Home
"Aku jadi pengen peluk Mbak Mutia."
"Makan dulu, baru peluk aku."
"Oh, iya, Mbak. Nginep di sini mau, nggak? Kayaknya Mas Biru kangen."
Mutia itu banyak tertawa kalau berada di dekat Runalla. Dia tak banyak bertemu orang setelah rumah tangganya berantakan. Rasa percaya dirinya tergerus habis, hanya tersisa penat serta ingin menyerah karena tidak mampu membendung seluruh kalimat yang Rey lontarkan padanya. Ada pula simtom post traumatic stress yang mengakibatkan kesejahteraan psikologisnya sangat rendah, Mutia menjadi: tidak bisa menerima diri apa adanya, sulit memiliki relasi positif dengan orang lain, masih berusaha keras untuk mandiri, sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan, tidak tahu
Bab Populer