Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Unperfect Marriage

Unperfect Marriage

bigelbul
“Kenapa?” tanya Bigel saat Hasbi memilih tidak bersuara lagi, tapi fokusnya selalu pada leher Bigel. “Apa yang Mas lihat?” Hasbi menundukkan kepalanya dan seraya mendekat hingga membuat batasan tipis antara wajahnya dan juga wajah Bigel. “Aku, rindu ini.” Bigel tidak dapat berkutik untuk sesaat, tapi sekaligus jantungnya berdebar tidak karuan. Menurutnya, bukankah ini kesempatan agar Hasbi semakin terikat padanya? Cup! Bigel mencium bibir Hasbi lebih dulu, sekilas untuk membuat adrenalin pria itu semakin menggebu-gebu memakan Bigel. “Bigel.” “Jika lebih dari ini, kau mungkin tidak jadi ke kantor lagi.” “Tidak masalah,” sungutnya dengan napas turun naik menerpa permukaan wajah Bigel. “Yakin? Bagaimana jika aku menginginkanmu untuk diriku sendiri setelah ini?” *** Hasbi memejamkan matanya sebentar, laru menatap lembut pada Irasya. “Pulanglah, kepalaku sedang pusing untuk mencerna semuanya. Kita bicarakan nanti saja. Ada yang lebih penting untuk aku urus saat ini.” Ketika Hasbi hendak berbalik, Irasya menahan lengannya lagi dengan kuat. “I-itu Bigel, kan? S-sesuatu yang penting?” Tanpa ragu, Hasbi mengangguk sebagai jawaban. “A-aku hamil, anakmu, Hasbi.”
Rumah Tangga
1.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

“Apa yang bisa saya lakukan supaya nilai saya bagus, Pak?” Diana bersandar di kursinya, menatap penuh arti pada pria yang dikenal sebagai dosen killer itu. Dosen dengan reputasi dingin bernama Damar Setyawan itu menaikkan satu alis. Senyum tipis melintas di wajahnya yang lebih mirip ejekan daripada keramahan. “Kamu sudah gagal empat kali, Diana. Kamu tahu artinya? Gelar sarjanamu bisa lenyap. Masa depanmu habis.” Diana pura-pura menggigit bibir bawahnya, lalu mencondongkan tubuhnya pada pria itu. “Kalau begitu … saya harus cari jalan lain, ‘kan?” suaranya terdengar manja, sengaja dibuat lirih. “Saya tahu Bapak bisa bantu. Saya bisa … membalas dengan cara lain.” Diana berhenti sebentar, menahan senyum nakal di bibir. “Saya bisa kok jadi sugar baby Bapak,” lanjutnya, pelan tapi jelas. “Anggap saja … kompensasi tutup mulut atas malam itu.” Tatapan Damar mengeras, seakan menimbang keseriusannya. Tapi Diana tidak bergeming. Ia justru semakin berani, bibirnya mendekat ke telinga pria itu. “Saya serius, Pak,” bisiknya dengan mata berkilat menantang. “Kapan kita mulai?”
Romansa
10217.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Menjandakan Istri Demi Selingkuhan

Menjandakan Istri Demi Selingkuhan

"Annasta binti Lukman, pada hari ini kuceraikan kamu dan kuharamkan kakimu memasuki rumah ini!" tegas Jasen suamiku. Bagai tersambar petir kalimat sakral keluar dari bibi tipis yang menggoda milik Jasen--suamiku. Beberapa hari aku sembuhkan luka dan mencoba mengerti akan inginnya. Akhirnya aku terusir dari rumah yang sudah menaungiku selama delapan tahun ke belakang. Ironi sekali aku terusir dari rumahku sendiri hanya karena kata sudah usang. Pernikahan yang seharusnya indah kini harus terhempas kala netra ini melihat lelakiku membawa masuk wanita lain. 'Inikah penyebab kata usang itu terlontar?' batinku. Cinta yang dulu hanya untukku kini telah berbagi. Hidup bagai tersayat sembilu kala jagoannku ikut terluka atas perilaku ayahnya. Dengan berat hati, akupun berkemas semua barang hasil keringatku sendiri. Tanpa aku sadari ada putraku yang melihat keserakahan wanita tersebut ketika menginginkan kalung berlian hadiah dari omanya. Pria kecil itu tidak mampu menahan wanita rubah tersebut. Namun ada yang membuat hati ini sakit kala gadis kecilku datang dan melihat aku berkemas. "Bunda mau pergi ya, jangan lupa oleh-oleh buat Amel!" pintanya. Apa yang terjadi dengan rumah tanggaku? Bagaimana aku menatap dunia?
Urban
8.816.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

