Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tes

Tes

Aura Lika 12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
Halcyon

Halcyon

Ia mencabut pisaunya, membuka ikatan dan menarik sapu tangan dari mulut Tuan George. "Jangan pernah berurusan dengan iblis!" Keysa keluar, menutup pintu mobil dengan kencang. Ia berlari dengan langkah ringan, tertawa keras melewati jembatan. Keysa membuka sarung tangan dan penutup kepalanya, merobeknya dengan pisau, membuang ke sungai. Dia semakin tertawa. "FUCK YOU, GEORGE!"
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
De Crepusculum

De Crepusculum

. يسئله من فى السموات و الارض, كل يوم هو فى شاءن. فباي الاء ربكما تكذبن. سنفرغ لكم ايه الثقلن. فباي الاء ربكما تكذبن. يمعشر الجن و الانس ان استطعتم ان تنفدوا من اقطار السموات والارض فانفذوا, لا تنفذون الا بسلطان. فباي الاء ربكما تكذبن. يرسل عليكما شواظ من نار و نحاس فلا تنتصران. فباي الاء ربكما تكذبن. فاذا انشقت السماء فكانت وردة كالدهان. فباي الاء ر بكما تكذبن. فيومئذ لا يسئل عن ذنبه انس ولا جان. " "Astaghfirullah!" jerit Atha- yang menikmati qiroah Qur'an Kanzo yang duduk dibalik pohon- terpeleset.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
Dynasia

Dynasia

Batin Asia. Please, Dyl. Pergi jangan sampai gue gagal move on cuma gara-gara Dimsum. Bodoh banget, sih, gue! Murahan banget, sih, hati gue ini! Sialan! Desis Asia dalam hati. Entah sudah seberapa kuat Asia berusaha melawan semesta. Dan entah kenapa semesta selalu tidak berpihak padanya. Asia kurang yakin apakah dia bisa move-on dari Dylan atau tidak?
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

Aku bersyukur saat hujan jatuh membasahi bumi karena itu berkat yang harus di syukuri dan begitu juga dengan kesendirian yang aku jalani sekarang, aku harus menjalaninya dengan kebahagiaan dan menjaga diri sendiri dengan baik adanya. Esok hari aku rencana mau ke Taman yang dekat dari kosan, tapi keadaan di luar lagi tidak baik masih dalam penjagaan ketat. Semoga sore nanti cuacanya cerah, sudah lama aku tidak lari sore karena malasnya selalu sendiri kemana-mana. Tiba-tiba suara HP ku berdering dan aku angkat ternyata yang menelepon adalah sepupu/anak dari udak ku/adik laki-laki saudara papa yang di kampung dan anaknya bernama Tiur, dan tinggal di Porsea.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
KAMASEAN

KAMASEAN

Namun nyatanya, yang dapat disaksikan oleh Daniel hanyalah gundukan tanah itu dan sebuah nisan yang bertuliskan nama Leona. Daniel memejamkan matanya. Semestinya ia sudah bisa mengikhlaskan Leona. Ia tidak boleh berlarut-larut meratapi kepergian Leona dari waktu ke waktu. Hidup harus tetap berjalan. Daniel harus memulai kehidupan baru tanpa Leona. Namun, Daniel merasakan separuh dari hidupnya pun telah terkubur bersama jasad kekasihnya itu. Langit mulai gelap. Gumpalan awan hitam mulai berarak untuk mengantarkan hujan. Daniel bangkit berdiri. “Semoga tenang di sana, Sayang,” batinnya saat mengecup kepala nisan itu.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Tak membiarkannya pergi. Setelah Baskara teliti, wajah Joi lebam dan terluka. Entah bekas manusia atau serigala, itu terlihat seperti cakaran. "Lo habis dibegal siapa?" Joita kesal. Ia ingin menepis tangannya tapi tak bisa. "Lepas, Bas." Baskara menggeleng sambil menelusuri wajah Joita. Sungguh ukiran yang estetik, keindahan luka itu benar-benar seni!
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai chasm
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status