Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Membalas Suami Selingkuh

Membalas Suami Selingkuh

SATU HAL YANG HARUS KAU PASTIKAN… ISTRI SAH ITU AKAN SELALU MENANG DALAM PEPERANGAN MELAWAN PENGKHIANATAN, PAHAM KAU! Jari kekarnya menekan tombol warna hijau yang ada di layar ponselnya. Satu balasan yang telah Sandi ketik dengan keyakinan penuh telah terkirim sempurna. Menurutnya, satu ancaman memang harus dibalas dengan ancaman lagi. Itu kunci agar musuh tak merasa tinggi karena ancamannya telah diterima oleh si korban. Tetaplah yakin bahwa kebaikan akan mendapatkan jalan kebenarannya.
5.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai dengan apa kan kubalas
Baca
+Pustaka
MEMBALAS HINAAN SUAMI DAN MERTUA

MEMBALAS HINAAN SUAMI DAN MERTUA

tanya Ilham saat melihat aku gelisah sambil menggaruk-garuk rambut yang tidak gatal. "Nggak tahu, dia sih online. Tapi tetap centang hitam pesan ku tadi, Ham," sahutku. "Nggak dibalas?" tanya Ilham lagi. "Nggak." Aku menggelengkan kepala. "Coba lihat?" Ilham mengambil ponselku dan aku pun memberikannya.
1064.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai dengan apa kan kubalas
Baca
+Pustaka
MEMBALAS HINAAN KAKAK-KAKAKKU

MEMBALAS HINAAN KAKAK-KAKAKKU

ucapku. Dia menatap heran seolah tak percaya dengan apa yang kulakukan. “Tapi... entah kapan aku bisa mengembalikannya,” ucapnya ragu. “Enggak usah dibalikkan, Mbak. Aku ikhlas kok.” Aku tersenyum. Mbak Mela tertegun. Matanya mulai mengembun. Mendekat padaku lalu memelukku erat. “Terima kasih, Sekar,” bisiknya di sela isak.
1040.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai dengan apa kan kubalas
Baca
+Pustaka
Fake Girlfriend

Fake Girlfriend

Cha Seung Jo Apa belum terlambat jika aku membalas perasaanmu sekarang? ==================
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai dengan apa kan kubalas
Baca
+Pustaka
Jenazah Suamiku

Jenazah Suamiku

Benar-benar beda sama di desa, yang palingan komunikasinya lewat tegur sapa saja. Hmm ... Dibalas nggak, ya? Nggak dibalas, nggak enak juga. Dibalas saja deh. [Waalaikumsalam. Iya, Pak Dika, saya simpan nomornya.] Segera kutekan tombol kirim dan hendak menyimpan kembali ponsel ke saku dasterku. Eh, tiba-tiba benda pipih ini malah kembali bergetar. [Alhamdulillah dibalas juga chat saya. Sedang apa, Mbak Wulan?]
9.9261.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai dengan apa kan kubalas
Baca
+Pustaka
TERJERAT PERNIKAHAN DENGAN PRIA MISTERIUS

TERJERAT PERNIKAHAN DENGAN PRIA MISTERIUS

Mau bagaimana lagi, Kayla hanya mengatakan sesuatu yang sesuai dengan apa yang dirinya rasakan. “Apa aku ada kesempatan untuk kembali padamu?” Kenzo bertanya. Kayla kembali terdiam. Rasanya bingung harus memberikan jawaban yang netral mengenai hal ini kepada Kenzo. Karena apa pun yang Kayla sampaikan akan membuatnya tetap kecewa, selama itu tidak sesuai dengan apa yang dia inginkan. “Aku harus menjawabnya sekarang?”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai dengan apa kan kubalas
Baca
+Pustaka
Terpesona Gus Tampan, Usai Dicampakkan Mantan

Terpesona Gus Tampan, Usai Dicampakkan Mantan

"Kenapa kamu tidak membalas salam dariku?" Dini menggaruk kepalanya, menunjukkan ekspresi bingung. kemudian berkata, "Aku bingung membalas salam darimu. Apa yang harus aku katakan. Aku tidak tahu. Wakalam, atau apa. Aku sering mendengar, tapi aku tidak bisa mengucapkan itu. Sebab aku memang tidak pernah mengucapkan kata tersebut."
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai dengan apa kan kubalas
Baca
+Pustaka
HASRAT TERPENDAM SANG PUTRA MAHKOTA

HASRAT TERPENDAM SANG PUTRA MAHKOTA

“Apa kamu sengaja mau balas dendam, hah?” Elkan menatapnya sebentar. Senyum tipis muncul di ujung bibir. “Tidak, Bu. Kalau saya ingin balas dendam, saya bisa usir kalian detik ini juga. Tapi saya nggak serendah itu.” “Terus kamu maunya apa?” Citra ikut menyela. “Minta kami sujud di kaki kamu? Minta maaf? Mau jadi raja di rumah ini?!”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai dengan apa kan kubalas
Baca
+Pustaka
Perselingkuhan Yang Manis

Perselingkuhan Yang Manis

“Tapi kalo tuhan memberikan lebih cepat, kita tidak bisa menolak kan?” Nabil menjadi kewalahan, tidak tahu membalas kalimat Kayla dengan kata-kata seperti apa. “Iya kan, Bil?” desak Kayla karena Nabil tidak kunjung menjawab pertanyaannya. “Hmmm, iya,” jawab Nabil gugup.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai dengan apa kan kubalas
Baca
+Pustaka
MEMBALAS HINAAN MANTAN SUAMI

MEMBALAS HINAAN MANTAN SUAMI

Apa aku pulang saja dan melupakan keinginan balas dendam pada keluarga Mas Ari? Tidak, Hana. Kamu pasti bisa! Aku pernah hancur sebelum benar-benar bisa bangkit saat ini, akan kubuat Mas Ari dan Mbak Risa hancur pula. Bagaimanapun caranya! FLASHBACK ON ... Plak ...!!!! Plak ...!!!! Ibu menamparku dengan keras hingga hampir saja aku limbung jika tidak sigap menopang tubuh. "Omong kosong apa yang sedang kamu bicarakan, Hana? Apa kamu sadar dengan semua ucapanmu itu, hah?!"
10106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai dengan apa kan kubalas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status