Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ADHARA

ADHARA

timpal Fina ikut bergabung "Yeah nyalahin gue, salah si bang Jace apaan dah disuruh pakek diagram garis dia malah bikin yang batang belum lagi pas laporan akhir bukannya semua dana kredit yang masuk dan keluar di itung juga." ucap Jordan melampiaskan kekesalannya pada Jace "Ih salah gue lagi. Lo yang mimpin presentasi, lo juga yang gak bisa baca." jawab Jace tak mau kalah
2.8K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as dedication
Read
+Library
Cinta dan Dosa

Cinta dan Dosa

SAAT MELIHAT ORANG YANG DIA SAYANGI MENDERITA. ITU SUMPAH AKU BISMA. AKU TIDAK AKAN MELUPAKANNYA, BAHKAN SAMPAI AKHIR HIDUPKU Bisma menghampiri anggota timnya yang sedang berkumpul. "Guys, ada apa sih kok orang-orang pada serius amat dari tadi?" "Lo gak tau berita hari ini, Bis? Parah banget," tanya Alex, salah satu anggota tim basket.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 205 Times as dedication
Read
+Library
Kontrak Suci

Kontrak Suci

“PIN-nya sudah kuganti jadi bulan dan tahun lahirmu. Pakai untuk beli semua keperluanmu buat besok malam.” Suci mematikan kompor. Ia berbalik lalu menatap kartu berwarna hitam yang diberikan Arif dengan ragu. Tidak berani menyentuh, apalagi membawanya di dalam dompet karena jenis kartu tersebut melambangkan level nasabah yang tidak mungkin terjangkau oleh Suci. Yakni, prioritas.
1035.1K viewsOngoingAdded to Library 807 Times as dedication
Read
+Library
PENYESALAN

PENYESALAN

Tiba-tiba Plukk! Sebuah kotak terjatuh ke lantai. Aku memungutnya. Apa ini? tanyaku dalam hati. Perlahan aku membuka kotak itu, keningku berkerut ketika membaca tulisan itu. Target hari ini : Menikah dengan Keysha Target hari ini : Menikah dengan Keysha
9.7229.6K viewsCompletedAdded to Library 7.1K Times as dedication
Read
+Library
Takdir

Takdir

"Ada kok, kita ada urusan." Aqilla mengerenyit, ada urusan apa memangnya? Karena tahu apa yang sedang dipikirkan Aqilla, Maxime langsung menjelaskan. "Ekhem kita kan harus mulai mecintai, dan mengasihi. Seperti kata Tuhan bukan begi-" "Berisik," Aqilla dengan cepat langsung memotong ucapan Maxime. Mereka berada di atas anak tangga paling atas. Aqilla baru selesai dari kantin dan Maxime yang memang ingin mengapeli Aqilla.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as dedication
Read
+Library
Dia

Dia

tanya Tita--nama gadis itu. "Iya, elah. Gitu aja jugaan," Lea bersungut. Dia kira ada hal penting apa yang ingin di sampaikan Tita sampai dia berani berbisik di kelas dosen yang terkenal killer ini. Baru saja Lea ingin memperbaiki posisi duduknya, terdengar suara dari arah depan kelas. "Kalian berdua! Yang bisik-bisik itu! Coba kalian jelaskan kenapa daya literasi di Indonesia relatif rendah?"
102.8K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as dedication
Read
+Library
Dilema

Dilema

jawab Dicky. "Mama gak nyangka Putri bakal kaya gitu, tapi kamu harus yakin sayang, cinta gak bakal salah dalam memilih, siapapun yang kamu pilih mama tetap bakal dukung, dan ingat ini, Cinta dimulai dengan kepedihan dan berakhir dengan kebahagiaan, kepedihan di awal adalah sebuah pengorbanan untuk mencapai cinta sejati, sedangkan kebahagiaan di akhir adalah buah dari pengorbanan itu, dan rasa sakit yang kamu dan Putri rasakan saat ini, mungkin adalah pengorbanan di awal, Thania mungkin juga bakal ngerasain rasa sakit yang sama, saran mama sekarang, Thania juga harus tau tentang dilema kamu ini," jelas Ibu Dicky. "Tapi ma, bagaimana--"
106.6K viewsOngoingAdded to Library 252 Times as dedication
Read
+Library
Dewa

Dewa

Dia akhirnya menoleh ke belakang. "Kamu ngomong apa barusan?" "Eh... eh... nggak papa Chik," wajah Dewa merah merona. Dia lalu tertunduk menatap permukaan meja yang cokelat. Chika telah meleburkan semangat belajarnya tadi pagi. Benaknya benar-benar krungsang dengan kata-kata pada surat itu. Seolah satu pun kata tak ada yang mau pergi dari benaknya. Watak angkuhnya tadi pagi seolah terlupa. Kesungguhannya belajar tadi pagi berkurang. Dia menghela napas dalam. Mulai membaca buku pelajaran lagi. Bagaimana pun juga dia harus secepatnya menguasai semua pelajaran untuk menjadi guru. Dia telah berucap janji, jadi dosa jikalau dia mengingkari. Cinta bukan prioritas utama. Cinta hanya akan menghalang
9.97.7K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as dedication
Read
+Library
DAISY

DAISY

Bibi Calyn menatap Daisy dengan senyum yang sulit diartikan. Daisy membaca beberapa deret kalimat di lembar kertas itu, lalu membalik beberapa lembar lagi. Tak terasa genggaman pada pulpen di tangannya mengerat lebih kuat. Surat perjanjian resmi ini disertai dengan bukti-bukti surat penting di dalamnya, surat yang seharusnya dibawa Layton. “Ayo, tinggal tanda tangan di sini, Daisy!” “Dari mana kau mendapat semua berkas ini?” tanya Daisy, ada sesak di dadanya ketika melihat senyum kemenangan tercetak jelas di bibir Bibi Calyn.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 222 Times as dedication
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status