Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Do'a Disepertiga Malam

Do'a Disepertiga Malam

SL2 (Sheazan Laila Ana) Assalamu'alaikum, Alhamdulillah aku diizinin nih besok kalian kerumah aja ya biar bareng berangkatnya. Laila Amaria Alhamdulillah shea, oke amaan. Btw pake baju apa ya kira-kira bingung nih Lusiana Putri Inget gak boleh tabbaruj laa, mending pake yang gak mencolok aja deh dan jangan lupa pake masker, datangnya jangan telat soalnya terbatas. Nah iyaa bener Laila Amaria Amaann ********* Part 1 semoga suka!
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai derita di balik tawa lirik
Baca
+Pustaka
Cintai aku, Berondong!

Cintai aku, Berondong!

Ketika musik perlahan berubah menjadi nada balad lembut, sorakan mereda menjadi gumaman antusias. "Hari ini, aku akan bawakan satu lagu cover spesial yang tidak aku bawakan di negara manapun. Aku harap... kita bisa bersenang-senang." ujar Tirta sambil mengangkat micnya. Layar besar di belakang panggung menampilkan judul lagu: Look Up at the Stars—cover dari Shawn Mendes. Tirta menutup mata sejenak, lalu mulai bernyanyi.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai derita di balik tawa lirik
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Sakiti, Tak Ingin Kembali Lagi

Istri yang Kau Sakiti, Tak Ingin Kembali Lagi

Wajah Akira memerah, bukan karena malu, tapi karena marah, "Maaf, saya bukan orang seperti yang Anda pikirkan. Tolong jangan ganggu saya lagi." Namun, bukannya mundur, Darius malah tertawa kecil, merasa dirinya berada di atas angin. Dia duduk di kursi di depan Akira tanpa diundang, "Jangan main-main, Nona. Kamu mungkin bisa menipu orang lain, tapi tidak dengan saya. Kalau kamu ingin uang, katakan saja. Saya orang yang dermawan." Akira berdiri dengan kesal, mencoba mengakhiri percakapan itu, "Saya minta Anda pergi dan tinggalkan saya sendiri."
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai derita di balik tawa lirik
Baca
+Pustaka
Balada Sebutir Telur

Balada Sebutir Telur

Seru asna sengaja menggoda sang abang. “hahaha, udah deka yok kebelakang saja jangan bangunin singa tidur” setelah puas tertawa lastri mengajak asna kebelakang. Melihat itu Marwan hanya menggeleng tanda heran adeknya yang itu sungguh super enerjik sekali karena selalu ada saja bahan untuk lucu-lucuannya. “ibu harusnya bisa tegas tadi di rumah Fatimah biar bagian asuransi yang lebih banyak jatuh ketangan ibu” ucap kesal dadangmencoba mengkompori sang ibu lagi agar meminta menukar asuransi tersebut.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai derita di balik tawa lirik
Baca
+Pustaka
Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

balas Linar sinis "Sialan lo! Beraninya lo berlaga sombong di depan gue!" ucap Dera mendesis melangkah mendekat mengintimidasi Linar dengan tubuhnya yang lebih tinggi bermaksud menyudutkannya. Dera marah matanya melotot bibirnya satu sudut di tarik tinggi. "Sialan lo! Beraninya lo!" ucap Dera mendesis yang melangkah mengintimidasi Linar dengan tubuhnya yang lebih tinggi menyudutkannya.
8.727.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 687 kali sebagai derita di balik tawa lirik
Baca
+Pustaka
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Dalam raut muka tenang dan seuntai senyum bahagia. "Syair Penggugah Jiwa Pecinta," kata Radhit memasang wajah lurus ke depan dan menghadap Taja, satu-satunya penonton. "Kami, Bangsa Sweta. Itu dulu sekali!" Radhit tersenyum lebar, mengingat masa lampau. "Syair Sokkha!" ia menyebut istilah dari bahasa asing. Taja terpukau akan gerakan Radhit yang menurutnya asing.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai derita di balik tawa lirik
Baca
+Pustaka
You're My Mirror

You're My Mirror

Jika benar, apa yang harus Bara lakukan? "Huft!" Bara menghembuskan nafas dengan bibir yang sengaja dimajukan. Mau bagaimana lagi, bukankah takdir berjalan atas mau-Nya? "Setidaknya diriku pernah berjuang ...," imbuhnya, mengcopy lirik lagu 'Tak Pernah Ternilai' dari Last Child, tanpa nada.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai derita di balik tawa lirik
Baca
+Pustaka
Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Tergoda Jerat Manis Sahabatku

, Ia bergegas untuk mengetik balasan. ‘Huss! Istri orang tidak berniat untuk menggoda. Kalau perjaka tampan merasa tergoda, itu karena terlalu baper,’ tulisnya dalam pesan itu sembari mengakhirinya dengan emoji wajah kuning yang menutup mulut.
446 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai derita di balik tawa lirik
Baca
+Pustaka
Derrick: Pendekar Naga Langit

Derrick: Pendekar Naga Langit

haha Tawa penonton yang adem ayem itu pecah seketika mendengar ucapan tetua keempat, namun bagi orang terdekat Derrick atau orang yang menjagokan Derrick hanya bisa diam seribu bahasa. "Haha, teman kamu bisa mundur jika tidak sanggup melawan paman, mumpung pertarungannya belum dimulai." Ucap Hendra tertawa, begitu juga Dewi yang tertawa jaim, sementara Eira hanya bisa khawatir melihat Derrick. "Hendra sepertinya kamu sangat yakin dengan kakek bau tanah ini." Balas Derrick acuh. "Cih, sampah kamu tidak tahu..." Hendra masih belum puas mengejek Derrick.
1034.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 963 kali sebagai derita di balik tawa lirik
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Pebri Yarman Toni
Novelnya bagus, tapi klw boleh saran narasinya jangan terlalu kaku, percakapannya tolong dibuat semenarik mungkin karena aku baca kebanyakan percakapan antara karakter terlalu kaku dan seakan dipaksakan
RajaFantasi
waduh, saya baca baca komentar pembaca, aku menarik kesimpulan kebanyakan pembaca gak sreg kalau ada teknologi dan cerita detail, tapi gimana ya sudah terlanjur. mungkin di chapter selanjutnya aku usahakan kurangin teknologinya dan juga aku usahain gak berbelit-belit buat narasinya. Semangat...
Baca Semua Ulasan
Jerat Cinta Kakak Tiri

Jerat Cinta Kakak Tiri

Luka yang Safira dapatkan dari pengkhianatan keji kekasihnya belum benar-benar pulih dan di saat yang bersamaan, sahabat baiknya juga menusuknya dari belakang. Pengkhianatan yang Emily lakukan sama seperti menabur garam di atas luka menganga di dadanya yang masih basah. Perih di hatinya semakin bertambah karena yang menodainya adalah kakak tirinya sendiri. “Kenapa lo tega ngelakuin ini ke gue, Em?” gumam Safira lirih.
104.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai derita di balik tawa lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status