Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Gendutku dari Desa Ternyata Orang Kaya

Istri Gendutku dari Desa Ternyata Orang Kaya

Ibu mertua menggeleng, "kalau enggak salah teh yang jelas itu bukan ilmu hitam, hanya semacam kepercayaan jawa kuno mungkin atau ah entah apa, di desa orang yang punya kemampuan begitu disebut 'Patanyaan' artinya tempat orang-orang bertanya." "Dulu Ibu pernah antar temen Ibu yang kehilangan gelangnya, Patanyaan itu hanya hitung-hitungan pakai batu kecil, terus entah gimana caranya dari sana bakal ketahuan apakah barang itu kemungkinan besar akan balik dan jadi milik kita atau engga, kalau masih akan jadi milik kita Patanyaan itu akan melanjutkan do'a meminta agar barang yang hilang itu kembali."
9.9194.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai contoh pantun teka-teki
Baca
+Pustaka
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

Mereka semua tahu bahwa jika mereka tidak bisa membuat puisi, mereka akan dipukul! "Yang Mulia, aku punya satu puisi!" Salah satu kasim mencoba untuk membuatnya terkesan. Dia lalu berkata kepada Putri Evergreen, “Sederet kuntul kecil terbang di langit, Beberapa bebek sedang berjalan di tanah, Putri menangkap kuntul kecil dan memakan beberapa bebek panggang dengan bir." Ketika dia mengucapkan dua kalimat terakhir, kasim itu menggelengkan kepala dan tangannya. Dia sedang menikmati dirinya sendiri.
8.57.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230.6K kali sebagai contoh pantun teka-teki
Tampilkan Ulasan (2480)
Baca
+Pustaka
Juli Anti
kenapa derryl tidak d kembali kan ke tmptx ke gerbang Elysium berkumpul bersama saudaranya knpa cirtax smakin k SMAkin membosan kan coba satu kam kembali cester derril nd dax bersama jngn d pisah kn lge dong
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Kata-kata seperti ‘otentik’, ‘jiwa’, dan ‘keajaiban sederhana’ bertebaran di setiap paragraf. “Sampah,” desis Adrian. Ia melemparkan tablet itu ke sofa kulit berwarna gading dengan kasar. Gagal. Rencananya yang brilian, eksekusinya yang tanpa cela, narasi ‘dukun sesat’ yang ia rangkai dengan sangat hati-hati… semuanya hancur hanya karena lidah bodoh para jelata yang tidak bisa membedakan antara seni kuliner dan tipuan klenik.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai contoh pantun teka-teki
Baca
+Pustaka
Take a Chance with Me!

Take a Chance with Me!

Sekali lagi dia melirik cewek yang ternyata hanya tersenyum tipis menanggapi sahutan kawannya. “Ehm…gimana kalau kita main teka-teki lagi. Bagi yang bisa jawab, ibu kasih tau deh dia dapet peringkat berapa?” Yaelah, guru satu ini!!! Adit beneran gemes. Nggak masalah deh kalau teka-tekinya fantastik plus bikin otak terasah dikit. Lha teka-teki guru ini coba…nggak nyambung blas. Misalnya: Kenapa undur-undur jalannya mundur? Waktu ditanya kayak gitu, Adit jelas-jelas mikir kemana-mana.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai contoh pantun teka-teki
Baca
+Pustaka
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Semangatnya kembali menggebu. Kuplet teka-teki hanya untuk permainan. Sebab itu, hadiahnya juga tidak serius. Bisa payung kertas, sekotak kue, kuas, dan hal-hal semacam itu. “Kita tetap di sini,” bisiknya pada Jinli. Sambil berkata demikian, dia membaca teka-tekinya dengan serius. [Lahir di gunung, mati di tungku. Hancur dalam air, namun jiwanya meninggalkan keharuman abadi]
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 522 kali sebagai contoh pantun teka-teki
Baca
+Pustaka
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

“Oh ya? Coba apa itu. Kepingin dengar kami ini.” Setelah mendehem beberapa kali mulai deh itu orang menyampaikan pantun asli buatan dirinya. “Kalo ada sumur di ladang, boleh buka usaha air isi ulang. Kalo ada semur dan rendang, boleh dikirim ke kampuang.”
1011.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai contoh pantun teka-teki
Baca
+Pustaka
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

Di antara percakapan kedua orang tersebut, sering kali pemain musik tiba-tiba memainkan lagu singkat, yang kemudian segera berhenti seolah dengan mendadak pula. “Mulai mengantuk, ya, Bang.” Goda Amelia melihat Idris terlihat ‘melemas’. Idris tertawa kecil. “Mungkin karena enggak ngerti, mereka sedang membicarakan apa,” kata Idris. “Iya, Bang. Aku yang orang Batak saja, kadang-kadang enggak tahu, apa arti dari pantun mereka itu,” Justin ikut menimpali.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai contoh pantun teka-teki
Baca
+Pustaka
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Matanya nanar memandang seputar sambil mulutnya komat-kamit. “Ayo, baca puisi mbelingmu lagi!” teriak seseorang tidak sabar. Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai contoh pantun teka-teki
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Tamparan pelan tapi tenaga besar, tak heran membuat Kadal Ginting terjungkal ke samping sambil mengerang keaakitan. "Lain kali kalau bikin pantun harus ada artinya!" hardik Resi Pakar Pantun. "Misalnya begini: 'Celana kolor dibungkus pisang daun, robek daunnya tinggal pisangnya. Biar kecewaku sampai ke ubun-ubun, tapi masih ada pikiran untuk tugas lainnya'. Begitu, Tolol!" "O, jadi begitulah contoh pantun tolol, Eyang Resi?"
1030.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 947 kali sebagai contoh pantun teka-teki
Baca
+Pustaka
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Pamanku yang satu ini mahir membuat pantun. “Bulan puasa memakan kurma. Satu butir untuk berdua. Yang menunggu lama-lama. akhirnya bersanding penuh bahagia.” “Eaaak,” sahut Can di depan paman kami berdua. “Langit membentang warnanya biru. Datang hujan menimpa batu. Selamat menempuh hidup baru. Semoga bahagia sepanjang waktu.” Aku tersenyum mendengar pantun pamanku.
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai contoh pantun teka-teki
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status