Pertanyaan ini sebenarnya lebih cocok didiskusikan dengan dokter kandungan atau ahli kesehatan reproduksi, karena setiap kehamilan itu unik dan tergantung kondisi fisik sang ibu. Tapi sebagai sesama calon orang tua yang pernah mencari info serupa, ada beberapa posisi yang sering direkomendasikan para ahli.
Dari berbagai forum parenting dan buku seperti 'Expecting Better', posisi missionary dengan bantal penyangga pinggul dianggap ideal di trimester awal karena minim tekanan. Beberapa pasangan lebih nyaman dengan posisi side-lying (berbaring miring) yang mengurangi risiko pusing dan memberi kontrol penuh pada istri. Yang jelas, hindari posisi dimana perut mendapat tekanan langsung atau istri harus menopang berat badan berlebihan.
Di trimester akhir, kreativitas memang diperlukan. Posisi dari belakang (doggy style) dengan istri menopang badan di bantal sering jadi pilihan nyaman. Yang penting adalah komunikasi - perhatikan bahasa tubuh dan keluhan nyeri. Jangan ragu modifikasi dengan bantal hamil atau adjust sudut kasur. Justru momen ini bisa jadi bonding time sambil tertawa bersama mencoba berbagai variasi aman.
Yang sering dilupakan adalah aftercare. Setelah berhubungan, istri disarankan berbaring terlentang 10-15 menit dengan kaki disangga bantal untuk mempermudah perjalanan sperma. Tapi again, ini semua general advice - kondisi seperti placenta previa atau riwayat keguguran bisa membuat rekomendasi berbeda sama sekali. Lebih baik konsultasi rutin dan jadwalkan USG untuk memastikan segala sesuatunya berjalan lancar.