Kalau kamu dan cinta sejati suamimu mengalami kecelakaan bersamaan, siapa yang akan diselamatkan suamimu? Devan memilih menggendong cinta sejatinya pergi. Bersama darah yang mengalir, bukan hanya nyawa bayi dalam kandungan yang mati, tetapi hati Scarlett juga ikut mati. Pernikahan mereka hanyalah sebuah transaksi. Semua orang tahu Scarlett merebut Devan dari wanita yang benar-benar dia cintai. Namun, dia percaya seiring berjalannya waktu, dia pasti bisa menunggu hari saat Devan menoleh dan melihat dirinya. Sampai tiba hari ketika harus mengubur anak yang sudah tiga bulan berada dalam rahimnya, Scarlett akhirnya sadar. "Kita cerai." Satu lembar perjanjian, dua hati yang tidak lagi terikat. Tiga bulan kemudian, di bawah gemerlap cahaya panggung, Scarlett berdiri menerima penghargaan. Devan terpaku menatapnya selama beberapa detik, lalu berkata dengan tenang kepada semua orang, "Ya, itu istriku." "Istri?" Scarlett tersenyum tipis, menyodorkan surat perjanjian cerai ke tangannya. "Maaf sekali, Pak Devan. Yang benar itu mantan istri." Untuk pertama kalinya, pria yang selama ini selalu tenang dan dingin itu kehilangan kendali. Matanya memerah, suaranya bergetar. "Mantan? Aku nggak pernah menyetujui perceraian ini!"
Romansa
9.41.1M DibacaOngoing
Tampilkan Ulasan (154)
Baca
Tambahkan
yanti
babnya dikit2 JD kurang nyaman dibaca,baru sebentar udah habis udah gt ada yg ga sinkron,bab sebelumnya kata no.nya Devan diblokir bab berikutnya Devan msh BS nelpon,lagian katanya cintanya SDH habis kok yg msh nyimpen no tlpnnya KL ditlpn semangat 45 ngangkat,msh mau ngurusin hal2 sepele mantannya.
Wulan Damayanti
Hi.. sebenarnya cerita nya bagus.. Hanya saja terlalu panjang,, seharusnya di buat lebih jelas mau berapa bab cerita ini.. Sampai 447 pun masih belum selesai.. Klo dibuku mungkin udh setebal apa itu buku nya.. Harusnya kamu tetap buat cerita seperti layak nya novel di buku.. Jangan terlalu berbelit.
Baca Semua Ulasan
Balada Asmara Biduan Dangdut

Balada Asmara Biduan Dangdut

Haras
Dewik, biduan dangdut penuh pesona si pemilik Goyang Mujahir. Semua laki-laki akan tersihir dengan kecantikan dan kemolekan tubuhnya. Terutama di bagian bokongnya yang seksi, selalu berhasil mengundang berahi dan bikin laki-laki jadi lupa bini. Bokong itu sungguhlah besar, dan akan bergetar mirip bibir ikan mujahir saat mendapati uang-uang saweran. Dialah Dewik sang penguasa panggung. Dialah Dewik sang penakluk laki-laki hidung belang. Dan dialah yang juga bercita-cita menjadi penyanyi dangdut TOP nasional. (•••••) Sementara itu ada Aisyah, si gadis manis anak kiai ternama pemilik pondok desa. Tak hanya pintar mengaji, dia juga gemar menceritakan kisah nabi-nabi kepada para santri di pondok milik abahnya. Penampilannya selalu sederhana, dengan jilbab merah-muda dan rok panjang bersahaja. Jangan ditanya kalau Aisyah sedang tersenyum. Gigi gingsulnya. Lesung pipinya. Dan rekah bibirnya yang tipis itu akan membuat tamasya tersendiri bagi tiap laki-laki. Siapa pun melihatnya akan lekas jatuh cinta sebab akhlak terpuji dan sifat malu Aisyah selalu menggetarkan hati. (•••••) Dan sekarang di sinilah aku berada. Di antara cinta dua wanita yang sama-sama memesona. Dewik mencintaiku, dan Aisyah juga menginginkanku. Siapa di antara mereka yang mesti kupilih? Oh, tentu saja. Aku memilih dua-duanya. Hahaha!
Romansa
109.4K DibacaTamat
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
Tambahkan
Haras
Hallo semua, saya mulai aktif untuk melanjutkan cerita ini lagi ya. Mohon maaf kemarin sempat berhenti sebab ada kerjaan di luat. Tapi sekarang saya sedang dalam fase alih profesi untuk menjadi fulltime writer. Jadi mohon dukungan dari teman-teman semua. Terima kasih Semoga terhibur & sehat selalu.
liza sarah
cerita yg unik. gk tau kisah nyata ato gk, tp ngalir alami gt jln ceritanya. gk bnyk2 drama buatan buat seru cerita. sukaaaaak.... lucu, seger ceritanya. pesan moralnya jg dpt. ya ampuuuun setelah tamat ceritanya br berasa kehilangan. keren lah, gk bosen bacanya.
Baca Semua Ulasan
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

