Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Di depan mata ada dua jalan dan ditengahnya semacam lubang dalam seakan memebelah jalan dan entah sampai mana lubang ini berakhir dan mereka berjalan beriringan kembali. “Kita buat kelompok lagi,” titah Tuan Ikada. “Rogiku bisa bela diri, kan?” Sebagai mantan pemuda yang bersemangat ikut berperang melawan Makigara, Pak Zukida mengangguk. “Baiklah,” lanjut Tuan Ikada. “Aku, Tuan Goru, dan Zukida, melewati jalan kanan. Yosihara dan Rogiku jalan kiri.”
103.6K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as deku and bakugo
Read
+Library
DEWA PERANG AZURA

DEWA PERANG AZURA

Saat Diku sedang berbicara, Darco langsung mematahkan kaki kanannya, Diky meraung dan berguling di atas lantai. Terima kasih sudah membaca novel "Dewa Perang Azura ". Jika ada kesalahan dalam cerita baik dari segi bahasa dan tulisan, mohon berikan kritik dan saran nya di kolom komentar. jangan lupa untuk memberikan Like Rate Klik Favorit biar tidak ketinggalan update. Terima Kasih R. AZK**
1019.8K viewsOngoingAdded to Library 693 Times as deku and bakugo
Read
+Library
Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk

Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk

katanya sedikit berteriak. Sedetik kemudian sebuah rune muncul di depannya. Nama: Kuma Aspek: Boneka beruang Peringkat aspek: Supreme Deskripsi Aspek: Kuma adalah boneka beruang yang dirasuki oleh iblis Onikuma, raksasa beruang yang bisa berjalan tegap layaknya manusia. Dia tersegel di dalam boneka tersebut selama ribuan tahun dan kini menunggu untuk dibebaskan dengan sebuah syarat.
420 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as deku and bakugo
Read
+Library
Penguasa Sebenarnya

Penguasa Sebenarnya

Laki-laki yang berada di posisi teratas Tengoku Gakuen itu terlihat dengan sebuah setelan jas berwarna hitam dengan segelas kopi hangat di tangan kanannya. Yuji Takekomono. Tidak ada satu pun murid di Tengoku Gakuen yang tidak mengenalnya. Posisi sebagai Ketua Archangel adalah bukti bahwa ia yang terkuat di antara seluruh murid yang sekarang sedang bersekolah di Tengoku Gakuen. Yang berarti jika Tako dan Azriel terlibat sebuah pertempuran dengan laki-laki itu, maka kesempatan untuk mereka berdua menang sangatlah sedikit. "Kalian? Kalian yang selalu terlihat bersama Ace, kenapa kalian bisa sampai di sini?" tanya Yuji yang sudah menyadari keberadaan Tako dan Azriel.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 337 Times as deku and bakugo
Read
+Library
CAT-CH ME!

CAT-CH ME!

"Dia namanya Kagami Taiga, dari anime Kuroko no Basuke. Tau nggak anime itu?" "Nggak." Aku mendengus sebal atas jawaban datar Sada. "Itu anime tentang basket. Liat nih si Kagami lagi pakai seragam basket Seirin sambil bawa bola. Aku kasih kamu ini karna kamu suka basket." Sada mengangkat alis, tampak sedikit heran. "Dari mana lo tau gue suka basket?" "Jadi kamu beneran suka basket? Aku awalnya nebak aja sih, soalnya waktu itu nggak sengaja liat wallpaper hp kamu gambar bola basket. Lagi pula, kamu ada tampang-tampang pemain basket."
102.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as deku and bakugo
Read
+Library
King Of Universe

King Of Universe

 (Deku) Deku si Dewa para Titan berwujud sosok burung garuda dengan elemen inti Halilintar, memiliki kelas yang sama kuatnya dengan Leo (1 tingkat lebih tinggi dari Leo).  (Roxy) Sedangkan Roxy Dewa Titan Iblis, berwujud sosok pria bermuka tiga, bertangan enam memegang sebuah kendi penyegel, lonceng pengusir roh jahat, pedang dewa api, anak panah dewa api, dan bola api neraka. Elemen intinya adalah Api, kelasnya setra dengan Deku. "Salam tuan." ucap keduanya bersamaan.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as deku and bakugo
Read
+Library
Hayu
Read
+Library
Pembalasan Dua Halilintar

Pembalasan Dua Halilintar

” suara terakhir dari Dekker, dan dia jatuh ke lantai bersama dengan napas terakhirnya. Bagas berdiri, tangan kirinya terkena senjata. Dia mengambil sesuatu di saku jaketnya, sebuah tanda dan itu adalah ukiran kepala burung elang. Bagas melemparkannya dan menancap pada tubuh Dekker. ”Tentu saja! Akulah Shadow Eagle. Dan, ini adalah langkah pertama untuk membalaskan seluruh dendamku dan dendam Bagas!” Selamat tinggal, Black Monster. Ini akan menjadi sejarah dengan hilangnya Black Monster, dan tunggulah Dark Head! Giliran kalian akan tiba!
3.6K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as deku and bakugo
Read
+Library
Sweet Decepticon

Sweet Decepticon

Alessandro mengangguk, tampak puas dengan jawaban pragmatis itu. "Bagus. Lanjutkan permainanmu jika itu menguntungkan kita. Tapi ingat, Domenico..." Alessandro melangkah mendekat, mencengkeram bahu cucunya dengan tangan yang masih kuat seperti catut besi. "...jangan pernah jatuh cinta pada mangsamu. Kita adalah predator. Kita makan, kita tinggalkan tulang-belulangnya, lalu kita pergi."
305 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as deku and bakugo
Read
+Library
D E K A P

D E K A P

Semuanya berjalan seperti biasanya, namun bedanya sekarang sudah tidak ada Rara disamping mereka. “Dek, anak – anak kita hebat. Tunggu aku ya.”
107.2K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as deku and bakugo
Read
+Library
PREV
123

Frequently Asked Questions

One of the most touching platonic moments between Deku and Bakugo in fanfiction has to be when they finally sit down and talk after years of unresolved tension. I read this one fic where, after a brutal battle, they end up stuck in a hospital room together. Bakugo, for once, isn’t yelling, and Deku isn’t stuttering. They just... talk. About their childhood, their regrets, and how much they’ve pushed each other to grow. The author nailed the complexity of their bond—how it’s not just rivalry, but something deeper, almost like brothers who’ve fought but still care. The scene where Bakugo gruffly admits Deku’s strength feels earned, not forced. It’s rare to see Bakugo’s walls down, but when they are, it hits harder than any explosion.

Another standout moment is in a post-war fic where they visit their old middle school. The place is a ghost of their past, and Bakugo, surprisingly, is the one to break the silence. He acknowledges how toxic he was, and Deku, instead of brushing it off, admits how much it hurt. But then they both laugh, because look at them now—heroes, side by side. The fic doesn’t romanticize their history; it lets them grow from it. That’s what makes their dynamic so compelling in fanworks—the raw, messy humanity beneath the flashy quirks.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status