Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dilangkahi Adik

Dilangkahi Adik

Tanpa rasa berdosa, lelaki yang telah berhasil memberikan gelar kehinaan untukku sejak dua minggu yang lalu, terlihat begitu santai ketika sepasang mata kami beradu. "Aku sedang tidak ingin berbasa-basi, Tuan, cepat, katakan padaku! Siapa dalang di balik semua itu. Cepat katakan!" Aku setengah berteriak saat emosi dalam dada semakin meluap.
1053.6K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as dalang pelo #acil
Read
+Library
Ditalak Di Pelaminan

Ditalak Di Pelaminan

Selamat membaca❤️ °° “Alhamdulillah, kini kedua mempelai sama-sama sudah hadir di tengah-tengah kita. Jadi bagaimana, Mas Arka dan Mba Dahayu? Begitu juga dengan para saksi yang sudah hadir di dalam acara ini, apakah acara sudah bisa untuk dimulai?” Seorang lelaki yang saat itu sedang menggunakan setelan jas lengkap dengan sepatu pantofel berwarna hitam pun mencoba untuk memulai acara ketika Arka dan Dahayu sudah sama-sama siap pada posisi mereka, dan tentunya pertanyaan itu sendiri juga langsung dijawab dengan sangat baik, yang mana mereka semua sama-sama langsung menganggukan kepala dan mengucap kata siap secara bersamaan.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as dalang pelo #acil
Read
+Library
Kesengsem Ajudan Caem

Kesengsem Ajudan Caem

Inisialnya, N. Darian Rengganis : Tet, tot. Nadine Chandrawinata. Baryal : Salah. Daisaq Alkhalifi : Nikita Willy. Panji Chandara : Nikita Mirzani. Zabda Latif : Nadya Hutagalung. Tabriz Baasima : Nandini Ekarasmi. Ardan Lantang Diatmika : Aku kayak kenal nama itu. Darpa Budiantara : Jangan ngaku-ngaku, @Ardan.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as dalang pelo #acil
Read
+Library
Sayangilah Aku

Sayangilah Aku

Sorot matanya tertuju pada seseorang di balik pintu. 'sapa dia?' tanya Angga dalam hati. Dia beranjak dari kursi dan pergi membukakan pintu. Ceklek Aldo tersenyum menatap Angga. "Selamat sore, Pak. Saya Aldo, teman Aarav." Angga tersenyum. "Oh jadi kamu temannya Aarav, ya udah, sini silakan masuk.." ajak Angga. Dia kemudian pamit pergi.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as dalang pelo #acil
Read
+Library
Renggali

Renggali

lanjutnya sambil memegang gelas, lalu meminumnya. Seolah Ailen merasa tidak bersalah dengan semua ini. “A-apa kamu bilang Ailen?” sahut Arav sambil menggenggam kedua tangannya. “Ini alasan kamu ingin menemuiku? Licin sekali lidahmu itu sekarang,” lanjutnya. “Arav! Apa kamu tahu? Tentang sebuah cinta yang disebut MELEPASKAN,” tandas Ailen.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as dalang pelo #acil
Read
+Library
Bersinar Setelah Bercerai

Bersinar Setelah Bercerai

pinta Dion Alena melakukan apa yang Dion inginkan, Dion tanpa sungkan dia memasukan pedang dengan meremas dua pepaya yang sangat besar dan menantang. Ahhhh Ahhh "Aku akan menikmati kamu sampai kamu memohon ampun pada ku Len!!" ucap Dion Phakk Phakk. Ahhh
689 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as dalang pelo #acil
Read
+Library
Ditalak Usai Resepsi

Ditalak Usai Resepsi

Setelah itu mereka mengobrol di bale-bale yang cukup panjang dan lebar itu, duduk lesehan di atasnya. Tidak menunggu waktu lama, Bu Darmo langsung menyiapkan makan siang seafood kesukaan Dimas. Udang goreng saos asam manis, dan ikan bakar. Pak Darmo pekerjaannya adalah nelayan. Jadi di rumahnya selalu ada stok ikan dan udang.
1030.0K viewsCompletedAdded to Library 600 Times as dalang pelo #acil
Read
+Library
Aku Pergi, Mas

Aku Pergi, Mas

"Ayok! Momen-momen terindah harus diabadikan, belum tentu ke depannya bisa terjadi lagi." "Tumben si Bima terdengar bijak," ejek Darius. Sementara yang menjadi sasaran menatap ke arahnya dengan tajam. "Hati-hati! Matanya udah mau keluar itu." Hilya ikut menimpali. "Woy, jadi tidak sih. Adu mulut mulu dari tadi. Tangan aku udah pegel ini." Suara cempreng Elena membuat mereka kembali terdiam dan mulai fokus pada kamera.
1018.1K viewsOngoingAdded to Library 433 Times as dalang pelo #acil
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

Sebaliknya, penyerang Cang Er adalah lelaki gemuk dan tinggi bersenjata golok dengan rambut hitam tebal memenuhi wajah. “Siapa kalian?” bentak Liang Kun. Orang kurus tadi menunjuk Cang Er, lebih tepatnya ke arah muka. “Tahi lalat di dagu kanan!” Si gendut tinggi juga mengacungkan goloknya ke arah Cang Er. “Bekas luka di pipi kiri!” “Gadis berpakaian serba merah motif teratai!” seru mereka bersamaan. “Pastilah Dewi Teratai Merah yang dicari-cari!”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as dalang pelo #acil
Read
+Library
Accidentally Fall For You

Accidentally Fall For You

Sela Pascoe sambil menolehkan wajahnya pada Dante. "Jika lukamu infeksi dan tidak tertolong, potong saja lenganmu itu. Simple kan!" Celetuk Alonzo dengan santai sambil melirik wajah Dante sekilas. "Hahh!! Dipotong?! Kau kejam sekali, Al!! Kau tidak punya perasaan!" Pekik Dante. "Kau benar Al, semoga lengan Dante infeksi. Dengan memiliki satu lengan saja sepertinya julukan Dante akan lebih keren. Maniak Buntung haha..!" Celetuk Pascoe sambil tertawa terbahak-bahak.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as dalang pelo #acil
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status