Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

kata Arven. Namun, di saat yang bersamaan, sesuatu bergerak dalam diri mereka. Kristal ether milik Seraphine—yang kini tergenggam oleh Alarien—mulai bersinar. Tidak merah. Tapi biru—warna langit murni sebelum perang dimensi. Warna awal dari dunia yang belum ternoda. Arven meliriknya. “Mungkin belum terlambat.” “Mungkin ini bukan pengakhiran, tapi pintu awal yang harus kita rebut kembali,” jawab Alarien, suaranya kini tenang, namun tajam seperti sembilu.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as cerulean
Read
+Library
HALCYON

HALCYON

“Halo, maaf saya tadi ada urusan. Semoga kamu tidak kelamaan menunggu. Silahkan duduk” “Nama saya Kaivan, salah satu owner Kafe La Casa . Mungkin kamu udah denger dari Sheira kalau pemilik Kafe ini ada dua orang yakni saya dan Azrico. Nama kamu siapa?” lanjut Kaivan seraya mempersilahkan gadis didepannya duduk. “Selamat sore mas Kaivan, nama saya Leolina Namara panggilan saya Nara. Saya-“ “Kamu zodiaknya leo ya?” potong Kaivan.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as cerulean
Read
+Library
Putih Abu-abu

Putih Abu-abu

“Lo bawa cermin, ‘kan?” “Of course. Gue selalu bawa cermin di tas gue ke mana aja gue pergi. Yah, katakan ajalah cermin adalah benda yang nggak bisa jauh-jauh dari gue,” jawab Arabelle bangga yang membuat Carla memutar bola matanya dengan malas. Ia segera mengeluatkan cermin kecil yang seperti apa yang dikatakannya tak pernah ia tinggalkan itu. Lalu, cepat-cepat ia serahkan benda tersebut pada Carla. Jelas saja Carla menolak. “Lo aja deh yang lihat sendiri. Gue sih nggak berani, ya. Lo tau ‘kan gue anaknya penakut banget,” ucapnya sambil menahan tawa.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as cerulean
Read
+Library
Kesepakatan Hati: Ibu Pengganti Untuk Anak CEO

Kesepakatan Hati: Ibu Pengganti Untuk Anak CEO

Ternyata Bastian hanya menerangkan padanya tentang gelang itu. Ia lalu menunjuk batu lain yang berwarna biru kehijauan. “Yang ini namanya turquoise. Dipercaya bisa menangkal polusi dan hal negatif di sekitar kita.” Bastian lanjut menerangkan. “Yang ini, namanya rose quartz stone.” Bastian menunjuk batu kristal berwarna merah muda. “Disebut juga love crystal.” Pandangan mata Kanaya refleks beralih menatap wajah Bastian. Di saat yang sama Bastian juga melirik padanya.
9.83.1M viewsCompletedAdded to Library 83.2K Times as cerulean
Show Reviews (805)
Read
+Library
ririsputrinanda
Coba bisa di angkat ke Layar Lebar pasti di tunggu2 Releasenya nih. Dengan Aktor/Aktris yg tepat serta Sutradara yg bisa angkat Serial ini melebihi ekspetasi mengalahkan serial "Main Api" weTV ckckck... Mgkn judulny bisa jadi "Burning into the Fire" wkwkwk... Maaf yah Author, hnya imajinasi Saya ...
Widya Duwila
buat cerita sepanjang kehamilan anak perempuan kanaya juga, bagaimana bastian sangat posesif saat menjaga kanaya dan bastian sangat takut sampai kenzo tidur menendang perut ibunya bahkan sampai bastian gk bisa tidur buat jagain kanaya, juga kanaya ngidam. pkoknya seru nih, krna aku gk bisa move on...
Read All Reviews
Alstroemeria

Alstroemeria

000 tahun. Mengapa kekuatan spiritual elemen es milik Pangeran pertama berbeda dengan milik Tian Yi? Milik Tian Yi berwarna biru cerah saat ditransfer kepadaku, tapi milik Pangeran pertama mengapa menjadi Biru cerah bercampur hitam? Setelah mentransfernya Pangeran pertama mengajak aku kembali kerumah lembah langit, tapi saat kami berpamitan.
1015.6K viewsOngoingAdded to Library 374 Times as cerulean
Read
+Library
Anara

