My Love, My Future
Tangisan Jimmy semakin kencang yang membuat Tania tidak bisa menahan diri untuk mengeluarkan air matanya, menghapus air matanya sebelum melepaskan pelukannya.
“Kamu nggak salah, jangan menyalahkan diri sendiri. Sabi tiada itu adalah takdir, bukan karena kamu.” Tania menghapus air mata Jimmy perlahan “Kita doakan saja yang terbaik buat Sabi, semoga dia berada di sisi Tuhan.”
Jimmy menganggukkan kepalanya “Maafkan aku, mi. Kalau mami marah sama aku nggak papa, tapi aku minta maaf.”
Bab Populer