"Hai." Seorang wanita cantik menyapaku ramah dengan melempar senyum manis saat pintu kubuka. Aku hanya membalasnya dengan senyuman tipis yang dipaksa. Wanita itu masih memandangku ramah dengan sesekali mencari celah ke arah belakangku seperti sedang mencari seseorang. "Boleh masuk?" tanyanya kemudian karena aku masih berdiri di depannya. Belum mempersilakannya masuk. Sengaja. Aku juga masih memegang erat sisi tepi daun pintu agar tidak terbuka lebar. Inginku pintu ini segera menutup dan mencegah wanita ini masuk ke dalam rumah. "Bisakah tidak datang hari ini? Kami ada acara keluarga," ujarku tanpa basa-basi melontarkan pertanyaan itu padanya. Berharap wanita di depanku ini mengerti dan memutuskan pergi. Ini untuk pertama kalinya aku memberanikan diri menolak kedatangannya. "Oh ya, hm … ada acara keluarga? Surya tidak bilang. Acara apa? Boleh ikut?" Mataku terbelalak kaget tak percaya mendengar wanita yang tidak kuinginkan kehadirannya ini bertanya demikian? Ikut katanya? Mataku awas menengok ke arah belakangku, memastikan seseorang yang berada di dalam sana tidak mengetahui siapa yang bertamu saat ini. Aku baru tahu ada makhluk yang tanpa malu seperti dia hidup di muka bumi ini. bukankah memintanya tidak datang ke rumahku saat ini adalah sebuah pengusiran? kenapa dia tidak peka?
Rumah Tangga
1028.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Dokter berkata, aku hanya sisa tiga hari. Gagal hati akut. Satu-satunya harapan adalah uji klinis yang sangat berisiko, peluang terakhir dan paling tipis bagiku untuk bertahan hidup. Namun, suamiku, David, malah memberikan kuota yang tersisa kepada adik perempuan angkatku, Emma, yang juga merupakan ibu baptis putriku. Kondisi penyakitnya masih dalam tahap awal. Dia bilang itu adalah “pilihan yang tepat” karena dia “lebih pantas untuk hidup.” Aku pun menandatangani dokumen untuk menghentikan pengobatan dan meminum obat pereda nyeri berdosis tinggi yang diresepkan oleh dokter. Ganjarannya adalah organ dalamku akan gagal berfungsi dan aku akan kehilangan nyawa. Ketika aku menyerahkan perusahaan perhiasan dan rancangan desain yang telah aku kerjakan dengan susah payah kepada Emma, ayah dan ibu memujiku karena menjadi “kakak perempuan yang baik”. Ketika aku setuju untuk bercerai dan membiarkan David menikahi Emma, David mengatakan “akhirnya aku bersikap perhatian”. Ketika aku membiarkan anakku untuk memanggil Emma dengan sebutan ibu, anakku bertepuk tangan dengan gembira dan berkata, “Emma adalah ibu yang lembut dan baik.” Ketika aku memberikan semua hartaku kepada Emma, seluruh keluargaku menganggapnya wajar dan tidak melihat sesuatu yang aneh pada diriku. Aku sangat penasaran, apakah mereka masih bisa tertawa setelah mendengar berita kematianku?
Baca
Tambahkan
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Savitri
"Ayo tinggal bersama…" Pemuda itu memandang wanita di hadapannya dengan tatapan tak percaya seolah-olah gadis di hadapannya ini sudah gila. Tapi wanita ini kelihatannya sangat serius dengan ucapannya barusan. "Aku suka apartemen ini. Kau juga suka dengan apartemen ini kan? Kita tinggal bersama, kita bagi uang sewanya, kita buat perjanjian dengan Pak Evan untuk mengatakan pada semua orang kalau kita adalah sepupu dan membuat ia berjanji untuk tidak menaikkan uang sewa selama 1 tahun. Setelah 1 tahun, kita bisa putuskan apakah kita mau tetap di sini atau tidak?" Wanita itu menatapnya sekali lagi dengan lebih serius. "Bagaimana?" Raut wajah pemuda itu tampak gusar tapi setelah beberapa menit, ia merasa kalau semua ucapan wanita ini masuk akal juga. Terutama untuk masalah berbagi uang sewa. Win – win solution! Dompetnya benar-benar tipis sekarang! "Ok. Deal…" Mereka berdua lalu berjabat tangan sebagai tanda persetujuan. "Tapi aku juga ada persyaratan khusus." kata pemuda tersebut dengan tatapan menggoda. Agnes mengankat alisnya, "Apa itu?" "Kau tidak boleh sampai jatuh cinta padaku…" Seulas senyum mengejek tersungging di wajah Agnes. "Jangan kuatir. Aku aseksual…."
Romansa
9.87.8K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Be Her Defender

