Bawa Anak Lelakimu Pulang, Bu.
"Lalu kenapa kau diam saja, Mi. Mereka sampai hampir menghabisi kalian semua, Ibumu dan anak itu sampai dehidrasi dan kekurangan gizi. kau tetap diam saja.
Risma tampak tak percaya dia hanya menatap Mimi yang seperti tak perduli, meski airmatanya tumpah begitu saja dari kelopak matanya.
"Akan lebih baik kami mati bersama. Daripada hanya bayi itu yang akan di buang hidup-hidup, Pria itu sudah menyiapkan kematian kami secara perlahan agar kau jauh lebih menderita."
Mimi menunjuk ke arah Alisha membuat wanita itu terkejut. Sekejam itu suaminya hingga tega menyakiti anak tak berdosa.
"Aku percaya kepadamu, ikutlah saatnya membalas mereka semua. Kematian akan jauh lebih menyenangkan dari pembalas