Jerat Hasrat Ayah Angkat
Didepannya berdiri sebuah rumah sederhana, jauh dari kesan megah dan mewah yang biasa ia lihat di sekitar Dante.
“Om… ini rumah siapa?” tanya Risa, suaranya nyaris berbisik.
“Kamu tidak ingat?” tanya Dante pelan.
Risa menggeleng. Pandangannya berkeliling, meneliti setiap sudut rumah. Bangunan itu sederhana, tapi tampak terawat. Catnya memang mulai pudar, tapi bersih. Dari arah taman kecil di samping rumah, aroma rerumputan dan pohon basah terbawa oleh angin malam, menambah kesan hangat dan tenang—namun juga asing.
Hot Chapters