Be Her Defender

Imenk Joo Tohh
Aaron Jerr Glassio merupakan CEO di perusahaan yang bergerak di bidang real estate terbesar di Amerika. Sejak memiliki ayah sambung yang serakah, sikap Aaron berubah kejam. Dan seperti wasiat yang diberikan oleh sang kakak sebelum meninggal, Aaron pun harus melakukan segala cara untuk menjalankan misinya, yaitu membalaskan dendam untuk sang ibu dan kakak yang paling dicintainya. Aaron adalah lelaki tampan, terkenal, namun licik dan brengsek. Ketampananya itulah yang membuat Aaron dipuja banyak wanita. Selama hidup tidak ada wanita yang bisa membuatnya terobsesi kecuali wanita ceroboh yang merupakan bawahannya. Wanita itu adalah Sophia Davis, si gadis mandiri yang ceroboh. Impiannya untuk menjadi dokter terpaksa kandas ketika sang ayah menikah lagi dan memiliki ibu sambung yang kejam. Dan karena kecerobohannya itu, akhirnya Sophia berurusan dengan Aaron. Namun siapa sangkah kalau ternyata misi yang akan dijalani Aaron ada hubungan dengan Sophia. Dan tanpa diketahui Sophia, Aaron pun melakukan segala cara agar Sophia mau menjalin hubungan dengannya. "Kau harus menjalin hubungan denganku jika kau mau hartamu kembali, tapi kalau kau tidak mau...." Aaron menyeringai tipis, "jangan harap hartamu bisa kembali." "Agggrrrh! Dasar, Aaron brengsek! Kenapa sih namamu harus sama persis dengan sikapmu yang brengsek?!" IG: ime1506
Romansa
3.22.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Istri Super Jorok

Istri Super Jorok

Anto, 30 tahun. Anak semata wayang yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang sangat disiplin. Marni, 27 tahun, gadis yatim piatu yang bertolak belakang dengan Anto. Ibunya yang memiliki banyak anak, tak sempat mengurusi masalah rumah dengan baik. Ditambah lagi, sang Ibu sibuk bekerja di ladang sawit membantu suaminya, meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil dengan Marni di rumah. Rumah kotor dan serba jorok sudah biasa bagi Marni dan keluarganya. Ayah Anto, merupakan juragan sawit yang memperkerjakan ayah Marni. Dia merasa kasihan dengan nasib Marni, yang ditinggalkan oleh orang tuanya dengan tujuh adik yang masih kecil. Ayah Anto, menjodohkan Anto dengan Marni, dengan maksud menolong gadis itu. Tutur kata Marni yang halus, sikapnya yang sopan dan kasih sayangnya pada adik-adiknya, menggugah Ayah Anto, sehingga dia berniat menjodohkan Marni dengan anaknya yang sampai umur tiga puluh tahun, tak juga berniat untuk menikah. Anto tak menolak, di tengah desakan orang tuanya yang ingin mendapatkan menantu, Anto menerima begitu saja dan percaya akan pilihan ayahnya, tanpa berpikir akan mengajak gadis itu berkenalan lebih dulu. Anto adalah laki-laki yang gila bekerja, dia tak sempat memikirkan asmara, bahkan setelah didesak untuk menikah karena umurnya yang telah matang. Pernikahan terjadi, di sini lah semua masalah dimulai. Di malam pertama mereka, Anto mencium bau yang tak sedap dari tubuh Marni, bau yang membuat dia kehilangan selera pada wanita itu, Marni juga tak mandi, dia hanya mengganti baju pengantin dengan daster lusuh yang amat menganggu pemandangan Anto. Akhirnya, dengan amat terpaksa, Anto memilih pindah kamar, dari pada muntah sekamar dengan Marni. Di malam pertama mereka, bukan kemesraan yang terjadi, tapi Anto lebih memilih pisah ranjang dengan Marni. Anto menyerah, dia berniat akan menceraikan Marni, jika wanita itu tak mampu berubah dalam tiga bulan.
Romansa
1027.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status