Anara

Dan menjadi neraka yang panas membakar disaat siang. Nama gadis itu Anara, Anara Carwen Sarendra. Putri tunggal Brama Sarendra, salah satu dari sepuluh orang paling berpengaruh di dunia. Kekayaannya tak dapat di hitung, belum lagi aset dan yayasan-yayasan yang di kelolanya. Membuat seorang Brama dan keluarganya, menjadi incaran para pencari berita.
9.92.8K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as cerulean
Read
+Library
Mercusuar

Mercusuar

“Terus, itu tadi, obat apa? Obat khusus? Obat apaan itu? Bikin kuku sama tangan gue gatel nggak?” “Nggak. Tenang aja. Itu barang umum. Kecuali elu ada alergi.” “Apaan?” tanyanya lagi tanpa terlihat antusias. “Kamper. Barang yang biasa dipake buat ngusir kutu baju.” “Yaollooo… Barang yang bulet-bulet putih yang bau itu? Yang biasa di lantai kamar mandi?” Tempurungku terangguk-angguk ke arahnya.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as cerulean
Read
+Library
Kebangkitan Sang Naga Emas

Kebangkitan Sang Naga Emas

"Kristal kuning," Anak tersebut tersenyum dan disambut tangan yang terbuka oleh orang tuanya. Kini giliran Pangeran Light berdiri di hadapan penguji, dia meletakkan tangannya dan warna kristal menampilkan warna biru safir. Warna langka yang jarang muncul. "Lihat biru safir," seru Rosaline terlihat ikut senang melihat warna kristal Pangeran Light.
1046.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as cerulean
Show Reviews (40)
Read
+Library
Jasmine
Karya apik, nagih, bikin ga bisa berenti bacanya! (⁠✿⁠ ⁠♡⁠‿⁠♡⁠) Untuk akak othor baik hati yang sudah mengizinkan promosi, bagi pembaca yang mungkin suka cerita romance, bisa kepoin juga karya yang berjudul 'Pura-Pura Amnesia' yuk. Terima kasih (⁠。⁠♡⁠‿⁠♡⁠。⁠)
Damaya
Luar biasa, karya yang selalu ditunggu update terbarunya selama satu tahun terakhir. Sampai akhirnya and, benar-benar keren, salut sama othornya...️ Mampir juga yuk keceritaku, walaupun dengan genre yang berbeda, tapi dijamin gak kalah keren dari othor satu ini kok... SUAMI MUDA NONA KONGLOMERAT
Read All Reviews
De Crepusculum

De Crepusculum

Lelaki yang berdiri tenang di hadapannya kini berkulit amat putih meski tak seputih dirinya, tapi warna kulit lelaki ini terlalu mencolok jika disandingkan dengan warga negara ini. "Ya." Kanzo mengangguk. "Ibuku orang Hiroshima. Dan bagaimana denganmu? It is clear that you are not native to this area," tebak Kanzo, "Kulitmu terlalu mencolok dan... matamu biru? Entah kenapa terlihat seperti ungu di penglihatanku," celoteh Kanzo. Ia terkekeh sembari mengelus seekor merpati putih yang sedari tadi memang ada di pelukannya. Tatapan matanya tak lepas dari Atha yang tampak begitu bersinar di bawah cahaya matahari senja.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as cerulean
Read
+Library
Scorpio

Scorpio

Semua siswi maupun siswa menyorakinya karena bauh dari tubuh Rava yang menyengat. Rava tidak memperdulikan, ia melanjutkan langkahnya hingga sampai di tiang bendera. Melepaskan kaca mata lalu membersihkan dengan seragam putihnya. Rava memakai kembali kaca mata itu, pandangannya sudah jelas. Ia mengangkat tangan untuk hormat ke bendera merah-putih yang berkibar di atas sana. Segerombol cowok yang sedang bermain basket tersenyum melirik Rava yang sedang sendirian.
82.1K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as cerulean
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status