Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesendirian

Kesendirian

Prolog : Setelah hujan reda kami lanjutkan perjalanan untuk pulang dan aku langsung masak makanan favorit anak kost adalah ‘indomie seleraku.’ Malamnya kembali hujan rintik-rintik datang dan membasahi teras halaman kost ku, petir yang begitu kuat, dan tiba-tiba lampu padam dan aku kesulitan untuk mencari lilin. Berharap lampu akan menyala malam ini tapi hampir 2 jam, belum nyala juga. Aku hampir terlelap dan hujan juga mulai redah dan esok pagi aku bangun kesiangan karena lelahnya semalaman. Karena aku bangun kesiangan dan akhirnya aktivitas menjadi tidak terlaksanakan. Aku kesal dan ingin memarahi diri sendiri karena terlanjur bangun kesiangan dan hanya bisa rebahan tapi sepertinya dia tak
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
KAMASEAN

KAMASEAN

Namun nyatanya, yang dapat disaksikan oleh Daniel hanyalah gundukan tanah itu dan sebuah nisan yang bertuliskan nama Leona. Daniel memejamkan matanya. Semestinya ia sudah bisa mengikhlaskan Leona. Ia tidak boleh berlarut-larut meratapi kepergian Leona dari waktu ke waktu. Hidup harus tetap berjalan. Daniel harus memulai kehidupan baru tanpa Leona. Namun, Daniel merasakan separuh dari hidupnya pun telah terkubur bersama jasad kekasihnya itu. Langit mulai gelap. Gumpalan awan hitam mulai berarak untuk mengantarkan hujan. Daniel bangkit berdiri. “Semoga tenang di sana, Sayang,” batinnya saat mengecup kepala nisan itu.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
FATAMORGANA

FATAMORGANA

Pria itu mengerutkan dahi kuat-kuat tak mengerti dengan pertanyaan Melisa. "Ada yang memanggil aku, Agam," ucap Melisa sambil matanya nanar seolah mencari-cari seseorang. "Kamu ini bermimpi, Dokter. Di sini itu di dasar jurang. Dan nggak akan ada yang bisa datang ke sini kecuali orang yang sudah tahu medannya tempat ini." Dokter Melisa tersenyum kecut mendengar kata-kata Agam, si pembunuh bayaran.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
DAISY

DAISY

Atau mungkin, Tuhan sudah tidak mengizinkan dia untuk menangis lagi. Terlalu banyak kehilangan membuat sifat tegar Daisy terbentuk. Peti mati Erisya sudah diturunkan ke liang lahat. Peti itu sedang ditimbun dengan tanah oleh beberapa orang, membuat Daisy tanpa sadar menarik napas dalam. Ada sesak yang tidak bisa dijelaskan. Bayang-bayang kepergian orang tuanya kembali terlintas. Daisy semakin mengeratkan genggamannya pada lengan Arthur. Lelaki yang kini sedang menatap peti Mamanya untuk yang terakhir kali itu, langsung menarik pinggang Daisy untuk lebih mendekat.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
Fantazia

Fantazia

“Kau ane-“ ucapanku terputus ketika aku mendengar jalan setapak di depan kami bergerak dan terbelah. Terkejut melihat ada mekanisme rahasia di sebuah gang gelap sepeeti ini, aku sangat tidak menyangka ada sebuah markas rahasia di sini. “Yap, inilah markas rahasia kami ehehehe, keren kan.” Philip menyombongkan mekanisme dari markas rahasianya. “Iyaa.. Iyaa... Terserah padamu saja lah,” jawabku datar.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Tak membiarkannya pergi. Setelah Baskara teliti, wajah Joi lebam dan terluka. Entah bekas manusia atau serigala, itu terlihat seperti cakaran. "Lo habis dibegal siapa?" Joita kesal. Ia ingin menepis tangannya tapi tak bisa. "Lepas, Bas." Baskara menggeleng sambil menelusuri wajah Joita. Sungguh ukiran yang estetik, keindahan luka itu benar-benar seni!
7.53.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
Quasar

Quasar

Setiap tarikan napasnya, bertambahlah sakit dan rindu di hati Reza. Bermenit-menit menangis, Reza duduk bersandar pada pagar jembatan. Sebelah kakinya tertekuk dan kaki satunya lurus lemas. Kepalanya beberapa kali dibenturkan ke pagar mencoba menghilangkan pening. Mata yang mulanya terpejam erat itu terbuka saat merasakan hawa kehadiran seseorang. Mata hitam legam Reza menatap tajam sepasang mata coklat teduh di depannya.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Konfrontasi di Celah Makna: Menghadapi Sang Arsitek Empat puluh delapan jam berlalu dalam ketegangan yang mendidih. Di perbatasan Sektor 0, di mana realitas bertemu dengan kehampaan murni, sebuah struktur raksasa yang menyerupai sabit mekanis berukuran ribuan kilometer muncul dari kegelapan. Inilah kapal utama dari The Void Architect. Dari dalamnya, terpancar gelombang "Apathy"—sebuah energi yang mencoba membuat setiap makhluk hidup kehilangan keinginan untuk eksis.
988 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Boom boom boom!
1041.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai chasm
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Nickie
izin promosi: judul: kehidupan kedua pangeran author: nickie yang suka cerita regresi, misteri, menyelamatkan keluarga dan bumbu romance bisa dicoba baca di sini... saya tunggu sarannya ya untuk perbaikan ke depan
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status