Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Suara itu bergema bolak-balik di dalam struktur cekungan yang sempit dan berbentuk busur, tanpa jalan keluar dan tanpa akhir. Cekungan mulai bergetar, awalnya hanya sangat sedikit, seolah-olah bumi sedang membalikkan badan dalam mimpi. Kemudian getaran itu dengan cepat menjadi jelas dan berat, dengan ritme yang tidak dapat dipahami, seolah-olah sesuatu yang sangat besar sedang meregangkan anggota tubuhnya secara perlahan di bawah tanah.
9.78.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
CINTA DI DALAM PERJODOHAN

CINTA DI DALAM PERJODOHAN

Bangkit dari tempat tidur, mira bergegas pergi keluar menuju Dapur. Ia mendapati tenggorokannya kering sedangkan didalam kamar tak ada setetes air pun untuk ia minum. Di dapur, sudah terdapat Desi disana yg sedang meminum segelas air juga. "Mir,,, kamu mau minum juga??"tanya desi ketika melihat mira yg membawa Poci air. Mira menggangguk tersennyum,"iyq mah, tenggorokan mira kering nih... Air di dalam kamar abis,lupa diisi lagi."
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Suamiku

Anak Untuk Suamiku

Leher Jeceline memanjang, wajahnya mengarah ke bagian atas beriring dengan desah panjang. Tubuhnya terasa kaku merasakan benda tumpul yang perlahan keluar masuk di bawah sana. Pelan tapi sangat terasa hingga mulutnya terbuka lebar menekan agar tak sampai mengeluarkan suara. Namun di menit-menit berikutnya, tempo yang digunakan Kevin telah berubah. Semakin cepat dengan hantaman kuat, bahkan berkali-kali menyentuh dinding pembatas di dalam sana.
1013.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

“Maneh nyebut ieu teu adil? (Kamu bilang ini tidak adil? )” Keuuuk Sima menekan kakinya dengan sangat keras, kuku-kuku tajamnya kini terlihat semakin masuk ke dalam kulit Kaliki yang masih terperangkap oleh pilar-pilar dan puing-puing dari bangunan tersebut. Keuk
9.8683.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.6K kali sebagai dahi cekung ke dalam
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Ranjang Panas Presdir Posesif

Ranjang Panas Presdir Posesif

ucap Damian sembari menambah jemarinya dna mengocoknya dengan cepat. “Ahhh…..Ahh…..tuannnn……tuannn damiannn….” Lenguh Elena yang sudah melemas. Dengan gerakan cepat, Damian membalik tubuh Elena dan mengarahkannya untuk menungging ke arah Damian. Elena hanya bisa benumpu tangannya di dinding ketika Damian mulai memasukkan kepala penisnya dan memainkannya disaana. Sekuat tenaga Elena menahan desahannya agar tidak keluar.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
Mbah Dukun Dambaan Wanita

Mbah Dukun Dambaan Wanita

Slurp … slurp! Suara decakan dari tangan yang menusuk-nusuk lubang dan juga suara hisapan mulut Damar terdengar memenuhi ruangan. Kaki Sekar semakin melebar saat Damar mulai memasukkan lidahnya ke dalam lubang kemaluannya. “Akhh …! Nghhh uhm!”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
Bimantara Pendekar Kaki Satu

Bimantara Pendekar Kaki Satu

Semua menatap batu penutup mulut gua itu dengan bingung. “Kita harus memeriksa isi gua agar kita tahu apakah kematian Bimantara benar-benar ulah Tuan Pendekar Tendangan Seribu,” ucap Kancil. Dahayu menoleh pada Kancil dengan bingung, “Bagaimana caranya kita masuk ke dalam sana? Kita tak punya kekuatan untuk membelah batu itu,” tanya Dahayu dengan bingung.
9.7426.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.9K kali sebagai dahi cekung ke dalam
Tampilkan Ulasan (100)
Baca
+Pustaka
Hakayi
Bimantara Pendekar Kaki Satu sudah TAMAT. Terimakasih untuk pembaca setia semuanya. Mohon maaf jika banyak kekurangannya. Kalian penyemangat saya. Jangan lupa baca novel saya lainnya: LEGENDA PENDEKAR BURUK RUPA. Love u all...
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Baca Semua Ulasan
ISTRI KE-4 KESAYANGAN TUAN MAFIA

ISTRI KE-4 KESAYANGAN TUAN MAFIA

Ceklek Ketika Aneisha membuka pintu kamarnya terlihat Tuan Zu yang saat ini tengah berdiri menatap nyalang ke arahnya. Aneisha terlihat gugup dan memundurkan langkah kakinya. Tuan Zuan langsung berjalan maju mendekati dirinya, perlahan-lahan Aneisha mulai memundurkan langkah kakinya hingga mendekati ranjangnya. Tuan Zuan langsung masuk dan mengunci pintu kamarnya, ia m Kemudian membuang kemejanya ke segala arah kemudian mendekati tubuh Aneisha.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]

Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]

desak Keisha. “Oh, aku berniat melakukannya,” Daffa menundukkan kepalanya dan mengambil salah satu ujung gundukan yang keras ke dalam mulutnya, menghisapnya dengan kuat. “Ah, Daffa ... Itu dia,” Keisha mendongakkan kepalanya ke belakang, matanya terpejam karena kenikmatan yang menjalar di tubuhnya. Daffa melakukannya dengan penuh semangat ... satu tangan memijat, meremas dan memainkannya, sementara bibirnya menghisap yang satunya seolah hidupnya bergantung padanya.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 449 kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status