Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
OBSESI sang Berondong HYPER

OBSESI sang Berondong HYPER

Kelia memutar layar tablet ke arah mereka, memperlihatkan sebuah dokumen lama yang sebagian tulisannya sudah rusak dan memudar dimakan waktu, namun satu bagian penting masih terbaca dengan jelas. SUBJEK A-01 Nama: Aditya Surya Mahendra Usia: 6 Tahun Status: Observasi Internal Suasana ruangan seketika terasa jauh lebih dingin dari sebelumnya. Untuk pertama kalinya, mereka menemukan bukti keberadaan seseorang yang ternyata sudah ada jauh lebih dulu, lebih tua dari eksperimen yang dialami Rivan, bahkan lebih tua dari eksperimen yang dialami Kania sendiri.
107.2K viewsCompletedAdded to Library 260 Times as contoh beo
Read
+Library
LORO

LORO

tanya Miranda pada Joe dan Rei yang menatapnya lalu mengangguk, dua anggukan kepala kecil yang berpikir apa yang mereka lakukan tak disadari siapapun. "Kalau sudah, masuklah dan jangan lupa bekalmu, Joe," ucap Miranda menyerahkan kotak bekal bergambar beruang pada Joe yang melepas tasnya dan mencangklongnya lagi setelah kotak bekalnya berada di dalam tas. "Akh...! aku hampir lupa bekalmu, Sayang." Beo Tian berlari menghampiri mobilnya dan mengeluarkan botol minuman yang ia kalungkan di leher Rei.
9.79.9K viewsCompletedAdded to Library 376 Times as contoh beo
Read
+Library
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

ujar Pak Bejo "Iya Pak terimakasih" #PerumahanBejo23TheSeries #NezhaHauw
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 481 Times as contoh beo
Read
+Library
CherryLova

CherryLova

Sadar kalau Bejo sepertinya bingung, Lova pun mendekat ke telinga Bejo dan berbisik. "Lova!" Bisiknya. Mata Bejo terbelalak, "ah, maaf Mbak Lova! Saya pikir siapa, rambutnya berbeda dengan yang kemarin!" Bejo nyengir sambil memamerkan gigi kuningnya. Bejo adalah rekan Jarwo yang dulu juga bekerja untuk Mama Lova. Kini dia bekerja sebagai security di klub itu.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 442 Times as contoh beo
Read
+Library
Bos di Atas Normal

Bos di Atas Normal

Dia menyempatkan diri untuk membeli secangkir kopi di kafe yang jaraknya cuma lima puluh meter dari lokasi pembangunan, meski sebenarnya Violet tidak menyukai kopi. Khusus saat ini, Violet membutuhkan kopi untuk menyegarkan pikirannya daripada segelas jus dengan tambahan es. Kopi yang ia pilih juga bukan kopi pahit pekat. Dia masih menambahkan banyak susu agar rasanya dominan manis. “Bosse benar-benar tidak meminta maaf. Dia keterlaluan sekali. Aku berhasil membuat Bosse tertarik, tapi aku tidak menyangka dia akan memperlakukanku seperti ini.”
107.3K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as contoh beo
Read
+Library
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Ia menyalakan ponselnya, mengaktifkan data dan sambungan WiFi yang disediakan di hotel ini. Bunyi-bunyian khas pesan masuk langsung menyapa indra pendengarannya. Juna memeriksa semua pesan-pesan itu, senyumnya mengembang melihat ada satu pesan dari wanitanya. Dari sekian banyak pesan yang masuk, hanya pesan itu saja yang ingin dibacanya. Telunjuknya menyentuh pesan dengan nama kontak My BE, nama khusus untuk Diva. Tebak tadi malam aku mimpi apa?
106.0K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as contoh beo
Read
+Library
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

(Dengan emot ketawa normal) Umi: “Assalamu”alaikum dulu Bee.” Bee : “Like si Pitri sampai 200.000 tadi (emot ketawa nangis) hasil aku tap-tap layar sambil rapat, soalnya gak bisa typing banyak.” Umi: “Gak ada kerjaan banget jempolnya yah (emot ketawa nangis). Nanti temenin aku live mole yah?”
102.2K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as contoh beo
Read
+Library
BERONDONG

BERONDONG

"Lah, terus ini mau kemana?" "Ke POM" "Ngapain?" "Beli onde-onde" "Eh, serius. Padahal enakan bakso mercon loh" tawar Melan dengan semangat. "Gue ke POM beli bensin lah, pe'a! Yakali mo beli onde-onde" Melan mengerucutkan bibirnya. "Lagian juga udah makan loh, masa mo makan lagi" bujuk Elang agar Melan mau memundurkan bibirnya ke bentuk semula.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 270 Times as contoh beo
Read
+Library
Di Antara Dua Sujud

Di Antara Dua Sujud

“Mas?” Bea datang. Dia mengetuk ruang kerjaku. Meskipun aku mengambil cuti, aku tetap memberikan kuis melalui online dan memeriksa jawaban mereka. Besok subuh, aku dan Bea akan segera berangkat untuk Umroh lalu berlanjut ke Turkey. “Masuk sayang,” seruku dengan pelan. Bea berjalan mendekati ruang kerjaku. Semakin hari, wajahnya semakin cantik saja.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as contoh beo
Read
+Library
Petani Terkuat

Petani Terkuat

Aroma sop itu terasa semakin kuat, menggoda sekaligus mengancam keberaniannya. “Glek.” Ia menelan ludah. Sebagai kepala keluarga, Bejo merasa harga dirinya sedikit tertantang. Anaknya sudah makan dan tidak apa-apa. Bahkan sampai menangis karena enak. Kalau ia masih takut, rasanya agak memalukan. Dengan gerakan hati-hati, Bejo mengambil sendok. Ia menyendok sedikit kuah dan potongan kentang, lalu memasukkannya ke mulut.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as contoh beo
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status