tanya kenapa hidupnya mendadak seperti cerita drama keluarga? Apa jangan-jangan Ibu sering nonton sinetron dan mulai terinspirasi?
10509 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai cerpen singkat tentang ibu
Baca
+Pustaka
ISTRIKU KUYANG

ISTRIKU KUYANG

millah "CINTA SI GADIS KUYANG" #part_6 #_cerbung #by: R.D.Lestari. Ia mengatakan bahwa malam ini akan pergi berburu. " Ibu mau ca*i makan malam ini. Kamu di rumah saja. Nanti Ibu bawakan a*i-a*i," bisik Ibu. Aku mengangguk pelan. Sebuah senyum terluas di wajah Ibu yang semakin cantik saja. Ibu melangkah pergi melalui pintu dapur dan aku kembali menemui suamiku yang sedang bercengkrama bersama keluarganya.
1036.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 810 kali sebagai cerpen singkat tentang ibu
Baca
+Pustaka
MALAIKAT PENCURI AYAH

MALAIKAT PENCURI AYAH

"Ada Yah, aku sudah masak, dan itu sudah tersedia di meja. Cucilah tangan, nanti aku buatkan kopi." Ya Tuhan ... Aku hanya bisa memejamkan mata mendengar Bunda mengatakan itu. Sungguh besar kesabaran bunda menahan perasaannya. Jika aku yang sebagai anak saja merasa sangat kecewa dan terluka, lalu bagaimana dengan ibuku yang merupakan istrinya,? Wanita yang sudah mendampinginya selama hampir 20 tahun, wanita yang telah menemaninya berjuang dari tidak memiliki apa-apa sampai punya rumah dan mobil. Wanita yang sudah melahirkan anak-anaknya lalu telah mendidik kami dengan penuh kasih sayang dan memastikan bahwa kami selalu menghormati ayah.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai cerpen singkat tentang ibu
Baca
+Pustaka
FANS

FANS

"He'eh. Ah, jadi ingat masa muda dulu. Saya dulu kenal sama suami pas lagi nonton film Satria Bergitar." Ibu itu malah menceritakan kisah kasih masa mudanya dengan suaminya dari jaman alif sampai yak. Nara cuma cengar-cengir mendengar cerita ibu itu. Kakinya mulai kesemutan karena terlalu lama bertumpu di satu titik saja. Beberapa calon pembeli juga terpaksa ia abaikan, takut kuwalat kalau memotong perkataan orang tua. Ibu itu terus saja bercerita, kadang juga diselingi tawa sambil memukul gemas lengan Nara dengan tangannya yang lumayan besar. Niat hati ingin mencari untung, yang ada malah remuk semua dipukul berkali-kali oleh ibu itu. Dapat lima saja customer yang seperti ini, pasti besok N
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai cerpen singkat tentang ibu
Baca
+Pustaka
Terkabulnya Do'a Sang Mantan

Terkabulnya Do'a Sang Mantan

"Ibu keramas lagi gih, nanti susah ngilanginnya kalo udah kering." Ibu pun berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan rambutnya dari selai tanpa menjawab ucapanku sedikitpun. Aku hanya menghela nafas dalam melihatnya. Rasanya itu campur aduk, sedih ada, pengen ketawa ada, merasa cape hati pun ada. 'Semoga Allah memberi yang terbaik. Bila memang berumur panjang semoga aku kuat serta ikhlas mengurusnya. Namun apabila pendek, semoga Allah merahmatinya.' gumamku dalam hati. Jujur, apabila seperti ini aku berharap beliau berumur pendek, aku kasihan pada Ibu yang sering menahan rasa sakit atas penyakitnya dan berkurangnya daya ingatan membuat beliau sangat memperhatinkan.' Huh. Akupun masuk ke dala
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai cerpen singkat tentang ibu
Baca
+Pustaka
Kado Biru Istriku

Kado Biru Istriku

jelas Ibu dengan santainya. Aku tersenyum getir mengetahui betapa mudahnya mereka menipu Ibu. Mereka memang pandai mengarang cerita sebaik ini. Ratu drama dengan putrinya. Pasangan yang klop. "Dan Ibu percaya mereka?" Ibu mengangguk. "Jak, Sisil itu teman baik Ibu. Dia tidak mungkin mengarang cerita sekeji ini, percaya sama Ibu."
1065.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai cerpen singkat tentang ibu
Baca
+Pustaka
Ibu Mertua Luar Biasa

Ibu Mertua Luar Biasa

Teringat masa-masa indah yang telah ia lewati bersama ibu mertuanya itu. "Dari wajahnya saya bisa melihat beliau ini tipe penyayang, lemah lembut dan bijaksana." Seseorang mengomentari foto tersebut. "Ibu mertua saya memang penyayang dan lembut pada saya, tapi tahukah kalian, ia pernah memukuli maling hingga babak belur bahkan membuat dua perampok tak sadarkan diri setelah dilempar menggunakan cobek." Tiba-tiba beberapa emoticon ngakak memenuhi komentar dari Anisa. Para pembaca merasa tertarik dan dibuat tertawa terbahak-bahak saat membaca komentar Anisa.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 762 kali sebagai cerpen singkat tentang ibu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status