Kebangkitan sang Dewa Naga
“Jiwa Pedang Kristal Es, ada di mana?”
Tangannya menggapar, dan tiba-tiba Zyran terangkat ke udara, tenggorokannya terjepit kekuatan tak kasatmata. Dari sela-sela desisan napas, Zyran mengeluarkan benda dari balik jubahnya, sebuah kristal biru kehijauan yang berdenyut seperti jantung.
Lelaki tua itu tersenyum. Senyum tanpa kehangatan, seperti es yang retak. “Kau pikir ini cukup?” Kristal itu melayang ke tangannya.