Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diam-diam Cinta

Diam-diam Cinta

Karena ciuman membuat rileks. Svaha membalas ciuman itu, frustasi. Ia melahap Arkana. Ia melumat bibir gadis itu, menghisapnya. Membuat Arkana ingat intimasi yang terjadi di dalam kamar hotel Favorit, hari itu. Arkana lupa sedang di mana, ia menutup mata. Dan, ‘ding’. Pintu lift terbuka. Veronika berdiri di depan mereka, sedang sibuk dengan ponsel di tangannya.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai diabolik lovers kiss
Baca
+Pustaka
Forbidden Desire

Forbidden Desire

Luvella kaku sejenak, tapi kemudian ia membalas ciuman Diello. Diello tersenyum disela ciumannya. Setelah beberapa saat ia melepaskan ciuman itu. Diello menatap bibir Luvella yang merah dan basah. “Makanan penutup yang sangat enak.” Diello membelai bibir Luvella lembut. Luvella menatap Diello sejenak. “Sangat menyukai penutup jenis ini?” “Ya, tidak ada yang lebih baik dari ini.”
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai diabolik lovers kiss
Baca
+Pustaka
Kutukan Cinta

Kutukan Cinta

"Trus....Kenapa....." Namun diluar dugaan, Sebelum Ega menyelesaikan kalimatnya Nadia meraih salah satu tangannya. Menarik tangan itu dan membuat tubuh Ega sepenuhnya berada didalam kamar. Kemudian Nadia menutup pintu. Dan dengan gerakan cepat Nadia berjinjit seraya memegangi kepala Ega dengan kedua tangannya dan memaksa Ega untuk sedikit menunduk. Lalu dengan gerakan yang terburu-buru Nadia mulai menciumi bibir Ega dengan gemas.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai diabolik lovers kiss
Baca
+Pustaka
Mendadak Dilamar Kakak Mantan

Mendadak Dilamar Kakak Mantan

"Can i?" Sebuah pertanyaan yang diucap dengan suara dalam bak sihir yang membuat Kaira secara refleks mengangguk. Davian melumat bibir Kaira dengan lembut. Kaira pun membalas ciuman Davian yang semakin dalam dan menuntut. Posisi Kaira yang berada diatas tubuh Davian justru membuat mereka seakan semakin melekat. Davian menekan punggung Kaira hingga seolah tak ada jarak yang tersisa.
1053.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai diabolik lovers kiss
Baca
+Pustaka
Lika-liku Cinta Terlarang

Lika-liku Cinta Terlarang

Devan menyeruak bibir liang intim Santi, pria itu mengelusnya hingga cairan kewanitaan Santi membasahi jemarinya. “Ouhhh, Mas, jangan, ouhhh, ampun, Mas.” Santi merintih sambil memegangi dinding di sebelahnya. Kedua kakinya terasa lemas sejak Devan menghisap kedua bukit kembar miliknya. Kini Santi sungguh ingin dipuaskan oleh Devan. “Basah banget San,” Devan kembali berdiri lalu melumat bibir Santi seraya terus memainkan kewanitaan Santi menggunakan jemari tangannya.
1033.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 891 kali sebagai diabolik lovers kiss
Baca
+Pustaka
Dimabukkan Cinta

Dimabukkan Cinta

"Kalian memang serasi! Xavier beruntung banget!" Di tengah sorakan semua orang, Xavier dan Willa berpegangan tangan, lalu bersama-sama memotong kue fondant tiga tingkat yang dihiasi dengan bentuk hati dan tulisan "love". Randy membuka sebotol sampanye dan menyemprotkannya ke udara. Xavier melindungi Willa agar tidak terkena semprotan sampanye dan meletakkan tangannya di pinggang Willa. Mereka terlihat seperti sepasang kekasih yang sedang jatuh cinta.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai diabolik lovers kiss
Baca
+Pustaka
Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Wulan mendesak pelan, menggenggam tangan Lidia erat. "Malam itu..." Lidia menarik napas dalam, memejamkan mata sesaat sebelum membukanya kembali. "...aku melihat Dian mencium bibir Kevin. Jelas-jelas menciumnya di depan mataku, Wul. Dan yang paling membuatku hancur, Kevin tidak menolak. Sama sekali tidak ada perlawanan, tidak ada usaha untuk menjauh. Dia membiarkan saja bibir Dian menempel di bibirnya begitu saja, Wul. Seolah itu hal yang wajar bagi mereka berdua," cerita Lidia, nada suaranya dipenuhi amarah yang membara dan kecewa yang mendalam. "Kau bisa bayangkan perasaanku saat itu, kan?"
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai diabolik lovers kiss
Baca
+Pustaka
We Are Not Lovers

We Are Not Lovers

"Kedua, istri boleh healing kapan saja dan tidak ada batasan tempat." "Orang sepertimu mau ke diskotik?" Pandu memandang Arika dengan tatapan ejekan. "Enggak di tempat begitu juga maksudnya." "Ya, diperinci dong." Arika menggembungkan kedua pipinya. Dia menulis sejenak. "Kecuali di tempat maksiat," ucapnya menyambung persyaratan kedua. Pandu mengangguk. "Setuju."
641 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai diabolik lovers kiss
Baca
+Pustaka
Love and Lust

Love and Lust

Suasana yang semakin tidak terkendali. Di bawah pengaruh minuman alkohol, Erina larut dalam kenikmatan. Sepasang kekasih itu sedang memadu kasih di atas kapas yang beralaskan duri. Kelembutan yang ada akan tergantikan setelah menembus dasar. Erina dan Gio melanggarnya. Lambat laun, mereka akan tenggelam dan menembus ke dalam dasar duri. Hari itu, Gio dan Erina melakukannya lagi.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai diabolik lovers kiss
Baca
+Pustaka
My Vampire Lover

My Vampire Lover

ucap Mikael sambil mengusap wajah Lucy. "Lepaskan aku!" Lucy memberontak. "Aroma yang sangat menggoda wahai wanita, biarkan aku menghisap darahmu," Mikael mengendus leher Lucy dan menjilatinya. Perlahan Lucy merasakan taring tajam Mikael menembus leher jenjangnya. "Aaaaa," Lucy meringis kesakitan. Bersambung...
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai diabolik lovers kiss
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status