Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rapuh

Rapuh

Ceklek Sandy terkejut saat melihat Syam yang babak belur akibat pukulan seseorang, dan Sandy yang tidak tahu permasalahannya justru menatap Syam dengan penuh kecurigaan. "Syam, apa yang terjadi?!" tanya Sandy. "Gue dikeroyok San." jawab Syam memutuskan untuk segera masuk dan duduk di kursi. Sandy pun segera menutup kembali pintu dan mulai mengintrogasi Syam yang masih merasa kesakitan. "Dikeroyok, memangnya lo melakukan apa di luar rumah Syam?" tanya Sandy menatap wajah Syam dengan tajam.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai chord nadin amizah - rumpang
Baca
+Pustaka
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

Ucap Rio "Kakak setuju dengan kamu Rio" Puji kak Sasa "Yaudah kita mulai sekarang latihannya ya" Lanjut kak Sasa. (Rindukan Dirimu) Berjanjilah wahai sahabatku Bila kau tinggalkan aku Tetaplah tersenyum Meski hati sedih dan menangis Kuingin kau tetap tabah menghadapinya Bila kau harus pergi
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai chord nadin amizah - rumpang
Baca
+Pustaka
Menantu Pilihan Bukan Pemilik Hati

Menantu Pilihan Bukan Pemilik Hati

Nadina melangkah cepat dan melihat siapa yang sedang Rukmi tangisi itu. Tubuh kecil Azif terbaring di sana, matanya menutup, bibir tipisnya mengatup manis namun pucat. “Ibu, ini.., tidak mungkin!! Azif!! Tidak, Bu! Azif masih hidup!! Dia menolongku mengeluarkan Adnan tadi! Bu, ini bukan Azif ‘kan?!” sergah Nadina histeris. Rukmi memegang pundak Nadina lalu segera memeluk wanita itu.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai chord nadin amizah - rumpang
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

POV Nada Aku tengah menyusut air mataku dengan kain kerudung. Pun Azmi. Kami sedang menitikkan air mata berharap dengan air mata ini semua kesedihan akan segera menjadi kebahagiaan. "Pokoknya sekali enggak tetep enggak." "Oke. Kalau Mas Azzam gak mau. Caca gak mau diajak olahraga bareng lagi."
9.9124.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai chord nadin amizah - rumpang
Baca
+Pustaka
Noda Dalam Semalam

Noda Dalam Semalam

“Mas Rama!” “Iya ini aku kenapa terkejut begitu?” “Kok mas ada di sini?” tanya Seruni bingung, apa Rama ada hubungannya dengan keluarga suaminya. “Oh itu, Pak Arsen salah satu donatur di panti tempat aku biasa berkunjung dan kami bertemu di sana,” kata laki-laki itu sambil tersenyum muram. “Dia laki-laki yang sangat baik sayang sekali-“
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 404 kali sebagai chord nadin amizah - rumpang
Baca
+Pustaka
My Cold Husband Is A CEO

My Cold Husband Is A CEO

Tatapan mengintimidasinya menatap Amora tajam. "Enggak! Aku gak ada fitnah kamu." Bantah Amora. "Nad, kamu percayakan sama aku kalo aku gak mungkin kaya gitu?" Amora menatap Nadin dengan kesedihannya. Nadin mengangguk membalas ucapan Amora lalu membawa tubuh sahabatnya itu ke dalam pelukannya.
1029.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai chord nadin amizah - rumpang
Baca
+Pustaka
Derita Istri Pertama

Derita Istri Pertama

Kenapa Nada selalu mengaitkan hal ini dengan Rumi dan Rahman? Jarum jam terus berputar sangat cepat. Tanpa terasa waktu sudah banyak berlalu sejak aku masuk kesini. Sudah ada orang yang adzan di dalam musola rumah sakit ini. Beberapa pria yang sepertinya keluarga pasien juga sudah masuk dengan tubuh terbasuh air wudhu. Kakiku segera melangkah keluar menuju tempat wudhu di samping musola. Aku baru saja akan mengambil wudhu saat suara hpku yang berdering membuyarkan lamunan. Nama Rumi terpampang di layar hpku. "Halo Assalamualaikum Rum." Sapaku dengan suara lesu.
25.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 881 kali sebagai chord nadin amizah - rumpang
Baca
+Pustaka
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

gumamnya akhirnya. “Iya, toh umur kamu masih 25. Masih lima tahun lagi sebelum angka 30,” kata Tama, mencoba menyemangati, tapi nadanya justru membuat ruang itu hening sejenak. Nadira tersenyum tipis. Bukan karena lega, tapi karena ingin menyembunyikan keretakan yang mulai terasa dari dalam. Di sudut benaknya, mengalun pelan sebuah lirik lama yang ia dengar dari kaset ibu, “Kau takkan pernah mengerti sedihku, sebagaimana matahari takkan pernah memahami rembulan...”
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 832 kali sebagai chord nadin amizah - rumpang
Baca
+Pustaka
Tiada Lagi Ombak Namamu

Tiada Lagi Ombak Namamu

Sinta Lioda sudah menantikan pertunangan yang disiapkan selama setahun ini, tapi acara tersebut justru berubah menjadi lelucon akibat kedatangan cinta sejati tunangannya dari luar negeri. Dia ditinggalkan oleh Ronald di hadapan semua orang. Bahkan, saat mengejarnya dalam keadaan kacau, Sinta mengalami kecelakaan mobil hingga koma. Semua orang menunggu untuk melihat bagaimana Sinta yang biasanya suka sewenang-wenang itu, membalas dendam pada perempuan cinta sejati itu begitu dia terbangun. Namun, ketika sadar, dia seperti menjadi orang yang berbeda. Dia tidak membuka mata dan langsung membuat keributan untuk bertemu Ronald, tidak menelepon pria itu terus-menerus, tidak pula mencari masalah de
616 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai chord nadin amizah - rumpang
Baca
+Pustaka
Aku Lumpuh  Kau Selingkuh

Aku Lumpuh Kau Selingkuh

Manis juga sihh. "Bang! Kamu setia sama Mbak Afi yang lumpuh. Ngga kepikiran cari selingan gitu?" Tanya Linda. Kalau sudah memanggil "Bang" artinya Linda sedang berbicara santai bukan lagi masalah kerjaan.
1016.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 607 kali sebagai chord nadin amizah - rumpang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status