Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

Benar-benar pasif seperti boneka. "Eeh!" Chu Phang Yu melenguh nikmat saat Cakra menghunjam sangat dalam sampai terasa ke ulu hati. "Bagaimana?" "Apanya?" Chu Phang Yu menatap malu-malu sekilas. "Kamu lagi ngapain?" "Gak ngapa-ngapain." "Iya juga." Cakra kembali menghunjam dengan cepat. Rintihan nikmat meluncur dari mulut Chu Phang Yu.
9.947.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dahi cekung ke dalam
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Murid Buangan : Akulah Sang Pewaris Kekuatan Naga Hitam

Murid Buangan : Akulah Sang Pewaris Kekuatan Naga Hitam

celetuk Fang Xio. data-p-id="6bd261b034844122c9c5f5ba40306a66">Hok terlihat mengulurkan tangannya ke arah dalam kawah untuk melihat dengan mata batinnya. Dalam pejamnya Hok melihat seberapa dalam lubang itu dan apakah mereka bisa bertahan atau tidak.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
SANTET

SANTET

SANTET CE_LA_NA DALAM 5 PINDAHKAN JEMURAN KE DALAM RUMAH SEBELUM MALAM, TERUTAMA PAKAIAN DALAM! ***NANA SHAMSY*** "Ning!" Aji menampik tangan Nining sehingga garbu yang ia pegang terlepas jatuh ke lantai. Namun, cecak itu sudah berada di mulut Nining. Saat ia mengunyahnya perlahan, cecak itu mengeluarkan cicit suara, kaki dan ekornya bergerak memberontak. Dengan lidahnya Nining memasukkan cecak itu ke dalam mulut.
9.37.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kedua Billionaire

Menjadi Istri Kedua Billionaire

Ceklek' Kenop pintu diputar, dibuka dan didorong dari luar kamar. Disha sontak mundur, semakin merapatkan piyama yang ia kenakan sembari menatap was-was pada seseorang yang akan masuk ke sini. Jantung Disha berdebar kencang, dia berharap itu Damon.
9.9157.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
Jatah Malam Untuk Nyonya

Jatah Malam Untuk Nyonya

Gerakan kepalanya naik-turun, bibirnya membungkus erat batang kemaluan itu. Di saat yang sama, tangan kirinya menempelkan ujung dildo ke lubang intimnya yang sudah sangat basah. Cairan hangat membasahi pahanya. “Ah… uh… siap, Mas…” bisiknya di sela-sela sedotan.
10129.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
Kacamata Penakluk

Kacamata Penakluk

Dia melangkah mendekati tumpukan karung itu, lalu dengan gerakan sensual, ia mengangkat sebelah kakinya, menginjak karung, dan perlahan menurunkan tubuhnya. Dasternya tersingkap lebih jauh, menampakkan bagian dalam pahanya yang lembab. Dia duduk bersila di atas karung, posisi yang membuat dasternya tertarik erat di antara kedua pahanya, menonjolkan bentuk liangnya yang kini berdenyut. "Coba jelaskan, Pak. Sari kurang paham." Dia mencondongkan tubuh sedikit ke depan, siku bertumpu pada lutut, tangannya menggenggam daster di antara kedua pahanya.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
Pencarian Dalam Dendam

Pencarian Dalam Dendam

Ia bingung harus melakukan apa agar Lita berhenti menangis. Adrian pergi ke dapur untuk menenangkan diri. Ia mengambil beberapa kaleng minuman yang ada di dalam lemari pendingin. Adrian terus menenggak minuman kaleng di tangannya tanpa jeda, tak peduli tajamnya soda menusuk-nusuk rongga mulutnya juga rasa dingin yang seakan menyengat tenggorokan. Praaang ....
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Secara perlahan, dia masukkan benda pusakaku pada bagian intinya. "Ahhhhhhh....." dia mendesah keras, mulutnya menganga lebar. "Gila, gede banget Bim. rasanya mau robek." Tapi dia tetap memasukkannya, sampai setengahnya sudah masuk. Matanya merem melek, bagian intinya sangat sempit begitu nikmat.
1083.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
FATAMORGANA

FATAMORGANA

Hentakku mengejang indah melentingkan pinggul dan bokong lalu menyemburkan cairan kenikmatan itu ke mana-mana. Napasku tersengal, dadaku turun naik merasakan sesak. Ku lihat Damian masih terpaku melihat milikku menyemburkan cairan banyak. Saking aku penasarannya aku pun ikut menatap ke bawah. Duh! Alangkah nikmatnya itu. Tak lama kemudian Damian kembali menelusupkan lidah dan bibirnya ke dalam inti ku lalu mengecapnya dan menyesapnya pelan-pelan memberikan sensasi geli dan nikmat.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
Pria Perkasa Penakluk Wanita

Pria Perkasa Penakluk Wanita

"Masukkan batang kemaluanmu ke dalam liang kewanitaanku! Kumohon!" Doug akhirnya memiringkan batang kemaluannya ke bawah, memasukkan kepala batang kemaluannya yang besar di antara lempengan bibir liang kewanitaannya yang menganga. Dia bergerak maju, memasukkan kepala batang kemaluannya ke dalam liang kewanitaannya. Dia melepaskan bibir liang kewanitaannya, membiarkannya terlipat pas di sekitar batang kemaluannya yang tegang. Dia menabrak ke depan, memasukkan lebih dari setengah batang kemaluannya ke dalam liang kewanitaannya. Setelah jeda sejenak, dia menerjang maju lagi dan menyetubuhi sisa batang kemaluannya ke dalam liang kewanitaannya.
9.480.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai dahi cekung ke dalam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status