Celine (Babysitter Kesayangan Tuan Aksara)
“Kamu mengijinkan?”
Celine terdiam lama. Wajah yang tadinya semringah bahagia kini mendadak sendu. Ia menundukkan pandangan, tanpa ada sepatah kata pun yang terucap dari bibir kecilnya.
“Sayangnya saya tidak bisa mencintai wanita lain. Kamu tahu, dalam kaca mata saya, kamu adalah wanita yang sempurna. Bagaimana saya mendua sedangkan hati saya sudah terisi sepenuhnya oleh kamu, Sayang. Yang ada, saya yang akan tersiksa.”