Malam Tak Terlupakan Bersama Pamanmu!
“Oh, ya, tentu. Aku hanya tidak terpikir. Maaf. Maafkan aku. Jadi, ini kamu pulang sendiri? Naik apa, Hai?”
Gadis remaja dengan baju yang berwarna hitam yang mencetak gambar tengkorak di sana, lalu rok jins di atas lututnya yang terlihat robek-robek seperti habis dicabik-cabik harimau itu pun mengibas tangannya dengan gaya tak sopan.
“Sudahlah, Pak Tua. Tidak perlu tanya-tanya sok peduli begitu. Toh sudah 14 tahun kau tidak memedulikanku. Sudah ya, aku duluan!”