Sentuh Aku Lagi, Sayang!
Layar di samping mereka menyala, memperlihatkan gambar hitam-putih yang berbayang.
“Tuh, lihat,” bisik Dokter Lestari. “Ini kepala, ini badan, ini tangan dan kaki.”
Dara menahan napas. Di layar itu, sebuah bentuk kecil yang sempurna. Manusia mungil dengan detak jantung yang berkedip cepat.
“Jantungnya bagus, ukuran sesuai usia kehamilan,” lanjut Dokter Lestari. “Semua normal.”