Rayuan Maut Para Tetanggaku
Ia berdiri dan langsung menghampiriku, melingkarkan lengannya di leherku tanpa ragu.
"Nggak mungkin saya melewatkan undangan dari kalian," balasku, sedikit berteriak agar terdengar. Aku merangkul pinggangnya, menariknya hingga menempel erat. Cindy mengenakan gaun mini yang sangat berani, dan sentuhan kulitnya yang hangat langsung memicu libidoku.
"Kenalin, ini teman-teman aku yang tadi di gym. Ini Sherly, dan ini siska," Cindy menunjuk dua temannya yang sudah memegang gelas cocktail.