Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tertawan Gairah CEO Arogan

Tertawan Gairah CEO Arogan

"Tidak masalah, aku senang, aku bangga padamu sayang." Rico dan Rose di belakang juga ikut tersenyum, mereka melanjutkan perjalanan mencari oleh-oleh, mereka tiba di toko Rausch Schokoladenhaus itu rumah coklat Rausch di Berlin adalah salah satu factory outlet yang memproduksi berbagai jenis coklat mulai dari rasa, ukuran, dan bentuk yang bermacam-macam, salah satu coklat Kakao ini sangat diminati banyak orang. Mereka menyediakan berbagai coklat dengan tatanan bertingkat yang terlihat rapi dan unik biasanya mereka ada di dalam kemasan box yang sudah diletakkan berbagai jenis coklat sesuai permintaan pembeli, di sana juga menyediakan beberapa minuman olahan dari coklat dan juga minuman kopi,
102.6K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as coklat bella
Read
+Library
CLBK (Cinta Lama Biar Kembali)

CLBK (Cinta Lama Biar Kembali)

Sembari menunggu pesanan, mereka kembali mengobrol. “Lo suka gak, perubahan wajah lo ini?” Kirana bertanya. Dalam hati ia bangga sudah membuat perubahan sedrastis ini untuk Ayu. Karena dipoles sedikit saja, Ayu yang memang dasarnya sudah ayu, berubah secantik artis korea idolanya, Song Hye Kyu. Dalam hati dia penasaran, kenapa Ayu tidak pernah merias dirinya. Apa dia sayang uang untuk membeli kosmetiknya atau bagaimana?
1020.8K viewsCompletedAdded to Library 664 Times as coklat bella
Show Reviews (24)
Read
+Library
Esterina Allen
:D :D :D Sumpah ih baru baca satu kalimat langsung baper. Abis ngajakin putus gitu. Trus aku langsung sedih deh. Oke, aku akan bertahan. ini baru satu bab ... masih ada beberapa bab lagi. awas kalo nggak happy ending, aku bakal nangis.
Buah_Kaktus
Aa, Neng ikhlas klo Aa nikah ma sahabat Neng. Mamah Aa pun lbh suka ma Desi karena suka ngirim2 masakan kan? Neng ikhlas Aa, Aa harus patuh ma orang tua... dadah Aa, mdh2n ada keajaiban selanjutnya.. apa kudu Neng kirim2 masakan juga le mamah Aa? 😁😁 Seru Thor, lajut kuy...
Read All Reviews
Callista: Bukan Sugar Baby Biasa

Callista: Bukan Sugar Baby Biasa

Hanya dalam satu deringan, telepon dari Brlla sudab diangkat. "Ada apa?" Suara yang terdengar sangat familiar menjawab. "Katanya perempuan yang menggoda Harvie itu sedang hamil," beri tahu Bella tanpa basa-basi atau sapaan. "Jalang itu hamil? Apa artinya dia selamat?" Rekan bicara Bella bertanya, "Oh, apa anda melakukan sesuatu padanya?" Bella mulai berjalan ke arah fakultasnya.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as coklat bella
Read
+Library
CINTA LAMA BELUM USAI

CINTA LAMA BELUM USAI

Fokus membantu orang tua di rumah dan sesekali ikut ke ladang untuk panen coklat. IM_SRI Awas kau ya. Akan ku temui dan akan aku jambak rambutmu udah ngatain aku. Atau kau mau aku matikan aja? Aku ada saudara yang bisa dengan segera mengirimmu ke neraka, pelakor. Gina tertawa saja melihat pesan yang masuk itu. Ternyata kesabaran seorang Melda itu tidak ada. Hanya mulutnya saja yang lancip mengutuk dan meneror orang lain sementara saat dia di singgung, dia tidak terima.
8.3K viewsCompletedAdded to Library 258 Times as coklat bella
Read
+Library
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

Tak sanggup menyebutkan mengenai dua jenis pakaian dalam yang dia inginkan, akhirnya Naira pasrah dibawa kembali ke kasur dan dipakaikan piyama. Matanya menolak menatap Bastian karena terlalu malu. “Ini. Cepat minum!” Bastian menyodorkan mug berisi cokelat hangat. Naira melongo sejenak menatap mug itu. ‘Ternyata dia di dapur untuk bikin cokelat hangat ini.’ Serasa ada gelombang hangat di hati Naira. ‘Mungkin dia sebenarnya gak jahat-jahat amat.’
107.0K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as coklat bella
Read
+Library
Carabella's Secret

Carabella's Secret

"Kamu bisa tau semuanya kecuali, pikiran manusia." -Carabella- Bandung, 08:30 10 tahun kemudian. Bibi mengetuk pintu kamar majikannya. “Non, bibi masuk ya?” Tak ada sahutan. Bibi memaklumi itu. Ceklek Tidak ada orang. Saat akan kembali keluar, bibi melihat siluet seseorang dari arah balkon.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as coklat bella
Read
+Library
Gadis Nakal Milik CEO

Gadis Nakal Milik CEO

Seperti orang-orang di sekitarnya bertanya. "Aku belum menikah, Lolita. Dan aku sedang mengambil waktu istirahat dari aktivitas modelingku, sampai aku selesai melahirkan," jawab Nola masih dengan tersenyum. Dia lalu teringat kalau dia juga sudah membeli coklat untuk Lolita. Meski, dia tidak tahu persis coklat seperti apa yang disukai gadis itu, dia tetap membelinya. "Aku juga membeli ini untukmu." Nola menyerahkan satu tas belanja di sisinya yang berisi dua kotak dark coklat.
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 380 Times as coklat bella
Read
+Library
MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

Ia mengucek matanya sebentar, lalu seketika membelalak terkejut saat menangkap pemandangan tak biasa di dekat stroller yang ia duduki. Ada sebuah buket bunga mawar merah yang cantik bersanding manis dengan beberapa batang cokelat Dubai yang sedang viral di media sosial, lengkap dengan lelehan pistachio dan kunafa yang menggoda di dalam kemasannya. “Turunkan aku, Mom! Turunkan!” seru Nora mendadak antusias. Rasa kantuknya menguap begitu saja. Matanya kini berbinar secerah mentari pagi, dan senyum manis langsung terkembang lebar di bibir mungilnya. “Wow! Ini cokelat punya siapa, Mom?”
1064.1K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as coklat bella
Read
+Library
Janda Cantik, Ibu Kosku

Janda Cantik, Ibu Kosku

pintaku lembut. Bima membuka bungkusan indah itu duluan. Di dalamnya hanya berisi sebongkah batu kali biasa, tidak ada yang istimewa. Wajahnya langsung berubah kecewa. Lalu ia membuka bungkusan kertas cokelat yang kusut itu. Matanya langsung membelalak takjub: di dalamnya tersimpan sebuah perhiasan sederhana namun cantik dari perak murni, peninggalan nenek moyang yang nilainya jauh lebih mahal dari bungkusan luarnya.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as coklat bella
Read
+Library
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Saat aku masih belum puas, Liam mendekat dan menyodorkan segelas minuman. "Aku nggak minum lagi. Hari ini sudah terlalu banyak minum, kalau lanjut lagi aku nggak bisa pulang," tolakku sambil menahan sensasi aneh di bawah sana. "Ini bukan alkohol, ini jus pereda mabuk. Minum sedikit saja agar perutmu lebih nyaman.” “Apa kamu merasa nggak enak badan? Aku melihatmu terus duduk di pojok sendirian. Bagaimana kalau kuantar pulang saja sekarang?"
3.5K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as coklat bella
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status