Bidadari di Dalam Rumahku
ucapku.
"Iya, Mbak," kata Dina.
Kami saling peluk, ku lihat Mas Ilham melihat kami di dekat pintu. Dia tampak terharu melihat kedekatan kami.
"Pelukannya jangan lama-lama entar aku gak kebagian," kata Mas Ilham.
"Apaan sih Mas," kata Dina sambil melepaskan pelukannya padaku. Begitu juga dengan diriku.
"Kinan milikku, jadi jangan peluk dia terus," kata Mas Ilham.