Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ANNORA

ANNORA

Manda melihat Luna yang mendekati mejanya seusai memesan minuman dari meja barista lalu duduk dihadapannya. "Aneh banget,nih,cafe, namanya doang Garden Coffee tapi konsep dalamnya vintage," ucap Manda seraya terkekeh pelan. Luna tersenyum melihat Manda sejenak bisa melupakan masalahnya tadi, dia cukup mengerti bagaimana berpengaruh yang Radit di kehidupan cewek itu. Tidak heran jika Manda cukup terpukul mengetahui bahwa Radit sudah tidak ada.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as cinders
Read
+Library
Jatah Malam Untuk Mertua

Jatah Malam Untuk Mertua

"Sindi…" *****
9.7434.7K viewsCompletedAdded to Library 15.2K Times as cinders
Read
+Library
Liara

Liara

Hagan melanjutkan membaca kalimat-kalimat yang berisi poin-poin dirinya yang Liara tulis di kertas itu. "Rambutnya hitam, berpotongan pendek. Kulit putih, mirip vampir. Kau pernah lihat vampir?" Liara mengangguk. "Edward. Di film." "Iris matanya hitam, gelap. Gigi taringnya bagus." Hagan tertawa di poin terakhir. Baru kali ini ia tahu ada orang yang memuji gigi taring orang lain. "Ada tahi kecil di tengkuk dan dekat rusuk. Paling benci jika kakinya disentuh saat tidur."
9.534.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as cinders
Read
+Library
FIORE

FIORE

wanita tersebut membalas. Anna melirik ke arah Iris sejenak, seolah memberikan isyarat untuk menunggu. Iris hanya mengangguk dan memahami bahwa sekarang itu adalah tugasnya. Setelah itu, Iris mengambil beberapa langkah menjauh, membiarkan adiknya berbicara dengan wanita tersebut. Ia menatap kotak di hadapannya dan melihat sebuah cincin serta gelang perak sederhana dengan batu merah di tengahnya. Iris mengambil gelang tersebut untuk melihat batunya dan batu itu disebut dengan nama Jasper.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as cinders
Read
+Library
LILY

LILY

Hanya dengan menggunakan sidik jarinya ia bisa masuk ke dalam unit apartemen Lily. Begitu masuk ke dalam aroma campuran vanila dan lavender langsung masuk ke dalam indra pembaunya. Aroma yang sangat memabukkan untuk dirinya. Bagaikan candu yang selalu ingin ia hirup setiap saat. Sepertinya Lily memiliki aroma pengharum ruangan yang sama dengan parfum yang biasanya dipakai. Terlihat sekilas apartemen tersebut rapi dan teratur.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as cinders
Read
+Library
ARINDA

ARINDA

Bayang-bayang yang sangat dibencinya. Tujuh tahun Zayn tersiksa dengan rasa benci kepada gadis itu. Ia selalu bertanya-tanya kapan Ia dapat membalaskan dendamnya. Kapan Ia dapat membalas untuk menghancurkan gadis itu sama seperti saat dia dihancurkan.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as cinders
Read
+Library
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Teman barunya itu tidak sedang beristirahat, jemarinya yang panjang bergerak lincah di atas sebuah hamparan permadani kecil, menaburkan butiran halus yang berkilau seperti serpihan bintang yang jatuh ke bumi. "Ini bukan sekadar pasir, Celestine." bisik Nara, suaranya parau namun penuh gairah. "Ini adalah Kohl-Zandari. Pasir yang lahir dari jantung gunung berapi yang membeku di bawah Gurun Merah. Di negeriku, ini adalah bahan terlarang. Para tetua alkimia menyebutnya sebagai pengkhianat cahaya."
9.821.1K viewsCompletedAdded to Library 843 Times as cinders
Read
+Library
Bukan Cinderella

Bukan Cinderella

Bola matanya yang berwarna cokelat gelap memandang langit-langit kamar dengan tatapan kosong. Gadis itu lalu mengambil ponsel yang terletak di atas meja belajar. Tangannya otomatis membuka aplikasi W******p, menilik story dari kontak-kontak yang ia punya. Beberapa temannya tampak mengupload momen-momen menyenangkan, entah jalan-jalan dengan keluarga dan teman atau movie date dengan pasangan. Evan mengupload foto saat ia tengah mengikuti audisi tim voli.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as cinders
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

Dan kue brownies, untuk merayakan anniversary kami yang tertunda. Sesampainya aku di tempat peristirahatan Alena, aku tersenyum sumringah menyapanya, meski tidak ada jawaban. Kutaburkan bunga, kuletakkan buketnya di depan nissan dan baju-baju bayi di sampingnya.
1024.6K viewsCompletedAdded to Library 934 Times as cinders
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status