Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Callista: Bukan Sugar Baby Biasa

Callista: Bukan Sugar Baby Biasa

Hanya dalam satu deringan, telepon dari Brlla sudab diangkat. "Ada apa?" Suara yang terdengar sangat familiar menjawab. "Katanya perempuan yang menggoda Harvie itu sedang hamil," beri tahu Bella tanpa basa-basi atau sapaan. "Jalang itu hamil? Apa artinya dia selamat?" Rekan bicara Bella bertanya, "Oh, apa anda melakukan sesuatu padanya?" Bella mulai berjalan ke arah fakultasnya.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai coklat bella
Baca
+Pustaka
CINTA LAMA BELUM USAI

CINTA LAMA BELUM USAI

Fokus membantu orang tua di rumah dan sesekali ikut ke ladang untuk panen coklat. IM_SRI Awas kau ya. Akan ku temui dan akan aku jambak rambutmu udah ngatain aku. Atau kau mau aku matikan aja? Aku ada saudara yang bisa dengan segera mengirimmu ke neraka, pelakor. Gina tertawa saja melihat pesan yang masuk itu. Ternyata kesabaran seorang Melda itu tidak ada. Hanya mulutnya saja yang lancip mengutuk dan meneror orang lain sementara saat dia di singgung, dia tidak terima.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai coklat bella
Baca
+Pustaka
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

Tak sanggup menyebutkan mengenai dua jenis pakaian dalam yang dia inginkan, akhirnya Naira pasrah dibawa kembali ke kasur dan dipakaikan piyama. Matanya menolak menatap Bastian karena terlalu malu. “Ini. Cepat minum!” Bastian menyodorkan mug berisi cokelat hangat. Naira melongo sejenak menatap mug itu. ‘Ternyata dia di dapur untuk bikin cokelat hangat ini.’ Serasa ada gelombang hangat di hati Naira. ‘Mungkin dia sebenarnya gak jahat-jahat amat.’
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai coklat bella
Baca
+Pustaka
Carabella's Secret

Carabella's Secret

"Kamu bisa tau semuanya kecuali, pikiran manusia." -Carabella- Bandung, 08:30 10 tahun kemudian. Bibi mengetuk pintu kamar majikannya. “Non, bibi masuk ya?” Tak ada sahutan. Bibi memaklumi itu. Ceklek Tidak ada orang. Saat akan kembali keluar, bibi melihat siluet seseorang dari arah balkon.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai coklat bella
Baca
+Pustaka
Gadis Nakal Milik CEO

Gadis Nakal Milik CEO

Seperti orang-orang di sekitarnya bertanya. "Aku belum menikah, Lolita. Dan aku sedang mengambil waktu istirahat dari aktivitas modelingku, sampai aku selesai melahirkan," jawab Nola masih dengan tersenyum. Dia lalu teringat kalau dia juga sudah membeli coklat untuk Lolita. Meski, dia tidak tahu persis coklat seperti apa yang disukai gadis itu, dia tetap membelinya. "Aku juga membeli ini untukmu." Nola menyerahkan satu tas belanja di sisinya yang berisi dua kotak dark coklat.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai coklat bella
Baca
+Pustaka
MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

Ia mengucek matanya sebentar, lalu seketika membelalak terkejut saat menangkap pemandangan tak biasa di dekat stroller yang ia duduki. Ada sebuah buket bunga mawar merah yang cantik bersanding manis dengan beberapa batang cokelat Dubai yang sedang viral di media sosial, lengkap dengan lelehan pistachio dan kunafa yang menggoda di dalam kemasannya. “Turunkan aku, Mom! Turunkan!” seru Nora mendadak antusias. Rasa kantuknya menguap begitu saja. Matanya kini berbinar secerah mentari pagi, dan senyum manis langsung terkembang lebar di bibir mungilnya. “Wow! Ini cokelat punya siapa, Mom?”
1060.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai coklat bella
Baca
+Pustaka
Janda Cantik, Ibu Kosku

Janda Cantik, Ibu Kosku

Bu Rara. Pemilik kos ini memang terkenal di sekitar sini. Bukan karena kosannya yang mewah, tapi karena pemiliknya yang masih muda, cantik jelita, dan statusnya yang masih janda. Usianya baru menginjak 27 tahun, tapi pesonanya jauh melebihi wanita-wanita seusianya. Ada aura kedewasaan yang bercampur dengan keluguan yang seolah dipalsukan, membuat siapa saja yang melihatnya pasti akan tergoda.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai coklat bella
Baca
+Pustaka
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Saat aku masih belum puas, Liam mendekat dan menyodorkan segelas minuman. "Aku nggak minum lagi. Hari ini sudah terlalu banyak minum, kalau lanjut lagi aku nggak bisa pulang," tolakku sambil menahan sensasi aneh di bawah sana. "Ini bukan alkohol, ini jus pereda mabuk. Minum sedikit saja agar perutmu lebih nyaman.” “Apa kamu merasa nggak enak badan? Aku melihatmu terus duduk di pojok sendirian. Bagaimana kalau kuantar pulang saja sekarang?"
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai coklat bella
Baca
+Pustaka
Terjerat Obsesi Gila Duda Anak Dua

Terjerat Obsesi Gila Duda Anak Dua

"Tan, gue lagi gak mood becanda." "Gue juga gak becanda, kok. Cimory emang enak, kan?" "Apalagi yang yogurt rasa coklat. Bella suka itu! Tante artis kapan bawain coklat batangan lagi ke rumah?" Tiba-tiba sebuah suara cempreng ikut menimpali diseberang sana. Bella lah pelakunya.
9.879.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai coklat bella
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Bella,kwmu isengnya keterlaluan....sampai berantem segala..... Nurhayati....hati hati kalau janji sama anak kecil....harus ditepati Waaah...Devia bakalan jenguk pak Aksa,nih.... Teman teman paparazzi....ada berita hangat headline nih.........
Indri saputra
ceritanya bagus bgt, dan gak nyangka dikira bakalan jadi sama si papa tau²nya ada pemain dari novel sebelumnya......... kenapa pemainnya saling bersangkutan yaa mih? jadi membingungkan....hehehee semangat terus untuk novel² selanjutnya yaa mih ......
Baca Semua Ulasan
Cokelat Valentine Rasa Darah

Cokelat Valentine Rasa Darah

Bekas darah dan tanah terlihat samar menyelimuti cokelat itu. Dia menatap kosong, seolah kehilangan jiwanya. Lalu, seperti kerasukan setan, dia menjejalkan cokelat itu ke dalam mulutnya dan mulai mengunyah. "Enak? Cokelat rasa darahnya enak?" ucapku dengan suara jijik dan benci. "Seenak cokelat yang dibuatkan Citra untukmu?" Aku lanjut bertanya. Setiap kata menusuk-nusuk hatinya.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai coklat bella
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status