Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

"Ambillah! Ini gratis untukmu!" "Terima kasih!" Qu Cing menggambil roti tersebut dan duduk memakannya. "Namaku Shaka. Sepertinya, kau bukan orang sini! Apa kau ingin menemui seseorang di tempat ini?" ujar penjual roti itu sambil menuangkan segelas air dan memberikannya kepada Qu Cing.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai chu qiao
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Donat Mblondo
Maaf ya... dua hari ini libur update dulu. karena saya habis melahirkan dan posisi masih di rumah bidan, jadi tidak sempat menulis. Saya usahakan, hari Senin mulai menulis lagi untuk melanjutkan ceritanya. Terima kasih ^^
Nuada Airlangga
tak kasih nama Jawa 'kepong taine sapi',buyut Cili penunggu desa Kemiren,Sunar udara rawatane buyut Cili,kalo nama desa bnyak yg lucu 'tegal campak,tamansuruh,kali bendo,Puthuk petung, Gedangan,siwuran,kedaleman'......
Baca Semua Ulasan
Elena

Elena

pinta Elena. "Baiklah,kita singgah. Handi memberhentikan mobil. Di lapak penjual "Hayu,neng.Buah-buahnya manis-manis. Ada apel,jeruk,anggur,mangga,pir,semangka,salak.Mau buah apa?"tanya pedagang. "Manis gak,bu?" Ntar kecut lagi, kecewa deh. "Dijamin atuh, kalau gak manis,gak bakalan Ibu jual. Boleh dicicip dulu"
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai chu qiao
Baca
+Pustaka
CHAYYARA

CHAYYARA

Dua langkah. Tiga langkah. Empat langkah. Semakin dekat. Mereka mengeluarkan sesuatu dari dalam tuxedo yang mereka kenakan. Dan nae pi ttam nunmul nae pi ttam nunmul Ketujuh pria itu langsung menyodorkan satu tangkai mawar merah. Sehingga ada tujuh tangkai mawar yang diterima Chayyara. DUAR Layar besar di hadapan Chayyara bersinar terang dan langsung menunjukan tulisan. 'Happy Sweet Seventeen, Chayyara Bilqis'
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai chu qiao
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriesoursriri
“Aku sudah dapat mencium aromanya.” Aria tertawa. Tangannya meraih ke dalam kantung tersebut, mengeluarkan isinya. Sesuai dengan apa yang Iris katakan, kantung tersebut berisi kue kering dengan berbagai bentuk dan rasa. “Tidak hanya coklat, ada beberapa yang lainnya.” “Kapan kau membeli ini?” tanyanya. Aria dapat merasakan kalau Iris sedang berusaha tidak terdengar senang.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai chu qiao
Baca
+Pustaka
Chandra

Chandra

"Sendirian aja Qin, yang lain kemana?" "Pada beli makan." Aqin menyodorkan sebungkus rokok pada Chandra. Chandra mengambilnya dan mengeluarkan sebatang rokok lalu menaruh sisanya ke atas meja. Ia menyalakannya dengan pematik dan mulai menghisap asapnya. "Arga juga?"
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai chu qiao
Baca
+Pustaka
Feng Ru Ai

Feng Ru Ai

Tanya Chenyu yang merupakan asisten menejer sekaligus anak pemilik rumah pelacuran Qujin. "Dimana menejer Chong?" Tanya Muan mengabaikan pertanyaan Chenyu "Tks, kau kebiasaan mengabaikan pertanyaan orang lain" dengus Chenyu kesal. "Karena pertanyaanmu tidak penting!" Balas Muan cepat
912.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai chu qiao
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Lu Xiao... Kak Qingwu menitipkan sepucuk surat untukmu... Tapi... aku tidak tahu... apakah seharusnya aku memberikannya kepadamu atau tidak..." Chu Wanzhou mengalihkan pandangannya ke arah lain, matanya menyimpan sesuatu yang ingin dikatakan namun tidak jadi terucap. Lu Xiao terdiam di tempat, tidak tahu harus memulai dari mana. Nama lengkap Kak Senior itu adalah Ye Qingwu. Gadis yang dulu pernah merebut biskuit beruang kecilnya—dan menjanjikan pertemuan kembali di universitas di Chuandu.
1010.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai chu qiao
Baca
+Pustaka
Rainkarnasi Jiwa Pengembara: Kehidupan Setelah 10000 Tahun

Rainkarnasi Jiwa Pengembara: Kehidupan Setelah 10000 Tahun

Sosok paruh baya dengan jubah panjang berwarna hijau tua, rambut sebagian memutih namun tertata rapi, dan sepasang mata tajam yang memancarkan wibawa serta ketegasan seorang pemimpin. "Master Bai," panggilnya dengan suara datar namun berwibawa. Langkah kakinya tenang, namun setiap gerakannya memancarkan tekanan spiritual yang tak bisa dianggap enteng. Dialah ketua atau pemilik Paviliun Qian Hua, Qian Chen.
9.821.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai chu qiao
Baca
+Pustaka
Demon Emperor

Demon Emperor

Kata Kaisar Zhou Ming. "Namaku yang sebenarnya adalah Chu Yi Lian (楚玉蓮 'Chu Yu Lian' | 玉蓮 = Teratai Giok), jika aku sedang menyamar sebagai pria, namaku Chu Yu, kau boleh terus memanggilku Chu Yu. Aku adalah putri satu-satunya dari Ketua Sekte Tian Xin Chu De Hua." Kata Chu Yu.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 437 kali sebagai chu qiao
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

tanya si Kumis Panjang seraya mengelus-elus kepalan tinjunya. Si Pemilik Kuda membuka mulut, hendak beradu argumen dengan si Kumis Panjang. Akan tetapi, saat retina matanya menangkap sebuah cincin berbentuk kepala macan kumbang melingkar di jari telunjuk lawan, nyali lelaki itu seketika menciut. Tanpa sadar, kakinya bergerak mundur. Si Kumis Panjang bersikap seolah-olah tak melihat perubahan air muka si Pemilik Kuda.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai chu qiao
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status