Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Aura segar, seksi, dan cerianya membuatku terpesona. Sampai sekarang, aku masih ingat bagaimana aku terpukau melihatnya untuk pertama kali. Ungkapan "keindahan duniawi" benar-benar tidak berlebihan untuk mendeskripsikannya. Aku tidak pernah menyangka, bahkan dalam mimpi sekalipun, bahwa suatu hari aku akan memiliki kesempatan untuk memotret Yudith dalam sesi foto pribadi. "Kita sudah sampai, Kak Wade." Suara Yudith membawaku kembali ke kenyataan. Aku melihat sekeliling dan menyadari bahwa kami sudah berada di depan sebuah rumah bertingkat tiga.
5.6K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as di balik cadar aisah
Read
+Library
Menjual Warisan Demi Harga Diri

Menjual Warisan Demi Harga Diri

Sebenarnya Asih bersyukur bahwa kematian Arif ternyata tidak benar, tapi mengapa dia tidak berterus terang bahwa dirinya adalah Arif yang dikenalnya? "Kau sengaja tidak mengenalku? Kenapa?" Asih tenggelam dalam lamunan itu. Beberapa hari kemudian, akhirnya Asih pergi dari pulau Bali, kembali ke rumah. tempat yang masih dianggapnya rumah. Ia segera memasuki pekarangan, namun langkahnya terhenti saat telinganya menangkap suara tawa seorang wanita yang sangat dikenalnya dari balik pintu. Suara Citra. Mereka terdengar bercanda riang, seolah bocah belasan tahun yang tak punya beban.
954 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as di balik cadar aisah
Read
+Library
Di Balik Nama dan Luka

Di Balik Nama dan Luka

ucapnya pelan. Ia memasukkan kertas itu ke dalam kotak, dan menggantinya dengan selembar kertas baru yang ia pegang sejak tadi malam. “Aku memilih nama: Sasa Kirana.” Tepuk tangan bergemuruh. Sasa tersenyum malu-malu. “Kirana artinya cahaya. Aku ingin jadi cahaya, bukan bayangan.” ⸻ Giliran berikutnya, Iqbal.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as di balik cadar aisah
Read
+Library
Menikah Karena Penggrebrekan

Menikah Karena Penggrebrekan

balas Kara kembali. " Baiklah kalau tekadmu sudah bulat. Akan tetapi, jika suatu saat kamu kesusahan, jangan sungkan buat datang kemari. "ucap bu Aisyah pada akhirnya. Bu Aisyah kembali masuk ke dalam los pakaiannya. Hanya sebentar, kembali menghampiri Kara kembali dan menyelipkan beberapa lembar uang. " Anggap saja sebagai pesangon dan gaji terakhir kamu. "bu Aisyah kembali memeluk Kara. Kara pun membalasnya dengan erat.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as di balik cadar aisah
Read
+Library
Istri Cacatku, Kembalilah!

Istri Cacatku, Kembalilah!

Dia bukan Asriel, Alcand dan juga Shaka yang memiliki kedudukan yang tinggi. “Pilihlah baju yang kamu suka. Aku akan menunggu disana.” Asriel menunjuk ke arah sofa cream di ujung ruangan. Sofa itu dekat dengan kaca besar dan juga beberapa gaun mewah di patung. Jika saja kaki Sophia tidak cacat, mungkin dia akan terlihat cantik dengan gaun-gaun mewah itu. “Nona mau yang mana?”
105.2K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as di balik cadar aisah
Read
+Library
Kembalinya Kaisar Abadi

Kembalinya Kaisar Abadi

"Aku tidak tahu siapa kau, tapi sebaiknya kau jangan berteman dengan orang-orang miskin sepertinya. Sangat disayangkan jika orang yang terlihat berwibawa, kaya dan sukses sepertimu berteman dengan orang hina sepertinya." Orang hina? Ketika Thomas mendengar kata-kata itu, dia tidak bisa menahan diri untuk menoleh ke arah Arya dan Gina selama beberapa waktu. Dia tidak tahu siapa wanita ini, tapi dia sedikit panik saat mendengar kata-katanya, jadi dia buru-buru berkata, "Jika begitu, haruskah aku berteman dengan orang-orang sepertimu?" "Itu benar!" kata Gina setuju dan mulai memperkenalkan dirinya, "Ngomong-ngomong namaku Gina Ardhana, istri Bramasta, wakil walikota kota Batu. Kau pasti mengena
103.9K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as di balik cadar aisah
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Di balik kaca mata, dia menatap sekeliling sembari tersenyum simpul. "Hm, mana tu orang kampung? Aku denger, kemarin kalian belanja bareng setelah ngusir aku? Sampai hati ya. Hm." Siska bangkit dan melangkah ke arah belakang, menuju kamar Asih. Bayu cepat menyusul, namun gerakannya kalah cepat dengan anak Hartono itu. "Heh udik, keluar!" Asih yang baru saja selesai shalat dhuhur, cepat membuka pintu kamar tanpa sempat melepas mukena.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as di balik cadar aisah
Read
+Library
Kembalinya Gadis Terbuang

Kembalinya Gadis Terbuang

Dia tidak lagi terlihat seperti gadis yang terbuang, melainkan seperti seorang profesional muda yang penuh percaya diri. Dia berada di sana sebagai bagian dari delegasi Wijaya Group. Kartu identitasnya menyatakan dia sebagai "Konsultan Khusus". "Dia di sana," bisik Artha di sampingnya, menunjuk ke seberang ruangan. Karin, mengenakan gaun merah muda yang mencolok, tersenyum lebar dan berpose di depan kamera, berdampingan dengan orang tua Liana. Mereka terlihat seperti keluarga yang sempurna.
520 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as di balik cadar aisah
Read
+Library
Firdaus

Firdaus

"Oke, mau digimanain nih, gua?" Setelah itu Haikal terdiam. Sifat Firdaus ini selalu diluar dugaannya. Dan saat itu pula, ia melihat Afifah dan salah satu temannya berjalan menuju tempat mereka sekarang. "Katanya mau balas dendam, hm?" Firdaus menyadarkan Haikal lagi.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as di balik cadar aisah
Read
+Library
Panggil Aku Aisyah

Panggil Aku Aisyah

Dia pun segera merapikan tempat tidurnya dan bergegas untuk mandi. -Aisyah- Dengan perlahan dia mulai membuka kotak itu, di mana dalam kotak tersebut ada sebuah baju gamis yang juga dilengkapi aksesoris seperti kalung permata. Tak banyak waktu, dia segera mengenakan pakaian tersebut dengan baik. “Ibuk.” Teriak Aisy pada ibunya. “Iya Aisy.” Jawab ibunya dengan penuh rasa kaget setelah melihat Aisy dengan penampilan yang sangat sempurna.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 171 Times as di balik cadar aisah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status