Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku
Wulan mendesak pelan, menggenggam tangan Lidia erat.
"Malam itu..." Lidia menarik napas dalam, memejamkan mata sesaat sebelum membukanya kembali. "...aku melihat Dian mencium bibir Kevin. Jelas-jelas menciumnya di depan mataku, Wul. Dan yang paling membuatku hancur, Kevin tidak menolak. Sama sekali tidak ada perlawanan, tidak ada usaha untuk menjauh. Dia membiarkan saja bibir Dian menempel di bibirnya begitu saja, Wul. Seolah itu hal yang wajar bagi mereka berdua," cerita Lidia, nada suaranya dipenuhi amarah yang membara dan kecewa yang mendalam. "Kau bisa bayangkan perasaanku saat itu, kan?"
Bab Populer