VENDETTA
Suasana khidmat itu perlahan mencair ketika Uwak Asep membuka obrolan basa-basi untuk mencairkan ketegangan, mengalihkan pandangan kepada Pakde Broto dan Byan.
"Bagaimana perjalanannya tadi di jalan, Pak Byan, Pak Broto? Jalur utama ke arah sini tidak terjebak macet Sabtu pagi?" tanya Uwak Asep ramah, menggunakan bahasa Indonesia agar obrolan mengalir lebih santai.
"Alhamdulillah, Uwak, lancar gusti," jawab Pakde Broto sembari membetulkan posisi duduknya.
Hot Chapters