Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

Sayup-sayup terdengar suara Avril Lavigne 'Wish You Were Here', memantul di dinding-dinding ruangan. Satu jam lalu Damar minta ijin untuk mengantarkan kekasihnya pulang. Sampai detik itu pula, lelaki dengan rambut bercat bulu ayam dan mata setajam pandangan burung hantu itu tak kunjung pulang. Caca khawatir ada kejadian buruk di rumah megah dengan lantai tiga itu. Bagaimana mungkin, rumah semewah itu hanya ditinggali Damar dan tiga pembantu? Satu tukang bersih-bersih, satunya lagi tukang cuci, dan yang terakhir koki pribadi Damar. Ia cepat kenal dengan pembantu-pembantu karena mereka tadi sore menemaninya melukis, melempar obrolan umum untuk berbasa-basi kepada orang awam, seperti; dari mana
105.1K viewsOn holdAdded to Library 178 Times as daster rumahan
Read
+Library
Madu Di Kamar Tamu

Madu Di Kamar Tamu

gumam Laila dengan berpose berpikir. Salah satu kebiasaan Yusuf, Yusuf setelah pulang dari sekolah sering langsung menuju ke dapur untuk mencari air dingin. Katanya cuaca sangat panas dan buat haus. Dia pun tidak suka beli minuman di luar. Lebih suka minum air putih yang ada di rumah. Walaupun sama-sama air putih, tapi rasanya berbeda sama yang ada di rumah sendiri. "Ya enggak gitu juga Bu," sahut Rauzah semakin memajukan bibirnya.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as daster rumahan
Read
+Library
Our Fight

Our Fight

Ting Teng! Bi Ruri menekan tekan open pada kendali otomatis yang di tempel pada dinding tepat di samping pintu masuk. Rumah yang kutempati cukup canggih dilengkapi dengan sistem keamanan otomatis. Wajar saja mengingat betapa penting dan kayanya ayahku, Mister Han. Rumahku tidak terlalu besar, tetapi cukup untuk ditinggali bertiga, aku, Bi Ruri dan juga Pak Andra. Interior rumahku tidak mewah, lebih banyak di dominasi dengan perabotan kayu dan juga lantai marmer yang bermotifkan abstrak. “Selamat sore bi,” sapa Mino ramah ketika Bi Ruri muncul dari balik pintu.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 306 Times as daster rumahan
Read
+Library
Ku Temukan Rumahku

Ku Temukan Rumahku

Bi Sarmi tersenyum "Non.. saya selalu berada di rumah ini, jadi saya tinggal disini selama ini. Kebetulan ada Non, dan tuan serta teman-teman pembantu di rumah ini, jadi saya tidak hidup sendiri Non" "Sepertinya Bibi yang paling lama disini ya" "Benar non.. sebelumnya bahkan hanya saya dan satu orang pembantu ketika Nyonya masih hidup. Tapi setelah kematian Nyonya, Tuan menambah beberapa pembantu lagi, dan supir" "Benar.. rumah ini memang menambah pembantu lagi semenjak Ibu meninggal. Tapi seakan rumah ini sudah tidak terlalu hidup semenjak Ibu meninggal, walaupun faktanya memiliki beberapa penghuni baru"
3.1K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as daster rumahan
Read
+Library
Rumah Kos Berhantu

Rumah Kos Berhantu

sahut Dito. “Nomor rumah sebelumnya berapa?” tanya Jaya penasaran. “Nomor 13. Karena dianggap membawa sial, jadi rumah 103,” sahut ibu penjaga warung makan. “Oh, pantas saja! aku sempat bingung dan berpikir mengapa nomor rumahnya berbeda dari rumah di dekatnya? Aku sempat mengira bahwa di kampung ini membuat penomoran rumah dengan berantakan. Tapi setelah diamati lagi, cuma rumah kos aku yang memang berbeda nomornya. Akhirnya aku menduga bahwa Rumah Kos 103 hanyalah sebuah nama seperti nama sebuah penginapan atau semacamnya, bukan sebuah nomor urut,” sahut Virza.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as daster rumahan
Read
+Library
MEMBALAS HINAAN KAKAK-KAKAKKU

MEMBALAS HINAAN KAKAK-KAKAKKU

Mereka melanjutkan obrolan. Berjalan lima menit, kami sampai di tempat tujuan. Aku menatap miris pada rumah berdinding anyaman bambu yang terlihat usang. Tak ada teras ataupun sekedar emperan. Beberapa bagian juga sudah lapuk dimakan usia. “Ini rumahnya. Silakan dilihat dulu siapa tahu kalian enggan tinggal di sini,” perintah Mas Damar.
1040.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as daster rumahan
Read
+Library
Effervescent

Effervescent

Tidak sebanyak di lingkunganku, tapi cukup ramai. "Kupikir kau mengasingkan diri," komentarku ketika aku sudah masuk kedalam rumahnya. Kuletakkan tas sekolahku di sofa, dan ikut menjatuhkan diri di sofa itu. Damien mendengus. Dia berjalan menuju kulkas, mengambil dua kaleng bir, melemparkannya padaku satu. "Orang-orang menyebutnya 'rumah tenang'. Ada dua belas rumah disini, termasuk aku."
106.3K viewsCompletedAdded to Library 175 Times as daster rumahan
Read
+Library
Desah Di Kamar Sebelah

Desah Di Kamar Sebelah

Supaya dia semakin mabuk kepayang kepadaku. Karena tak ada baju yang lebih wow dan mewah lagi, kuputuskan untuk mengenakan sebuah daster rumahan berbahan katun dengan motif batik. Daster itu memiliki panjang di bawah dengkul dan panjang lengan hingga sesiku. Dadanya juga tertutup. Tidak kedodoran di tubuh singsetku. Pas.
9.9431.6K viewsCompletedAdded to Library 10.4K Times as daster rumahan
Show Reviews (27)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Read All Reviews
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

Tapi ada sesuatu yang membuat langkah kakinya terasa lebih berat saat berjalan menuju pintu utama. Begitu dia membuka pintu, suara engsel yang berderit panjang terdengar, menggetarkan udara di sekitar mereka. Di dalam, bau lembab langsung menyeruak, menyergap penciuman mereka. Arga mengerutkan kening, melihat sekeliling. Ruangan utama rumah itu gelap, meskipun cahaya dari luar masih berusaha masuk melalui celah-celah jendela yang tertutup debu. Lantainya dipenuhi kayu lapuk dan perabotan tua yang berserakan. “Ada yang tinggal di sini, kayaknya enggak, ya?” ujar Bram, setengah bercanda.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as daster rumahan
Read
+Library
Saudara celamitan dari Neraka!

Saudara celamitan dari Neraka!

Daster yang aku beli sebulan yang lalu tapi baru aku pakai sekarang. Semenjak hamil dan perutku mulai membesar, dasterlah menjadi baju andalanku di rumah. Biasanya aku kurang suka menggunakan daster. Jika bukan stelan baju tidur, paling celana pendek seperti kulot atau yang sejenisnya. Sambil menunggu Mas Wahyu pulang, aku bersantai sambil bermain ponsel. Membuka sosial media yang berlogo biru itu. Membuka akun samaranku.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as daster rumahan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status