Suami Malang Tunarunguku
Ciuman yang perlahan berubah menjadi lebih dalam, namun bukan terburu-buru, melainkan saling menyalurkan rindu yang sudah lama terpendam.
“Aku milikmu malam ini, dan selamanya, Liam. Tubuh dan hatiku hanya untukmu,” bisik Jennie di sela-sela pelukan mereka.
Liam menatapnya lama, lalu memeluk erat tubuh istrinya. Mereka tidak terburu-buru menyentuh satu sama lain. Malam itu mereka saling mengenal kembali, memulihkan luka-luka lama, menyalakan kembali cinta yang telah lama tertidur. Suasana menjadi sakral, penuh kasih, dan menjadi awal baru dari kehidupan mereka sebagai suami istri yang sebenarnya.
Hot Chapters