Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Ch-27 Rindu tak bertuan _______________________________ Darren menatap sebuah rumah kayu bergaya rustic agak lama sebelum kembali ke kediamannya. Halaman rumah tersebut begitu minim pencahayaan. Menambah beberapa lampu string di sana dan sofa akan membuat suasana rumah tersebut lebih hangat dan nyaman. Sebuah hammock bisa dipasang di antara pepohonan.
10147.3K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as daster rumahan
Read
+Library
Jerat Hasrat Ayah Angkat

Jerat Hasrat Ayah Angkat

Didepannya berdiri sebuah rumah sederhana, jauh dari kesan megah dan mewah yang biasa ia lihat di sekitar Dante. “Om… ini rumah siapa?” tanya Risa, suaranya nyaris berbisik. “Kamu tidak ingat?” tanya Dante pelan. Risa menggeleng. Pandangannya berkeliling, meneliti setiap sudut rumah. Bangunan itu sederhana, tapi tampak terawat. Catnya memang mulai pudar, tapi bersih. Dari arah taman kecil di samping rumah, aroma rerumputan dan pohon basah terbawa oleh angin malam, menambah kesan hangat dan tenang—namun juga asing.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as daster rumahan
Read
+Library
Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa

Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa

Melanggar setiap aturan tidak tertulis yang mengatur rumah tangga Limantara. Tanpa menoleh ke belakang, Dastan terus melangkah sampai tiba di pintu kamarnya. Dengan kakinya, ia membuka pintu dan membawa Moza masuk ke kamar pribadinya yang luas dan mewah. Dastan sangat berhati-hati saat membaringkan Moza di atas ranjang king-size yang empuk. Ia segera menyalakan pemanas ruangan hingga suhu optimal, lalu menyelimuti Moza dengan bed cover.
10135.2K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as daster rumahan
Read
+Library
Wanita Gila Mencari Cinta

Wanita Gila Mencari Cinta

tegas Anti. Bukan menurut, Aster malah makin penasaran. Atas dasar apa pula yang membuat asisten rumah tangga ini menghalanginya ke rumah David. Sampai memakai alasan yang tidak masuk akal. Rumah ini dan rumah David tidak lah jauh berbeda. Kecuali lebih besar dan megah. Sama - sama jarang dihuni pemiliknya. Memang apa lagi? Kamar lama David yang Aster tempati saja selalu dingin sejak awal. Dia sudah cukup tahu.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as daster rumahan
Read
+Library
Red Dazzling

Red Dazzling

kata Merah seraya berjalan ke kamar depan. Dazzle membuntuti dengan menyeret koper Merah. Merah mengedarkan pandang dan melihat jendela besar yang memperlihatkan ruang terbuka di tengah rumah. Sebuah tempat tidur king size dan beberapa perabot minimalis mempercantik dekor kamar itu. “Seleramu tak buruk,” kata Merah membuat Dazzle mencebik. “Aku mempersiapkan rumah ini untuknya,” desis Dazzle mengingat Danta.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as daster rumahan
Read
+Library
MANTANMU JADI ISTRI BOS

MANTANMU JADI ISTRI BOS

Diputuskan, Rudi yang akan tinggal di sana, sementara Ali memutuskan pindah untuk menjaga ketenangan istrinya. Ali membuka pintu dengan senyum lebar, “Masuklah, Bro. Mari gue kenalin istri gue.” Darren melangkah masuk ke rumah sahabat lamanya itu, mengedarkan pandangan ke sekeliling. Rumah mewah dua lantai dengan desain sederhana tapi hangat, beraroma kayu manis dan jahe rebus. Suara perempuan yang tertawa pelan terdengar dari arah dapur.
3.3K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as daster rumahan
Read
+Library
Pembantu Kesayangan Mas Mantan

Pembantu Kesayangan Mas Mantan

Dia butuh orang lain untuk menjaga Saras agar perempuan itu tidak kabur-kaburan lagi. "Rumah ini adalah rumah kita, Saras. Rumah masa depan yang saya impikan di dalamnya ada seorang wanita dan anak kecil," ucap Bastian menarik Saras usai membuka pintu rumah. Ukurannya sederhana, seperti rumah jahe yang kerap ada di acara natal. Bangunan sederhana dengan dinding batu bata murni. Terlihat indah, menyatu dengan alam. Saras tidak bergeming. Dia hanya melangkah di belakang Bastian yang terus menyeretnya hingga tiba di ruang tamu. Dengan kasar Bastian mendorong tubuhnya hingga membentur sofa.
3.3K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as daster rumahan
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

Pintu membuka. Bau cleaner murah. Ruang tamu kosong kecuali sofa murahan dan meja kopi. Tidak ada foto, tidak ada buku, tidak ada manusia. Hanya sebuah router menyala di pojok, lampunya berkedip seperti Morse yang tidak ingin dibaca. Di dapur mungil, gelas plastik sekali pakai. Kamar tidur: kasur tipis, sprei polos, lemari nyaris kosong. Unit ini rumah untuk hantu yang rapi. Daru meletakkan Faraday bag di dekat router. “Kita image setelahnya. Jangan sentuh dulu.” Ia menunjuk dinding tempat router dipasang. “Ada bekas lem panas—seperti bekas mod.”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as daster rumahan
Read
+Library
PERSUGIHAN

PERSUGIHAN

"Buat mastikan tidak ada penyesup, biar tidak kenapa-napa." Narnia merasa apa yang di katakan oleh Darwin ada apanya. ia segera mempersilahkan keduanya masuk ke dalam. Mata Darwin melihat rumah yang kecil dengan dua kamar dan satu dapur sempit tanpa kamar mandi. Anton maupun Darwin selalu heran, kenapa penduduk desa ini tidak menyediakan kamar mandi jadi tidak perlu mandi di luar. atau hanya perasaan mereka berdua saja, kalau kamar mandi di luar itu sepertinya di khususkan untuk mereka yang sedang melakukan KKN.
9.8323.2K viewsOngoingAdded to Library 6.5K Times as daster rumahan
Show Reviews (64)
Read
+Library
ANGELA HIKARU
Hai para hatter... ngak usah lapor2in deh ke editor dan gosip. apa lagi persulit rezeki orang. rezeki sudah di atur tuhan dan usaha dong... jangan sirik dan persulit rezeki orang. karma pasti berlaku 😘😘 sekarang kalian bisa ketawa. tapi bisa sampai kapan...
NanaMia
Kak Angela, aku udah baca hingga bab 97. Jujur deh, pada bab awal aku sakit ati sama Ardi, tapi di bab 96 hingga 97 aku merasa kagum dengan perkembangan watak Ardi. cerita kakak bikin aku merasa roller-coaster gitu. Semangat kak. Tiap hari aku menunggu bab seterusnya😭💪🏻
Read All Reviews
Satu Wanita Satu Skill

Satu Wanita Satu Skill

Rumahnya hangat—bukan karena suhu, tapi karena aroma rempah dari dapur, cahaya kuning yang menenangkan, dan… cara Rita menatapku. Dia mengenakan daster batik sederhana, rambut digelung asal. Tapi aura dewasanya tetap terpancar, tak bisa disembunyikan. > "Duduk. Aku ambilin wedang dulu." Aku duduk di sofa kecil ruang tengah. Tak banyak hiasan di rumah ini, tapi semuanya terasa tertata, bersih, dan berkarakter. Rita datang dengan dua gelas. Tangannya hangat saat menyerahkan gelas padaku.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as daster rumahan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status