Handa
Damar meraih tangan Handa, sambil mengulang pertanyaannya.
Jawaban yang ditunggu tak kunjung keluar dari mulut Handa, lekat Damar menatap mata Handa untuk menemukan jawaban, tetapi justru kekecewaan yang ia dapatkan. Sorot mata Handa seakan membisikkan sesuatu yang tidak sesuai dengan yang dia inginkan. Semakin lama mereka berpandangan tampak mata Handa berkaca-kaca, dan tak lama kemudian air mata itu tak terbendung lagi untuk menetes. Damar segera meraih tubuh Handa, memeluknya dan mengusap punggung Handa untuk menenangkannya.
"Mengapa jadi seperti ini, Mas?" Handa menangis dalam pelukan Damar.
Hot Chapters