Broken
“Lagian gue mikir apa sih! Mana mungkin mama kayak gitu. Tunggu ampe bulan ada sepuluh pun, mama gak bakalan kayak gitu.”
“Dahlah... mendingan gue tidur, daripada mikir gak jelas. Bikin sakit kepala yang ada,” ujar Andre dan segera menutup kedua matanya. Sambil menutup kedua matanya, ia memegang perutnya yang terus saja berbunyi. Ia tahu, jika ia tak membawa uang saat pulang maka ia tak akan mendapat makanan. Pasalnya tak ada orang lain yang bekerja di rumah ini selain dirinya. Kedua orang tuanya kini telah menjadi pengangguran, sejak perusahaan tempat kedua orang tuanya bekerja bangkrut.
Hot Chapters