Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

tegas Tiara. Nanta pun tak berkata lagi. Percuma menyadarkan seseorang yang sedang kasmaran. Dia berdiri memandang mentari yang sebentar lagi akan benar benar meninggalkan hari. 'Senja memang indah, seindah orang yang menyukainya' batin Nanta. Saat matahari benar-benar telah tenggelam, Nanta dan Tiara pulang. Sepanjang perjalanan mereka tak saling bicara, hanya bunyi langkah kaki yang menemani.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Aku harap ini takkan menjadi lagu terakhir yang kaunyanyikan untukku. . . . Ahhhh,,, malam, kira-kira apa yang kalian bayangkan jika membayangkan kata malam. Apakah sunyi? berbintang, atau rembulan? Wah, kau kuno sekali, pasti kau jarang Hang Out apalagi keluar malam, ya kan?
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

berkali-kali. Hatinya sakit sampai mati rasa, justru tidak lagi terasa sakit. Menjelang senja, mereka tiba di depan bianglala. Petugas tersenyum kepada Vandero dan Sylvaria. "Kalian berdua sangat serasi! Katanya kalau pasangan suami istri berciuman di titik tertinggi bianglala, mereka nggak akan pernah berpisah seumur hidup!"
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Meniti Ulang di Usia Senja

Meniti Ulang di Usia Senja

Matanya merah penuh kelelahan. Saat melihatku lagi, dia tidak lagi tampak angkuh seperti dulu. Dia terlihat seperti burung kecil yang terluka, dengan mata memerah dan kepala tertunduk, mengakui kesalahannya. "Bu, aku lelah banget." "Kita ini keluarga. Apa gunanya menyimpan dendam lama? Dulu aku terlalu bodoh, nggak sadar sedang hidup nyaman. Jangan marah lagi, ya."
10.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Gapai Mimpi di Usia Senja

Gapai Mimpi di Usia Senja

Saldo di rekeningku sudah membuatku tenang kembali. Setelah itu, pandanganku tertuju pada sejumlah nenek berambut putih di depan gedung seni dan budaya. Mereka mengenakan pakaian cerah sambil membawa kipas. Senyuman di wajah mereka menggetarkan hatiku. Ketika masih muda, aku termasuk bunga desa. Aku pernah bergabung dengan grup seni, tetapi mengundurkan diri setelah menikah dan punya anak.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda

Dan yang tersisa dari kita hanyalah bahagia serta amin dari orang-orang yang turut mendoakan cinta kita. Sayang sekali itu hanya karya tulisan tangan di selembar kertas putih. Yang awalnya kosong kini telah bercampur dengan tinta hitam. Melukiskan suasana hati sang penulis; Alara Senja. Di mana netra hitamnya memandangi awan sore yang kelabu. Berarak mengikuti angin di sertai lukisan orange sebagai latar.
7.79.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Perangkap Cinta Sang CEO

Perangkap Cinta Sang CEO

Aidan tersenyum dan mulai mengingat lagi. "You are my heart poetry when my longing endlessly. I want you to be there when I open my eyes until I closed them at night. You cast away my grey haze, on the long search of my savanna. What a morning dew. You wipe all the thirst for my loveless heart, you are the aurora portrait that I drew for my sundown. You are like a beautiful flower that colors my spring. In times of this heart upset, you make it bright. You are my sun, and you are the ocean. Where my heart empties, you are the answer to my prayer. Which ends of my waiting, like a shooting star. The last hope of my heart," ujar Aidan membacakan puisi yang pernah dituliskannya dulu untuk Malikh
8.823.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 677 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
SENJA YANG KELABU

SENJA YANG KELABU

Tangannya mengambil buku dan pulpen, menulis beberapa kata dalam rangkaian kalimat, karena soal Angkasa masih dirahasiakan dari Wina, sehingga Sari ingin mencurahkan beban fikiran dan perasaannya kedalam buku, setidaknya untuk membuatnya sedikit bernafas lega, jemarinya mulai menulis kata demi kata. Tentang Angkasa...Darimanakah asalmu, mengapa engkau singgah dihati dan fikiranku...seakan membunuh setiap langkahku, aku hanya terdiam dalam ego diri yang menyanjungmu disetiap untaian kata terindah...aku ingin berlari sekencang angin berhembus, dikala hujan turun lalu menghempaskannya sejauh mungkin...karena hadirmu hanyalah luka...aku ingin berdamai dengan hati, karena kusadari bahwa engkau ta
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Godaan Memikat Lelaki Penguasa

Godaan Memikat Lelaki Penguasa

Senja, begitu mempesona, indah tidak terkira. Senja membawa sejuta rasa, kekaguman. Bak rasa cinta yang bertengger di hati, gelayar rasa ibarat bianglala, tidak mampu terlukiskan dalam kata, kekaguman senja. Ibarat memupuk duka lara, ketika indah senja tidak mampu terukir sempurna di langit, akan berganti malam, lalu menyisakan kenangan. Senja ibarat rasa, dimana hal indah itu terlihat menawan namun, tidak dapat kita miliki, hanya dapat kita nikmati sementara. Gelebah dalam atma, itulah senja, bagi secuil rasa yang masih tersisa, menyiksa, tanpa mampu kita genggam. Rinai melanda hati, mengepung, semakin lama semakin membludak, meruap timbul ke permukaan, itulah rindu. Sisa dari senja yang te
1046.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 978 kali sebagai contoh puisi senja
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
KarRa
Assalamu'alaikum, halo buat para pembaca Godaan Memikat, jangan lupa ikuti giveaway Godaan Memikat menuju tamat ya, dengan cara ... -Subscribe Godaan Memikat -Share Vote Gem -Share komentar Akan ada souvenir jam dinding & Walldecor Godaan Memikat buat yang beruntung diumumkan saat tamat ya ......
Kiki Sulandari
Hampir saja Aarav tak bisa menahan gejolak dirinya ketika bersama Maya.... Tapi bayang bayang wajah Larisa selalu ada dipelupuk mata Aarav... Semoga Larisa bisa segera membuka hati untuk Aarav,sehingga Aarav tak memendam hasrat... Axelle Zeroun afa disini juga,ya.........
Baca Semua Ulasan
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Guru mulai memanggil peserta no 7 untuk maju dengan percaya diri Delia membacakan bait demi bait syair yang ia buat bersama Damar berjudul senja. Senja Kau memberikan ketenangan Datangmu penuh harap Meninggalkan kesepian Ketika kau pergi, Pertemukan ku dengan malam Senja aku tak ingin sendiri Penuh asa menunggu mu datang Memandang pelik di tepi Pantai Riuh suara desir angin Menyapu keheningan
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai contoh puisi senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status