Suami Malang Tunarunguku
gumamnya sambil tersenyum geli.
Kemudian ia pindah ke kursi-kursi, mengelap bagian sandaran dan kaki-kakinya. Setiap detail ia perhatikan. Tidak ada yang ia lewatkan.
Setelah itu, meja kasir jadi sasarannya. Ia menata ulang alat tulis, merapikan struk dan memastikan semua alat pembayaran digital berfungsi.
“Nanti Hana pasti senang, gak perlu repot lagi nyusun ini semua,” katanya, membayangkan wajah lelah tapi ceria dari karyawan perempuannya yang selalu datang lebih awal.
Bab Populer